- Inovasi Daur Ulang Life Jacket, PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026
- Pelindo Regional 4 Peduli Korban Kebakaran di Makassar, Salurkan Bantuan
- Pelindo Indonesia Network Pendulum Diluncurkan, Perkuat Konektivitas dan Efisiensi Logistik Nasional
- KRI Alamang-644 Tebar Kebaikan, Nelayan Tanjung Balai Asahan Dibagi Sembako dan Cek Kesehatan
- TNI AL dan Tentara Australia Asah Kemampuan, Operasi Pendaratan Amfibi di Situbondo
- Senangnya Bocah-bocah TK Dewi Sartika Wonokromo Naik Tank Amfibi 2 Marinir
- Kapolri Suyudi Temui Panglima TNI di Mabes Cilangkap, Ini yang Dibahas
- Misi Kemanusiaan di Fiji Berakhir Sukses, Satgas Port Visit 2026 Lanjutkan Berlayar ke Solomon
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Menembus Lautan Distribusikan Rp25 Milyar ke Pulau 3T
- Aksi Sosial Lintas Benua, Bakti Kesehatan Satgas Port Visit 2026 Disambut Antusias Masyarakat Fiji
PWI Pokja Jaksel, BNN dan Kodim 0504 Edukasi Siswa SMPN 267: Teknologi Yes, Narkoba No!

Keterangan Gambar : Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Wali Kota Jakarta Selatan bekerja sama dengan SMP Negeri 267 Jakarta menggelar penyuluhan bertema “Jauhi Narkoba, Perluas Wawasan Kebangsaan”. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kesadaran terhadap bahaya narkoba dan pentingnya rasa cinta tanah air, harus ditumbuhkan sejak dini. Kesadaran tersebut harus selalu ditanamkan pada generasi muda.
Guna menumbuhkan kesadaran anak muda tentang bahaya narkoba,
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Wali Kota Jakarta Selatan bekerja sama dengan SMP Negeri 267 Jakarta menggelar penyuluhan bertema “Jauhi Narkoba, Perluas Wawasan Kebangsaan”.
Kegiatan ini digelar di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10). Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang menggema di aula sekolah, semangat nasionalisme di kalangan guru dan peserta didik pun tumbuh.
Baca Lainnya :
- Belajar Pertahanan Laut, Mahasiswa Universitas Paramadina Kunjungi KRI RJW-9920
- Udang Lokal Lebih Maknyus... Masih Jadi Primadona Masyarakat Nusantara0
- Wisuda Universitas Hang Tuah, Kasal Apresiasi Akreditasi Unggul Sejumlah Program Studi0
- Siswa SMA Dikenalkan Dunia Maritim, Ikuti Warship Tour di KRI Teluk Calang-5240
- Bangun Harapan Anak Negeri, ASDP Nyalakan Semangat Pendidikan0
Ketua PWI Pokja Jaksel, Joni Matondang dalam sambutannya menegaskan, generasi muda perlu dijaga dari pengaruh buruk narkoba sekaligus dibekali wawasan kebangsaan yang kuat.
“Para siswa ini ibarat anak-anak kita sendiri. Mereka harus dijaga kesehatannya, mentalnya, dan rasa kebangsaannya. Jika sejak dini terbebas dari narkoba dan memiliki pandangan kebangsaan yang luas, maka kelak mereka akan tumbuh menjadi pemimpin yang berjiwa negarawan,” ujar Joni.
Bijak Teknologi
Sementara itu, narasumber dari Kodim 0504/Jakarta Selatan, Pasi Intel Mayor Inf. Renson’s Aritonang, mengingatkan para siswa agar bijak dalam menggunakan teknologi, terutama ponsel dan media sosial.
“Kalian adalah calon pemimpin bangsa. Gunakan kemajuan teknologi untuk hal positif, bukan untuk mengikuti tren negatif di media sosial. Jaga sikap, lestarikan budaya Indonesia, dan bangun jiwa kebangsaan yang kuat,” pesan dia.
Dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Selatan, penyuluh Sukamto Widodo memberikan materi tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap otak dan masa depan generasi muda. Ia menegaskan narkoba menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan membuat penggunanya sulit pulih.
“Kalau handphone rusak bisa diperbaiki, tapi kalau otak yang rusak karena narkoba, sangat sulit dipulihkan. Banyak contoh dari kalangan publik figur yang terjerat narkoba karena ketergantungan. Jadi, jangan pernah coba-coba,” tegas Sukamto.
Senada dengan itu, Ketua PWI DKI Jakarta, Kesit B. Handoyo, berpesan agar para siswa menjauhi narkoba dan lebih aktif dalam kegiatan positif seperti olahraga atau seni.
“Mengetahui tentang narkoba itu perlu, tapi mencobanya jangan pernah. Anak hebat itu adalah yang berani mengatakan ‘tidak’ pada narkoba,” ujarnya memberi semangat.
Apresiasi Sekolah
Kepala SMPN 267 Jakarta, Wahyudin, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada PWI Pokja Jakarta Selatan dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada PWI dan semua narasumber yang sudah memberikan pencerahan bagi siswa-siswi kami. Edukasi seperti ini sangat penting agar anak-anak bisa terhindar dari bahaya narkoba dan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter serta cinta bangsa,” tutur Wahyudin.
Ia berharap kegiatan kolaboratif semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang, guna memperkuat nilai kebangsaan dan membangun generasi muda yang sehat dan cerdas.(rls/*)











