Purbaya Mendadak Dicopot, Kursi Menteri Keuangan Diisi Suahasil Nazara

By Indonesia Maritime News 14 Sep 2026, 17:21:17 WIB Sorot
Purbaya Mendadak Dicopot, Kursi Menteri Keuangan Diisi Suahasil Nazara

Keterangan Gambar : Purbaya Yudhi Sadewa saat menjabat jadi Menteri Keuangan. Foto:Kemenkeu


Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA : Purbaya Yudhi Sadewa mendadak dicopot dari jabatan Menteri Keuangan, Senin (14/9/2026). Ia menerima telepon kabar pergantian jabatan saat sedang rapat dengn DPD RI, selanjutnya ia keluar dari ruangan.

Kursi Menteri Keuangan selanjutnya diisi oleh Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menkeu. Suahasil dikenal sebagai orang lama di Kemenkeu yang mendampingi Sri Mulyani.

Isu akan ada reshuffle Kabinet Merah Putih belakangan ini memang telah berhembus kencang. Nama Purbaya sempat mencuat sebagai salah satu menteri yang disorot. Namun tak ada yang menduga kalau pria yang dikenal kontroversial ini benar-benar digusur dari jabatannya mengingat ia dinilai menjadi salah satu menteri andalan.

Baca Lainnya :

Sebelum melepas jabatan menteri,  Purbaya sedang mengikuti Rapat Kerja Gabung dengan Komite IV DPR RI  bersama Wakil Menteri Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard serta Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti.

Rapat tersebut membahas tRUU APBN Tahun Anggaran 2027 dan Nota Keuangan serta Pembahasan Pelaksanaan Undang-Undang RPJPN 2025-2045 dan Keselarasan dengan RPJMN 2025-2029.

Tiba-tiba Purbaya keluar dari ruangan rapat ketika sedang memberi jawaban anggota Komite IV DPD. Ia menerima sambungan telepon yang diduga dari Istana Negara. Purbaya kemudian buru-buru pergi, kemungkinan ia diberi kabar akan diganti. Tak ada pernyataan sepatahpun dari Purbaya.

Purbaya selama ini dikenal sebagai menteri yang ceplas-ceplos dan berani mengemukakan berbagai indikasi penyimpangan yang ditemukannya selama ia menjabat Menkeu. Ia baru satu tahun menjabat sebagai Menkeu sejak September 2025 menggantikan Sri Mulyani.

Baru menjabat sebagai Menkeu, Purbaya sudah mencuri perhatian publik karena dengan gaya ceplas-ceplos mengungkap kondisi keuangan negara serta berbagai ide yang dinilai kontoversial.

Terakhir Purbaya sempat mengancam akan membekukan Direktorat Jenderal Bea Cukai akibat masalah pengawasan impor dan kebocoran di beberapa daerah. Di era Purbaya pula Ditjen Bea Cukai gencar merilis hasil pengungkapan kasus penyelundupan berbagai barang impor. (Riz/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook