- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
- PELNI Sambut Mudik Lebaran 2026: Layanan Berkualitas, Penumpang Nyaman, Ada Sarapan Nusantara
Innalillahi... Buya Syafii Maarif Mantan Ketum PP Muhammadiyah Tutup Usia
.jpg)
Keterangan Gambar : Buya Syafii Maarif. Foto: instagram @buyasyafii
Indonesiamaritomenews.news.com (IMN), YOYGYAKARTA: Kabar duka datang dari keluarga besar Muhammadiyah. Ahmad Syafii Maarif, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah wafat di DI Yogyakarta (DIY) pada Jumat (26/5) pagi dalam usia 86 tahun.
Buya Syafii meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Yogyakarta. Kabar duka itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.
"Muhammadiyah dan bangsa Indonesia berduka. Telah wafat Buya Prof Dr H Ahmad Syafii Maarif pada hari Jumat tgl 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping," kata Haedar dalam keterangan tertulis.
Baca Lainnya :
- Bunda Indah: Negara Membutuhkan Peran Perempuan Untuk Kemajuan Bangsa0
- Lily Wahid Dikebumikan di Dekat Makam Gus Dur, Kompleks Pesantren Tebuireng Jombang0
- Lily Wahid Telah Tiada, Dikenal Tangguh, Ini Kenangan Para Tokoh 0
- Zakat Mal Apa Mall0
- Ini Stasiun Bagikan Takjil Gratis Pelanggan KAI0
"Semoga beliau husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, diampuni kesalahannya, dilapangkan di kuburnya, dan ditempatkan di jannatun na'im. Mohon dimaafkan kesalahan beliau dan do'a dari semuanya," sambung Haedar.
Buya Syafii sempat dirawat RS PKU Muhammadiyah Gamping, Sleman, Sabtu (14/5) lalu karena mengalami sesak nafas. Kondisinya sempat stabil, namun ternyata menurun lagi hingga akhirnya meninggal dunia.
Ahmad Syafii Maarif merupakan sosok ulama kelahiran 31 Mei 1935. Muhammadiyah menyatakan dukacita mendalam atas wafatnya Buya Syafii Maarif.( Arry/Oriz)











