- Peduli Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar
- Kapal KM Nurul Salsa Angkut 70 Penumpang Tenggelam, 46 Selamat, 1 Tewas, Puluhan Hilang
- POR Angkatan Laut 2026 Ditutup, Ini Juaranya Masing-masing Cabor
- 3 Hari Berturut-turut TNI AL Gagalkan Upaya Penyelundupan Obat Terlarang di Bandara Juanda
- Indonesia dan Inggris Luncurkan 3 Instrumen Teknis Ekosistem Maritim Rendah Karbon
- Kembangkan Inovasi Ekosistem Karbon Biru, KKP Gandeng Perusahaan Amerika
- Harga BBM Khusus Kapal 30-200 GT per Liter Rp15.000, KKP: Jaga Stabilitas Produksi dan Daya Saing
- Menuju 5 Abad Jakarta, Wagub Rano Karno Ajak Insan Pers Sukseskan Anugerah Jurnalistik MHT 2026
- Tok! Harga BBM Solar Kapal Nelayan 30 GT per Liter Rp15.000, Perintah Presiden Prabowo
- Pelindo Terminal Petikemas Gondol 2 Penghargaan Green and Smart Port 2026
Gerilya ke Kampus, KKP Ajak Gen-Z Jaga Kesehatan Laut

Keterangan Gambar : Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut, Effin Martiana memberikan kuliah umum “Laut Sebagai Ruang Hidup: Literasi Spasial Generasi Z dalam Penataan Ruang Laut Berkelanjutan” di Kampus UNJ. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (KKP), JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak civitas akademika Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk terus mengembangkan keilmuan bidang kelautan.
Hal tersebut sangat diperlukan mengingat peran strategis perguruan tinggi dalam memberikan masukan kebijakan yang berimbang, berbasis sains dan dapat diterapkan sesuai isu-isu terkini.
“Generasi muda perlu melihat laut tidak hanya sebagai sumber daya ekonomi, tetapi juga sebagai ruang hidup yang harus dijaga keseimbangannya,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut, Effin Martiana dalam siaran resmi di Jakarta, Sabtu (1/11).
Baca Lainnya :
- Ceria dan Penuh Semangat, Murid TK se-Kota Manado Wisata Edukatif ke Lanudal TNI AL0
- Peduli Pendidikan, TPS Beri Bantuan Komputer dan Printer ke Yayasan Insan Mulia Cerdas0
- AMSI-PWI Dorong Pemerintah Beri Kebijakan Penopang Sektor Krusial Industri Penyebaran Informasi0
- Cerianya Bocah Paud Al Hafidz Diajak Wisata Edukatif ke Kapal Perang KRI Siribua0
- PWI Pokja Jaksel, BNN dan Kodim 0504 Edukasi Siswa SMPN 267: Teknologi Yes, Narkoba No!0
Effin Martiana memberikan kuliah umum bertemakan “Laut Sebagai Ruang Hidup: Literasi Spasial Generasi Z dalam Penataan Ruang Laut Berkelanjutan” di Kampus UNJ pada 30 Oktober lalu. Gen z dinilai memainkan peran penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan ekonomi, sosial dan budaya untuk menyongsong Indonesia Emas pada tahun 2045.
Direktur Pembinaan Penataan Ruang Laut, Amehr Hakim dalam kesempatan yang sama juga menegaskan masa depan biru Indonesia ada di tangan generasi muda. Karenanya sangat tepat langkah pemerintah mengajak seluruh gen z untuk peduli terhadap laut dan menjaganya sebagai ruang hidup masyarakat Indonesia.
“Indonesia itu negara kepulauan terbesar di dunia. Tapi, laut kita makin penuh, makin semrawut. Ada tambang, ada wisata, nelayan, semuanya butuh ruang tapi tidak semuanya tertata. Di sinilah pentingnya penataan ruang laut untuk memastikan laut dipakai secara adil, aman, dan berkelanjutan,” terang Amehr.
Kerja Sama Penguatan SDM
Sebagai langkah nyata kerja sama ke depan, KKP melalui Ditjen Penataan Ruang Laut dan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNJ sepakat untuk memperkuat kerja sama yang difokuskan pada Penguatan Kapasitas SDM di Bidang Penataan Ruang Laut melalui Penerapan Tridharma Perguruan Tinggi.
Kerja sama tersebut meliputi:
(1) Penguatan kapasitas sumber daya manusia;
(2) Penataan ruang laut;
(3) kajian hukum dan penyusunan produk hukum di bidang penataan ruang laut; dan
(4) Publikasi dan diseminasi informasi, serta sosialiasi kebijakan di bidang penataan ruang laut.
“Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam pengelolaan sumber daya laut sangat berperan penting. Kerja sama ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung tata kelola laut yang berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan,” ujar Dekan FISH UNJ Firdaus Wajdi.
Sejalan dengan kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, KKP terus bersinergi dengan berbagai pihak khususnya dalam penataan ruang laut yang berbasis ekonomi biru agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. (Bow/Mar)











