- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Cuaca Ekstrem, TNI AL Kerahkan Kapal Perang Angkut 20 Mobil Tangki BBM & Logistik ke Karimun Jawa

Keterangan Gambar : TNI AL menggelar Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dengan mengangkut 20 mobil tangki BBM dan kebutuhan logistik ke Pulau Karimun Jawa. Foto: Dispen AL
Indonesiamaritimenews.com (IMN)JAKARTA: Cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini, membuat pelayaran ke Pulau Karimun Jawa terhambat. Sehingga terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) serta sejumlah bahan pokok.
Menghadapi situasi ini, TNI AL mengerahkan KRI Makassar–590 untuk menggelar Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di Pulau Karimun Jawa. Operasi ini mendukung angkutan laut pendistribusian logistik ke wilayah tersebut. KRI Makassar-591 Berlayar dari Tanjung Emas Semarang menuju Pulau Karimun Jawa pada Kamis (5/1/2023).
Sejak hari Rabu saat bersandar di Tanjung Emas, KRI Makasar-590 mulai melaksanakan embarkasi bahan bantuan dalam jumlah besar. Kapal ini mengangkut berbagai kebutuhan terdiri dari:
Baca Lainnya :
- Dirgahayu Srikandi Jalasena, Kasal: Kontribusi Kowal Sangat Besar Terhadap Kemajuan TNI0
- Speed Boat Tenggelam, Puluhan Penumpang Dievakuasi TNI AL0
- Kemenhub Pamer Realisasi Kerja Tahun 2022 Tembus 97,69 %, Perolehan PNBP Meroket0
- Kapal Cepat Kebo IwaTenggelam di Perairan Sanur, 23 Turis Selamat0
- Posko Angkutan Nataru Ditutup, Menhub: Gangguan Cuaca Tantangan Paling Besar0
- 20 unit mobil tangki bermuatan BBM milik Pertamina
- Ribuan paket bahan makanan serta sembako dari BPBD Jawa Tengah dan Kementerian Perhubungan
- 7 ton beras dari Dinas Ketahanan Pangan
- Genzet listrik dari PLN, hingga kendaraan taktis serta sejumlah alat berat yang dibutuhkan.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali telah memerintahkan jajarannya untuk merespons secepat mungkin terhadap situasi yang membutuhkan kehadiran TNI AL ditengah-tengah masyarakat.
“Jajaran TNI AL harus dapat merespon dengan cepat, pun kalau harus menggerakkan unsur dalam hitungan jam unsur harus bergerak ke lokasi yang membutuhkan pertolongan”, tegas Kasal. (Riz/ Oryza)











