- 80 Tahun TNI AL, Optimisme di Tengah Tantangan Geopolitik
- KRI Kujang-642 Sergap 25 Kontainer Minerba Ilegal Mengandung Bahan Radioaktif, Kasum TNI Tinjau BB
- Iduladha 2026, PELNI Tebar Hewan Kurban di Wilayah Operasional
- 80 Tahun NKRI, Menggantung Asa Kemerdekaan di Semua Sektor
- Semangat Iduladha, KSO TPK Koja Bagikan 33 Sapi & 7 Kambing ke Stakeholder dan Masyarakat
- Siap-siap! Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Jangan Langgar Ketentuan ETLE
- Salat Iduladha 1447 H di Geladak KRI Bima Suci di Shanghai China, Pengalaman Religi Taruna AAL Satlak KJK 2026
- Kapal Perang KRI Bung Hatta-370, KRI Teluk Kupang-519 dan Heli JS-1302 Manuver di Daerah Operasi
- Presiden Prabowo Salat Iduladha 1447 H di Paris, Bersama Diaspora Indonesia
- Menteri Trenggono Kurban 5 Sapi Limosin, Berat Rata-rata 1 Ton
PWI Pokja Jaksel, BNN dan Kodim 0504 Edukasi Siswa SMPN 267: Teknologi Yes, Narkoba No!

Keterangan Gambar : Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Wali Kota Jakarta Selatan bekerja sama dengan SMP Negeri 267 Jakarta menggelar penyuluhan bertema “Jauhi Narkoba, Perluas Wawasan Kebangsaan”. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kesadaran terhadap bahaya narkoba dan pentingnya rasa cinta tanah air, harus ditumbuhkan sejak dini. Kesadaran tersebut harus selalu ditanamkan pada generasi muda.
Guna menumbuhkan kesadaran anak muda tentang bahaya narkoba,
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kelompok Kerja (Pokja) Wali Kota Jakarta Selatan bekerja sama dengan SMP Negeri 267 Jakarta menggelar penyuluhan bertema “Jauhi Narkoba, Perluas Wawasan Kebangsaan”.
Kegiatan ini digelar di kawasan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis (16/10). Diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang menggema di aula sekolah, semangat nasionalisme di kalangan guru dan peserta didik pun tumbuh.
Baca Lainnya :
- Belajar Pertahanan Laut, Mahasiswa Universitas Paramadina Kunjungi KRI RJW-9920
- Udang Lokal Lebih Maknyus... Masih Jadi Primadona Masyarakat Nusantara0
- Wisuda Universitas Hang Tuah, Kasal Apresiasi Akreditasi Unggul Sejumlah Program Studi0
- Siswa SMA Dikenalkan Dunia Maritim, Ikuti Warship Tour di KRI Teluk Calang-5240
- Bangun Harapan Anak Negeri, ASDP Nyalakan Semangat Pendidikan0
Ketua PWI Pokja Jaksel, Joni Matondang dalam sambutannya menegaskan, generasi muda perlu dijaga dari pengaruh buruk narkoba sekaligus dibekali wawasan kebangsaan yang kuat.
“Para siswa ini ibarat anak-anak kita sendiri. Mereka harus dijaga kesehatannya, mentalnya, dan rasa kebangsaannya. Jika sejak dini terbebas dari narkoba dan memiliki pandangan kebangsaan yang luas, maka kelak mereka akan tumbuh menjadi pemimpin yang berjiwa negarawan,” ujar Joni.
Bijak Teknologi
Sementara itu, narasumber dari Kodim 0504/Jakarta Selatan, Pasi Intel Mayor Inf. Renson’s Aritonang, mengingatkan para siswa agar bijak dalam menggunakan teknologi, terutama ponsel dan media sosial.
“Kalian adalah calon pemimpin bangsa. Gunakan kemajuan teknologi untuk hal positif, bukan untuk mengikuti tren negatif di media sosial. Jaga sikap, lestarikan budaya Indonesia, dan bangun jiwa kebangsaan yang kuat,” pesan dia.
Dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Selatan, penyuluh Sukamto Widodo memberikan materi tentang dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap otak dan masa depan generasi muda. Ia menegaskan narkoba menyebabkan kerusakan permanen pada otak dan membuat penggunanya sulit pulih.
“Kalau handphone rusak bisa diperbaiki, tapi kalau otak yang rusak karena narkoba, sangat sulit dipulihkan. Banyak contoh dari kalangan publik figur yang terjerat narkoba karena ketergantungan. Jadi, jangan pernah coba-coba,” tegas Sukamto.
Senada dengan itu, Ketua PWI DKI Jakarta, Kesit B. Handoyo, berpesan agar para siswa menjauhi narkoba dan lebih aktif dalam kegiatan positif seperti olahraga atau seni.
“Mengetahui tentang narkoba itu perlu, tapi mencobanya jangan pernah. Anak hebat itu adalah yang berani mengatakan ‘tidak’ pada narkoba,” ujarnya memberi semangat.
Apresiasi Sekolah
Kepala SMPN 267 Jakarta, Wahyudin, M.Pd, menyampaikan apresiasi kepada PWI Pokja Jakarta Selatan dan seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada PWI dan semua narasumber yang sudah memberikan pencerahan bagi siswa-siswi kami. Edukasi seperti ini sangat penting agar anak-anak bisa terhindar dari bahaya narkoba dan tumbuh menjadi generasi yang berkarakter serta cinta bangsa,” tutur Wahyudin.
Ia berharap kegiatan kolaboratif semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang, guna memperkuat nilai kebangsaan dan membangun generasi muda yang sehat dan cerdas.(rls/*)











