- Zakat Pekerja IPC TPK Jangkau Mustahik di Palestina
- KKP Awasi Perusahaan Asing Penyuplai Bahan Pangan Asal Ikan
- Kapal Bawa 6,1 Ton Pasir Timah Selundupan dari Bangka Dibuntuti TNI AL, Diringkus di Tanjung Priok
- Petuah, Kata dan Cinta: Rumah Sunting Gelar Tadarus Puisi dan Santuni Anak Yatim
- Akurasi Laboratorium Produk Perikanan KKP Sudah Diakui
- Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei Wafat, Presiden Prabowo Sampaikan Surat Dukacita
- Bappenas Dorong Pembangunan Depo Peti Kemas untuk Perkuat Logistik Papua Selatan
- Tanamkan Cinta Bahari dan Wawasan Maritim, Pelajar Kepulauan Aru Naik Kapal Perang
- Bikin Bahaya, Penyelundupan 1,4 Ton Sianida dari Filipina Digagalkan TNI AL
- Buka Bersama Prajurit Marinir, Kasal Berpesan Amalkan Al Quran Sebagai Kompas Hidup
Horor Macet Mudik Lebaran 2024, Jakarta-Merak Ditempuh 15 Jam

Keterangan Gambar : Macet parah di ruas Tol Tangerang-Merak arus mudik Lebaran 2024, kendaraan mengular tidak bergerak selama belasan jam. Foto: property of indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), CILEGON: Puncak arus mudik Lebaran 2024 terjadi mulai Sabtu (6/4) dan Minggu (7/4/2024). Kemacetan parah selain terjadi di jalur mudik arah ke Jawa, juga rute Jakarta-Merak menuju Sumatera.
Di rute mudik arah Jawa-Sumayera, horor macet dirasakan puluhan ribu pemudik karena kendaraan yang ditumpangi terjebak tidak bergerak di Tol Jakarta-Merak. Kepadatan kendaraan mulai terlihat mulai Jumat (5/4/2024) malam.
Baca Lainnya :
- Lepas Mudik Gratis Naik Kapal Perang, Kasal: Selamat Merayakan Idul Fitri di Kampung Halaman0
- Arus Mudik Lebaran 2024, Personel TNI AL Amankan Pelabuhan Bakauheni Lampung0
- Pengamanan Arus Mudik di Pelabuhan Penyeberangan Ketapang0
- TPK Koja Santuni Anak Yatim. Ali Mulyono : Terimakasih Komunikasi Terjalin Baik 0
- Jelang Arus Mudik Lebaran 2024, Dirjen Hubla Cek Kesiapan Pelabuhan Kalianget0
Volume kendaraan menuju Pelabuhan Merak semakin padat sejak Sabtu pagi. Kemacetan panjang yang bersimpul di Pelabuhan Merak, mengular hingga Tol Cikegon Barat. Kendaraan dari arah Jakarta baik mobil pribadi mauoun kendaraan umum terus berdatangan menuju Merak. Imbasnya, kemacetan semakin parah.
Polisi melakukan rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem contra flow. Di KM 42,5 Tol Merak, polisi mengarahkan kendaraan masuk ke rest area dengan menutup jalur tol dengan sistem buka tutup.
Penumpukan kendaraan atau kemacetan stag di Pelabuhan Merak berimbas terjadi horor macet belasan jam. Jarak tempuh Jakarta-Merak sejauh 98 Km via tol yang normal ditempuh selama 1 jam 30 menit, kali ini ditempuh belasan jam.
Banyak pemudik yang tidak menduga kemacetan tahun ini bakal parah hingga belasan jam. Sehingga banyak yang tidak siap terutama bekal logistik dalam menghadapi kemacetan lalu lintas.
Filian, pemudik dari Jatibening, Bekasi, mengatakan ia bersama keluarganya berangkat daribrumah menggunakan mobil pribadi sekitar pukul 09.00 WIB. Mereka bersama para pemudik lainnya terpaksa harus merasakan kemacetan parah di Tol Jakarta Merak selama belasan jam.
"Kami baru kebagian naik kapal di Merak sekitar pukul 01.00 Minggu (7/4/2024) dini hari," ungkap Filian. Artinya, butuh waktu waktu sekitar 15 jam dari Bekasi atau Jakarta untuk sampai Merak.
Lain lagi dengan Ari dan keluarganya yang hingga berita ini diturunkan masih terjebak macet di Tol Cilegon, Banten. "Saya berangkat jam 20:00 dari Jakarta. Sekarang masih kejebak macet di Tol Cilegon Barat. Artinya sudah 12 jam lebih nih kendaraan nggak bergerak," ungkap Ari kepada indonesiamaritimenews.com.
Beruntung Ari menyiapkan logistik yang cukup untuk buka dan sahur. Ia bawa bekal nasi kotak, kurma dan air mineral yang cukup disantap makan sahur. Karena dalam kondisi darurat, Shalat Subuh pun terpaksa dilaksanakan di dalam mobil.
"Belum tau nih nanti kami naik kapalnya jam berapa, masih macet di tol. Nggak bergerak. Inilah seninya mudik, nikmati saja," ungkap Ari seraya berpesan kepada pemudik lainnya supaya menyiapkan bekal logistik yang cukup. (Bow/Ted/Arry/Oryza)











