- Terminal Petikemas Nilam Tambah E-RTG Baru, KSOP Utama Tanjung Perak Tinjau Kesiapan Operasional
- Misi Diplomasi Maritim, Satgas Port Visit 2026 Lanjut Berlayar Menuju Vanuatu
- Pelindo Regional 2 Banten Layani Bongkar Muat Gandum di Pelabuhan Ciwandan
- Kemenhub Perkuat Tata Kelola dan Akuntabilitas Patroli Kapal Negara
- Safety Training PELNI di Kapal Penumpang, Siap Hadapi Kondisi Darurat
- Penyelundupan 3 Ton Sianida Senilai Rp2,2 Miliar Asal Filipina Digagalkan TNI AL di Perairan Gorontalo
- 1.048 Ton Udang Impor Disita KKP, Diduga Langgar Aturan
- Dua Hari Hilang Saat Cari Kepiting, ABK KMN Rahmad Safaat Ditemukan Lemas di Pesisir Sungai
- Cegah IUU Fishing, KKP Dorong Perlindungan Awak Kapal Perikanan
- Upaya Penyelundupan Benih Bening Lobster Rp1,6 M di Bandara Juanda Digagalkan
Duaar! Dentuman Meriam KRI Teluk Ambonia-503 Memecah Keheningan Laut Jawa

Keterangan Gambar : KRI Teluk Amboina-503 dalam rangka Operasi Trisula Jaya-25 menggelar latihan penembakan meriam dan senjata ringan pada Selasa (25/11/2025). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Dentuman meriam KRI Teluk Amboina-503 memecahkan keheningan laut Jawa. Para prajurit mengasah kemampuan menembak untuk kesiapan tempur.
KRI Teluk Amboina-503 dalam rangka Operasi Trisula Jaya-25 melaksanakan latihan penembakan meriam dan senjata ringan pada Selasa (25/11/2025) dengan sasaran tembak berupa drum di atas air.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI Angkatan Laut untuk meningkatkan kesiapan tempur, ketepatan prosedur, dan profesionalisme para prajurit di medan operasi. Beberapa senjata yang digunakan yaitu meriam 37 mm, mitraliur 12,7 mm, serta Senjata ringan (Senri).
Baca Lainnya :
- Manuver Helikopter Panther HS-1306 TNI AL di Laut Mediterania Memukau Pasukan Asing0
- Tebar Bibit Ikan Nila di Kampung Yoka, Kodaeral X Dukung Program Ketahanan Pangan di Papua0
- Satgas Halilintar TNI AL Geledah Gudang di Bangka Belitung, Diduga Simpan Olahan Timah Ilegal0
- Dor! Tembakan Prajurit TNI AL Hentikan Pelarian Speed Boat Membawa PMI Ilegal di Tanjung Balai Karim0
- KRI Panah-626 Satkat Koarmada III Bikin Kapal Asing Menyerah Tak Berdaya0
Latihan diawali dengan pemeriksaan menyeluruh dari sistem persenjataan di kapal untuk memastikan kelancaran dan keamanan dari alat utama yang akan digunakan dalam latihan seperti briefing artlileri, broadcast pengamanan area penembakan, prosedur raid reporting dan prosedur komunikasi penembakan.
Komandan KRI Teluk Amboina-503, Letkol Laut (P) Dwi Bagus Roestiawan, menegaskan latihan ini merupakan bagian penting dari program pembinaan kemampuan personel dan penguatan profesionalisme prajurit.
“Kemampuan awak kapal dalam mengoperasikan setiap jenis senjata harus selalu terpelihara. Latihan penembakan ini tidak hanya untuk menguji performa sistem persenjataan, tetapi juga mengasah insting tempur, kedisiplinan, dan kesiapan prajurit dalam menghadapi setiap dinamika operasi di laut.” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, terukur, dan sesuai prosedur, latihan ini juga sekaligus menunjukkan kesiapan unsur KRI dalam mengamankan wilayah laut nasional dan menjalankan tugas operasi yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Laut. (Bow/Mar)











