- Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali
- Kinerja Pelindo Terminal Petikemas Tren Positif di Tengah Gejolak Global, 10 Terminal Lampaui Target
- Program Her Impact, Pelindo Group Dorong UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
- Bakti PELNI untuk Sekolah Anak Jalanan, Siswa Yatim dan Panti Sosial
- Command Center Tanjung Priok Ditutup Arus Logistik Nasional Lancar
- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
Cegah Abrasi, TNI AL Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Tolitoli

Keterangan Gambar : Lanal Tolitoli menanam mangrove dan melepaskan penyu di Desa Ginunggung, Tolitoli, Sulawesi Tengah.Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenewa.com (IMN), SULAWESI: Mencegah abrasi pantai, TNI AL dalam hal ini Pangkalan TNI AL (Lanal) Tolitoli bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat sekitar menanam ribuan bibit mangrove di Desa Ginunggung (Kota Nibangun), Galang, Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Baca Lainnya :
- Dilepas Menhan Prabowo Subianto, KRI dr. Rajiman Berlayar Bawa Bantuan untuk Rakyat Palestina0
- Kasal: Kesadaran Kedaulatan Wilayah Laut Terpatri di Sanubari Pendiri Bangsa0
- KRI Frans Kaisiepo-368 Singgah di Jeddah, Alhamdulillah Prajurit Bisa Umrah0
- Mengenang Komodor Yos Sudarso, Prajurit TNI Tabur Bunga dari Atas KRI Bima Suci0
- Terombang-ambing di Laut, KM Baru Hijrah Dievakuasi KRI Bontang-907 di Perbatasan Indonesia-Thailand0
Kegiatan ini digelar pada Kamis (18/1/2024) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Lanal Tolili ke-16 dan Hari Dharma Samudera 2024. Selain menanam 2.500 bibit mangrove, Lanal Tolitoli yang dipimpin oleh Komandan Lanal Tolitoli Letkol Laut (P) Alpirut Yani Musa Samban, juga melepas penyu ke laut.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya serta instansi terkait. Sebanyak 4 ekor penyu yang dilepas ke laut merupakan penyu-penyu yang tersangkut di jaring nelayan.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai edukasi utamanya generasi muda, akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan biota laut. Rusaknya lingkungan dan biota laut tentunya akan membawa dampak nyata bagi kehidupan manusia kedepannya.
Danlanal Tolitoli menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah kongkrit Lanal Tolitoli dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup, utamanya kelestarian populasi penyu dan mencegah terjadinya bahaya abrasi yang mengancam pesisir pantai.
“Hilang dan rusaknya kawasan mangrove membawa dampak nyata yang mengancam area tambak, perkebunan dan pemukiman warga karena pengikisan akibat gelombang pasang", ujar Letkol Yani.
Bupati Tolitoli sangat mengapresiasi kepedulian TNI AL dan semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan biota laut. Hal ini penting untuk terus dilakukan sehingga apa yang telah ditanam dapat dijaga dan dirawat bersama baik untuk generasi saat ini maupun generasi yang akan datang.
Dalam kesempatan terpisah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali sangat mengapresiasi kepedulian Lanal Tolitoli sebab di berbagai kesempatan prajurit TNI AL untuk selalu berperan aktif secara profesional dalam setiap kesempatan sebagai salah satu perwujudan tugas TNI AL, sehingga keberadaan prajurit TNI AL dapat bermanfaat bagi masyarakat sekelilingnya.
(Riz/Oryza)











