Breaking News
- Pelindo dan PELNI Akhirnya Batal Merger, Ini Kata Danantara
- Menaker: Pelatihan Vokasi, Bekal Hadapi Dunia Kerja
- Indonesia Tuan Rumah Regional Marpolex 2026, Gandeng Filipina dan Jepang Tanggulangi Pencemaran Laut
- Dukung Konektivitas Nasional, PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT
- Presiden Prabowo Luncurkan 11 Proyek Hilirisasi dan Lepas Perdana Ekspor Baterai Kendaraan Listrik
- 800 Pati TNI dan Polri Dikumpulkan di Istana, Ini Taklimat Presiden Prabowo Soal Keadaan Negara
- PELNI Tebar Ribuan Life Jacket, Peduli Keselamatan Masyarakat Pesisir
- Operasi Penyergapan Tengah Malam, Penyelundupan 8,8 Ton Pasir Timah Ilegal Digagalkan TNI AL
- 5 Bulan Disandera Perompak Somalia, 4 ABK Kapal MT Honour 25 Selamat Bisa Kembali ke Indonesia
- Tok! DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan, Ini 13 Poin Aturan Baru Lindungi Pekerja
Hari Terumbu Karang Menteri KP Ajak Memajukan Konservasi Laut

Keterangan Gambar : Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono.Foto: Property of Indonesiamaritimenews.com
- Indonesiamaritimenews.com(IMN), JAKARTA: Memperingati ulang tahun ke-16 CTI-CFF secara resmi meluncurkan perayaan Hari Terumbu Karang 2025 yang dibuka Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, ini di Jakarta, Kamis (22/5/2025).
- Menteri Kelautan dan Perikanan pada kesempatan itu mendorong dan mengajak anggota Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF), bersama-sama memajukan Konservasi Laut.
- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kalautan dan Perikanan (KKP) sebelumnya menyampaikan apresiasi kepada mitra Prakarsa Segitiga Terumbu Karang untuk Terumbu Karang, Perikanan (CTI-CFF) atas dukungan dalam mencapai tujuan Regional Plan of Action (RPOA) dan memajukan Kerangka Keanekaragaman Hayati Global 2030.
- Pada kesempatan itu sekaligus mengadakan media gathering yang mempertemukan diplomat CT6 yang berbasis di Jakarta, pemimpin pemerintah, masyarakat sipil, media, dan mitra regional untuk menyoroti upaya bersama antara CTI-CFF dan KKP dalam memajukan konservasi laut, perikanan berkelanjutan, ketahanan pangan, dan ketahanan masyarakat pesisir di seluruh Segitiga Terumbu Karang—sebuah kawasan yang diakui secara global sebagai pusat keanekaragaman hayati laut.
- Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono,saat ini memimpin CTI-CFF untuk periode 2024–2026. Hal ini semakin memperkuat peran kepemimpinan Indonesia dalam tata kelola kelautan regional.
- Kepemimpinan ini diperkuat dengan adopsi kebijakan Ekonomi Biru. Indonesia menyoroti komitmen strategis negara terhadap pengelolaan sumber daya laut
- secara berkelanjutan, mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan ekosistem dan ketahanan masyarakat.
- "Kebijakan Ekonomi Biru juga mempunyai peran strategis dalam pembangunan nasional mendukung untuk mencapai triple win yaitu pertumbuhan ekonomi 8%, penurunan kemiskinan menuju 0%, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pelaksanaan kebijakan ekonomi
- biru sektor kelautan dan perikanan menuju Indonesia Emas 2045 merupakan kerja besar dan diperlukan upaya akselerasi program prioritas, sinergitas dan integrasi melalui kerja sama," ungkap Trenggono.
- Menteri Trenggono menambahkan, sebagai negara tuan rumah Sekretariat Regional CTI-CFF ldan memiliki sekitar 65% dari Kawasan Segitiga Terumbu Karang Indonesia tetap berkomitmen untuk bekerja sama dan mendorong mitra regional dalam menjaga ekosistem laut dan memajukan konservasi laut.
- Hari Terumbu Karang 2025 adalah momen untuk refleksi, kolaborasi, dan aksi yang diperbarui.“Tonggak sejarah ini bukan hanya perayaan perjalanan CTI-CFF, tetapi juga pengingat tanggung jawab bersama kita,” tandas Menteri Trenggono.(ARRY/Oryza)
Write a Facebook Comment











