- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka
- Buka Peluang Kerja Baru Kemnaker Gandeng TikTok, Dorong Talenta Ekonomi Digital
- Petikemas Internasional Dongkrak Kinerja Terminal Teluk Lamong 4,5%
- Transformasi Terminal Dongkrak Arus Peti Kemas di TPK Sorong 10% Pada Triwulan I 2026
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL dan Cadet Asean Tiba di Colombo, Misi Diplomasi Kartika Jala Krida 2026
- Heboh Pulau Umang di Banten Dijual Rp65 Miliar, KKP: Langsung Kami Segel
- Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan
Diterima Presiden Jokowi, PWI Pusat Laporkan Program Kerja dan Kompetensi Wartawan

Keterangan Gambar : Presiden Jokowi menerima Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun dan sejumlah pengurus. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun bersama jajaran pengurus diterima oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (7/11/2023).
Kepada Kepala Negara, Hendry menyampaikan beberapa program kerja kepengurusannya. Program tersebut antara lain di bidang pendidikan fokus kembali pada peningkatan kompetensi wartawan dan wawasan kebangsaan wartawan.
Baca Lainnya :
- Galang Dukungan Pencalonan Indonesia di Dewan IMO, Menhub Undang 23 Dubes0
- Indonesia Resmi Jadi Anggota FATF, Jokowi: Menuju Tata Kelola Rezim Anti Pencucian Uang0
- Orasi Lantang Anies Baswedan di Monas Mendunia: Free Free Palestine, Stop Zionist Israel!0
- Orasi di Monas Mengutuk Agresi Israel, Puan Maharani: Palestina, Merdeka!0
- 1,4 Juta Peserta Aksi Bela Palestina Padati Monas, Puan Maharani Hingga Anies Baswedan Orasi0
"Kami melaporkan bahwa telah terpilih ketua umum baru (dalam) Kongres PWI di Bandung pada 25-26 September yang lalu. Yang kedua, kami melaporkan bahwa kami ingin fokus kembali pada masalah pendidikan, peningkatan kompetensi wartawan, dan wawasan kebangsaan wartawan," ucap Hendry.
Hendry menyampaikan saat ini jumlah anggota PWI tercatat mencapai sekitar 20.000 anggota yang tersebar di 38 provinsi dan satu cabang khusus Solo, tempat lahirnya PWI.
Hendry juga menyampaikan soal dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Kementerian Bdan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam penyelenggaraan sekolah jurnalisme Indonesia dan uji kompetensi wartawan.
"PWI berharap bapak Presiden memberi arahan agar kedua program tersebut dapat kembali berjalan mulai tahun depan," ujarnya.
Terkait upaya peningkatan wawasan kebangsaan, Hendry melaporkan, dimulai dengan sosialisasi Pers Kebangsaan di Yogyakarta pada bulan November ini. Hal tersebut sesuai dengan komitmen PWI kembali ke hasil Kongres Solo 1946 yang pada keputusan nomor satu adalah ikut menjaga kedaulatan negara, tidak hanya asyik dengan karya jurnalistik semata.
"Artinya ikut memikirkan persoalan bangsa dan memberi saran atau jalan keluarnya. PWI harus aktif menunjukkan keIndonesiaannya, sesuai namanya," kata Hendry.
Dalam pertemuan itu dibahas pula sosialisasi pers kebangsaan sekaligus peluncuran Graha Pers Pancasila yang akan digelar di Yogyakarta pada November 2023 mendatang. PWI juga menyampaikan agenda acara Hari Pers Nasional yang direncanakan akan digelar di Ancol, Jakarta.
"Bapak Presiden mengatakan seandainya nanti memang ada kekurangan dari pemerintah Provinsi Yogyakarta, pemerintah pusat akan membantu," tandas Hendry.
Turut mendampingi Jokowi dalam pertemuan dengan Pengurus PWI Pusat yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
(Arry/Oryza)











