- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
- Aksi Sosial Lintas Benua, Bakti Kesehatan Satgas Port Visit 2026 Disambut Antusias Masyarakat Fiji
- Edukasi Keselamatan Melaut, Posal Sungai Kakap Gelar Penyuluhan Nelayan Kecil
Gerilya ke Kampus, KKP Ajak Gen-Z Jaga Kesehatan Laut

Keterangan Gambar : Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut, Effin Martiana memberikan kuliah umum “Laut Sebagai Ruang Hidup: Literasi Spasial Generasi Z dalam Penataan Ruang Laut Berkelanjutan” di Kampus UNJ. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (KKP), JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak civitas akademika Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk terus mengembangkan keilmuan bidang kelautan.
Hal tersebut sangat diperlukan mengingat peran strategis perguruan tinggi dalam memberikan masukan kebijakan yang berimbang, berbasis sains dan dapat diterapkan sesuai isu-isu terkini.
“Generasi muda perlu melihat laut tidak hanya sebagai sumber daya ekonomi, tetapi juga sebagai ruang hidup yang harus dijaga keseimbangannya,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut, Effin Martiana dalam siaran resmi di Jakarta, Sabtu (1/11).
Baca Lainnya :
- Ceria dan Penuh Semangat, Murid TK se-Kota Manado Wisata Edukatif ke Lanudal TNI AL0
- Peduli Pendidikan, TPS Beri Bantuan Komputer dan Printer ke Yayasan Insan Mulia Cerdas0
- AMSI-PWI Dorong Pemerintah Beri Kebijakan Penopang Sektor Krusial Industri Penyebaran Informasi0
- Cerianya Bocah Paud Al Hafidz Diajak Wisata Edukatif ke Kapal Perang KRI Siribua0
- PWI Pokja Jaksel, BNN dan Kodim 0504 Edukasi Siswa SMPN 267: Teknologi Yes, Narkoba No!0
Effin Martiana memberikan kuliah umum bertemakan “Laut Sebagai Ruang Hidup: Literasi Spasial Generasi Z dalam Penataan Ruang Laut Berkelanjutan” di Kampus UNJ pada 30 Oktober lalu. Gen z dinilai memainkan peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan ekonomi, sosial dan budaya untuk menyongsong Indonesia Emas pada tahun 2045.
Direktur Pembinaan Penataan Ruang Laut, Amehr Hakim dalam kesempatan yang sama juga menegaskan masa depan biru Indonesia ada di tangan generasi muda. Karenanya sangat tepat langkah pemerintah mengajak seluruh gen z untuk peduli terhadap laut dan menjaganya sebagai ruang hidup masyarakat Indonesia.
“Indonesia itu negara kepulauan terbesar di dunia. Tapi, laut kita makin penuh, makin semrawut. Ada tambang, ada wisata, nelayan, semuanya butuh ruang tapi tidak semuanya tertata. Di sinilah pentingnya penataan ruang laut untuk memastikan laut dipakai secara adil, aman, dan berkelanjutan,” terang Amehr.
Kerja Sama Penguatan SDM
Sebagai langkah nyata kerja sama ke depan, KKP melalui Ditjen Penataan Ruang Laut dan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNJ sepakat untuk memperkuat kerja sama yang difokuskan pada Penguatan Kapasitas SDM di Bidang Penataan Ruang Laut melalui Penerapan Tridharma Perguruan Tinggi.
Kerja sama tersebut meliputi:
(1) Penguatan kapasitas sumber daya manusia;
(2) Penataan ruang laut;
(3) kajian hukum dan penyusunan produk hukum di bidang penataan ruang laut; dan
(4) Publikasi dan diseminasi informasi, serta sosialiasi kebijakan di bidang penataan ruang laut.
“Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya laut sangat berperan penting. Kerja sama ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung tata kelola laut yang berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan,” ujar Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi.
Sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, KKP terus bersinergi dengan berbagai pihak khususnya dalam penataan ruang laut yang berbasis ekonomi biru agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. (Bow/Mar)











