- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
Kapal Bawa 5 ABK Nyaris Tenggelam di Perairan Posek, Untung Prajurit TNI AL dan Tim SAR Datang

Keterangan Gambar : Tim SAR Gabungan Pangkalan TNI AL (Lanal) Dabo Singkep menyelamatkan KLM Sumber Usaha HD yang mengalami musibah setelah dihantam badai dan gelombang tinggi sehingga nyaris tenggelam. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KEPRI: Tim SAR Gabungan Pangkalan TNI AL (Lanal) Dabo Singkep menyelamatkan KLM Sumber Usaha HD yang mengalami musibah setelah dihantam badai dan gelombang tinggi sehingga nyaris tenggelam.
Insiden ini terjadi di perairan Alang Tiga, Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (15/7/2025).
Baca Lainnya :
- Speedboat Nyaris Tenggelam di Perbatasan RI-Malaysia, Ditolong Prajurit TNI AL0
- KRI Spica-934 TNI AL Temukan Bangkai KMP Tunu Patama Jaya, Terbalik di Kedalaman 50 Meter0
- Banjir Rendam Kota Mataram, Prajurit Jalasena Evakuasi Warga dan Bersihkan Lingkungan0
- Lagi, 3 Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan, Total 15 Orang Tewas0
- Heroik, Prajurit TNI AL Selamatkan KM Laborar di Tengah Arus Deras Perairan Tual Maluku0
Lima awak kapal kayu bermuatan dari Jambi tujuan Batam dilaporkan selamat berkat respon cepat Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Lanal Dabo Singkep, Polair, dan Basarnas Kepri, yang langsung dikerahkan setelah menerima laporan darurat dari lokasi kejadian.
Komandan Lanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Hendro Wicaksono memimpin langsung koordinasi penyelamatan dan menurunkan tim menuju titik kejadian di laut. “Evakuasi dilakukan secepat mungkin mengingat kondisi kapal yang sudah setengah tenggelam,” ujar Danlanal Dabo Singkep.
Saat tim SAR tiba, kapal ditemukan dalam kondisi miring dan sebagian badan kapal sudah terendam air laut. Untuk menghindari tenggelam total, proses evakuasi dilakukan dengan bantuan dua kapal nelayan setempat yang membantu menarik kapal menuju Pos TNI AL (Posal) Pulau Mas.
Selama proses penarikan, para awak tetap berada di atas kapal sambil mengeringkan air laut yang masuk ke geladak untuk mempertahankan daya apung kapal. “Tindakan cepat awak kapal ikut berperan besar menyelamatkan kapal dari kerusakan lebih parah,” kata salah satu anggota tim SAR di lapangan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Seluruh awak kapal dalam kondisi sehat dan telah mendapatkan pemeriksaan medis di darat. Sementara itu. kapal diamankan di sekitar Posal Pulau Mas sambil menunggu keputusan lebih lanjut terkait kelayakan pelayaran dan pemeriksaan teknis kapal.
Bentuk keterlibatan prajurit TNI AL dalam operasi kemanusiaan seperti ini merupakan cerminan kesiapsiagaan prajurit TNI AL dalam menjaga keselamatan rakyat di wilayah perairan Indonesia. Hal ini selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bahwa prajurit Jalasena harus senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi sebagai bentuk nyata pengabdian TNI AL kepada bangsa dan negara. (Arry/Oryza)











