- Kasal Apresiasi Prajurit Marinir, Raih Juara I Lomba Video Pendek dan Konten Kreatif
- Nataru 2025/2026 Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif
- KKP Indentifikasi 30 Ribu Ha Tambak di Aceh Hancur Dihantam Banjir Bandang
- Throughput IPC Terminal Petikemas Tembus 3,6 Juta TEUs, Tumbuh 13,2%
- Buka Tahun 2026, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut KM Nusantara 3
- Arus Petikemas Naik 6% Teluk Lamong Bukukan 2,8 Juta TEUs Tahun 2025
- Pemprov Banten dan Panitia Matangkan Persiapan HPN 2026
- Dorong Restorasi Pesisir, TPS Bawa Harapan Baru bagi Petani Mangrove
- Jelang Retret Wartawan, PWI Pusat dan Kemenhan Gelar Rapat Khusus
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran
Gelar Program Youth Digipreneur, Terminal Teluk Lamong Cetak Pengusaha Muda

Keterangan Gambar : PT Termibal Teluk Lamong menggelar program Youth Digipreneur bagi anak muda untuk mencetak wirausahawan muda. Foto: TTL
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: PT Terminal Teluk Lamong (TTL), anak perusahaan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) hadirkan program Youth Digipreneur. Program ini menyasar para pemuda di sekitar area operasi TTL.
Mengawali program ini, TTL menggelar pelatihan pada 28 Februari 2025 yang diikuti oleh 30 pemuda dengan menghadirkan Dzacky Amir sebagai enterpreneur dan konten kreator muda.
Baca Lainnya :
- Bantu Warga Cilincing, PELNI Sumbang Mesin Pengolah Limbah Kerang Hijau0
- Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar Sabet Penghargaan Kinerja P2K30
- STIP Sosialisasikan Pemenuhan Aspek Keselamatan Kapal, Diapresiasi KSOP Sunda Kelapa0
- Singgah Perdana, PELNI Hadirkan KM Dorolonda di Pelabuhan Waren0
- Bidik Wisatawan Indonesia, Taiwan Sediakan Wisata Halal dan Tempat Ibadah0
Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait menjelaskan, secara khusus TTL ingin membekali para pemuda yang tergabung dalam program ini dengan skill yang mendukung kesuksesan untuk berwirausaha di era digital seperti saat ini.
"Program Youth Digipreneur ini pastinya akan memberikan peluang besar bagi pemuda sekitar, TTL memberikan bekal melalui serangkaian training, workshop, serta pendampingan selama 6 bulan hingga mereka siap untuk berwirausaha". Ujar David dalam keterangan tertulis, Senin (3/3/2025).
Ia menambahkan, di era digital saat ini pemuda dituntut untuk agile dan kreatif dalam melihat semua peluang usaha. Penggunaan platform digital seperti aplikasi dan media sosial merupakan hal yang tidak asing lagi bagi kalangan pemuda. Oleh karena itu TTL memberikan pelatihan dalam memanfaatkan berbagai platform tersebut menjadi sesuatu yang menghasilkan dan memiliki nilai tambah.
Hadir saat peluncuran program tersebut antara lain Camat Benowo, Denny Christupel Tupamahu; Camat Asemrowo, Muhammad Khusnul Amin; dan Laznas LMI sebagai pihak yang berkolaborasi dalam pelaksanaan program ini.
"Terima kasih sebesar-besarnya kami sampaikan pada Terminal Teluk Lamong yang terus menerus memberikan bantuannya kepada warga kami. Dengan program Youth Digipreneur ini kami yakin pemuda sekitar akan semakin melek teknologi dan menjadi lebih kreatif. Kami yakin program ini akan membuka peluang tanpa batas bagi pemuda sekitar untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat" ujar Denny.
Bina UMKM
Terminal Teluk Lamong telah membina beberapa UMKM melalui program TJSL sebelumnya, di antaranya ada budidaya hidroponik, pengolahan kerupuk payus, pengolahan tempe, dan budidaya kepiting. Program Youth Digiprenenur ini diharapkan dapat menjadi platform untuk memasarkan produk-produk UMKM tersebut sehingga dapat meningkatkan penjualan.
Program Youth Digipreneur ini merupakan komitmen TTL untuk selalu hadir dalam membuka peluang untuk memajukan pendidikan dan ekonomi digital bagi warga disekitar perusahaan. Sebagai smart port, TTL sangat concern terhadap perkembangan ekosistem digital, termasuk dalam membangun kemandirian masyarakat di sekitar perusahaan.
"Kami percaya, bahwa pemuda adalah agen perubahan yang memiliki potensi luar biasa, melalui program ini kami harap dapat membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan diri dan menjadi bagian dari masyarakat ekonomi digital yang aktif dan kreatif," tandas David. (Arry/Oryza)











