- Lawan Illegal Fishing di Kepri, KKP Bangun 10 Kapal Pengawas Baru dan Dermaga
- Parade Surya Senja 2026 Perpaduan Kegagahan dan Kreativitas Seni, Tradisi Atraksi Taruna AAL
- IPC TPK Wujudkan Green Port, Fasilitasi Uji Emisi Gratis
- Gelar Program Generasi Melek Inklusi dan Literasi Keuangan, KKP Edukasi 30 Pelaku Usaha
- Terancam Punah, 21 Ekor Penyu Hijau Dilepasliarkan KKP ke Habitat Asli
- Pembekalan Capaja AAL, Kasal Tekankan Kuasai Teknologi dan Peperangan Multidomain
- RIMPAC 2026 di Hawaii, Dubes RI Kunjungi Prajurit Marinir TNI AL
- KKP Dukung Pengembangan Sektor Perikanan di Aceh Besar Pasca-Bencana Alam
- HUT ke- 13 IPC TPK Masyarakat Sekitar Pelabuhan Khitanan Massal Gratis
- Satgas ORRUDA 2026 Dilepas ke Rusia, Asah Kemampuan dengan Russian Navy
Buka Indonesia Maritime Week 2025, Menteri AHY: Jadikan Sektor Kelautan Penggerak Utama Ekonomi

Keterangan Gambar : Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono melihat-lihat maket kapal di satu stand saat membuka ajang Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senin (26/5/2025). Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Indonesia memiliki potensi luar biasa di sektor kemaritiman. Karenanya industri maritim sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Hal ini ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono saat membuka ajang Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senin (26/5/2025).
Baca Lainnya :
- Forum LME Athena Ke-24, Indonesia Angkat Capaian Program PIK dan Program Nelayan Kecil0
- Indikasi Geografis Dongkrak Daya Saing Global, Produk Kelautan Indonesia Kian Berkilau0
- Lindungi Ekosistem Laut Pandeglang, KKP Ajak Masyarakat Lepasliarkan Penyu dan Ikan Badut0
- Tampil di SEG 2025 Barcelona, Tuna Ramah Lingkungan Hasil Laut Indonesia Bidik Pasar Dunia0
- Awas Eksploitasi Brutal, Trenggono: 65% Coral Triangle di Indonesia, Jaga 2.000 Spesies Ikan0
"Indonesia memiliki potensi luar biasa di sektor kemaritiman. Ajang IMW 2025 ini menjadi momentum kita bersama untuk membangun konektivitas, memperkuat keberlanjutan, dan mengadopsi digitalisasi di seluruh rantai nilai industri maritim," ujarnya, di JCC Senayan, Senin (26/5/2025).
"Masa depan Indonesia sangat bergantung pada kemampuan kita dalam mengelola dan mengoptimalkan kekayaan maritim yang kita miliki," kata AHY. "Termasuk di dalamnya adalah investasi pada ketahanan pelabuhan dan infrastruktur, pengembangan kapal rendah karbon, perlindungan keanekaragaman hayati laut, serta pelatihan generasi muda untuk.menjadi pelaut andal dan profesional maritim," sambung AHY.
Ke depan, pemerintah akan meningkatkan efisiensi logistik nasional sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Prabowo. "Kita juga akan memperkuat kerjasama dengan komunitas internasional untuk memastikan domain maritim Indonesia tetap aman, terbuka dan berkelanjutan," tandasnya.
AHY mengapresiasi terselenggaranya acara IMW yang mencerminkan semangat untuk menjadi yang terdepan sebagai negara maritim. Sebagai negara kepulauan yang memiliki lebih 17.000 pulau, sambung AHY, sudah sepantasnya Indonesia mejadi sektor kelautan dan kemaritiman sebagai penggerak utama ekonomi, yang membuka potensi-potensi baru demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat.
Sektor Potensial
Sementara itu Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu menilai industri maritim sangat penting bagi perekonomian nasional. Industri maritim adalah satu sektor potensial dalam menarik investasi, sehingga bisa mengejar pertumbuhan ekonomi 8% dengan nilai investasi Rp1.900 triliun dalam lima tahun ke depan.
Industri maritim Indonesia, sambung Todotua Pasaribu, berkontribusi dalam realisasi investasi sebesar Rp136,3 triliun dari total realisasi investasi di kuartal I-2025 yang mencapai Rp465 triliun.
Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Captain Antoni Arif Priadi. Ia mengatakan sektor maritim memiliki kontribusi dan potensi yang besar terhadap perekonomian nasional, yakni sekitar 7% dari PDB Indonesia.
Letak geografis dan sumber daya yang mumpuni menjadi modal besar untuk terus mengembangkan industri maritim nasional, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai hub maritim yang penting di kawasan.
Ia percaya kegiatan Indonesia Maritime Week 2025 akan menjadi sebuah awal mula yang baik sekali sekaligus sebagai sebuah inisiatif dan kerja sama yang lebih erat.
Gelaran acara IMW 2025 diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), PT Pelindo (Persero), Pertamina International Shipping (PIS), dan Indonesian National Shipowners Assosiation (INSA). IMW 2025 diikuti oleh berbagai asosiasi pelayaran dunia, serta dihadiri pula oleh Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO) Arsenio Dominguez (Arry/Oryza)











