- Dua Kapal Perang TNI AL Perkuat Keamanan Laut Timur Indonesia
- Tarif 0% Ekspor Tuna ke Jepang, KKP Siap Fasilitasi Unit Pengolah Ikan, Ini Tata Caranya
- Tugboat Equator 10 Bocor di Laut Jawa, KM Kelimutu Bantu Evakuasi 8 Awak Kapal
- Kecelakaan di Laut Arafuru, KRI Banjarmasin-592 Selamatkan 12 ABK KM Putra Kwantan
- Timba Ilmu Bahari: Taruna TNI, Akpol dan Mahasiswa Unhan Berlayar Naik KRI Radjiman Wedyodiningrat
- Hari Dharma Samudera, Tabur Bunga dan Bakti Sosial di Bangka Belitung
- Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–Inggris
- IPC TPK Mantapkan Arah Strategis 2026, Ini Strateginya
- TPK Bagendang Catatkan Kinerja Solid, Arus Peti Kemas Tumbuh Positif
- Mursyid Thariqah an-Naqsyabandiyyah K.H. Muhammad Rohmat Noor Telah Pergi
Bekali Ilmu Pengelola TJSL, Pelindo Regional 2 Gelar Pelatihan SROI

Keterangan Gambar : Pengelola TJSL mengikuti 'Workshop Analisa dan Implementasi Perhitungan Social Return on Investment (SROI) yang sigelar oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2. Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com(IMN), JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 bekali pengelola Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menggelar 'Workshop Analisa dan Implementasi Perhitungan Social Return on Investment (SROI)'. Kegiatan ini digelar selama 3 hari mulai tanggal 6 – 8 November 2024 di Ciawi Bogor.
Acara tersebut dihadiri oleh Regional Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 2, Dian Vegawati; Plt. Senior Manager Hukum dan Hubungan Masyarakat Pelindo Regional 2, Astrid Unggul Pawestri; serta 35 orang peserta yang terdiri dari pelaksana fungsi TJSL dari 12 cabang Pelindo Regional 2.
Baca Lainnya :
- Pendapatan Pelindo Q3 Tembus 23,5 T, Arus Barang Tumbuh Kementerian BUMN Apresiasi0
- Peduli Program Sosial, Pelindo Reginal 4 Sabet Penghargaan Initiative Award 20240
- Ini Penilaian BPKP Kinerja Pelindo 2023 Berdasarkan 5 Dimensi0
- Catatatan Performa Keuangan Pelindo Penghujung 2024, Transformasi Masif Kukuhkan Peringkat idAAA0
- Proyek Makassar New Port, Pelindo Group Bangun Akses Jalan Warga Buloa Sulsel0
Regional Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 2, Dian Vegawati dalam sambutannya mengatakan pelatihan SROI ini merupakan bagian dari peningkatan tata kelola perusahaan.
Peningkatan tata kelola dilakukan di antaranya adalah dengan memberikan pembekalan kepada para pengelola TJSL dengan pengetahuan bagaimana merencanakan dan mengevaluasi program TJSL yang baik dan efektif.
“Perusahaan menyadari pentingnya menjalankan TJSL dan mengetahui keberhasilan dari program TJSL, keberhasilan tersebut tidak dilihat hanya dari banyak program yang telah dilakukan, tetapi lebih dari itu evaluasi efektivitas dan pengukuran dampak yang terjadi dari terlaksananya program, hal ini merupakan sebagai bagian dari peningkatan tata kelola TJSL pada Regional 2”, ungkap Vega.
Workshop pengukuran program TJSL perusahaan menggunakan SROI bertujuan untuk mengukur manfaat, mengelola, memperkuat, dan melihat efektivitas dari dampak program yang telah dibuat oleh perusahaan. Dalam kegiatan ini juga peserta dilatih perencanaan program TJSL yang akan dijalankan agar manfaat dan dampak dapat memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa mengurangi kemampuan generasi mendatang.
Senada dengan Dian Vegawati, Plt. Senior Manager Hukum dan Hubungan Masyarakat Pelindo Regional 2, Astrid Unggul Pawestri menyampaian, kegiatan Workshop SROI ini adalah pertama kali dilakukan. Kedepannya apa yang telah dipelajari dari kegiatan ini dapat diimplementasikan oleh seluruh pelaksana fungsi TJSL pada Regional 2.
Kegiatan Workshop Analisa dan Implementasi Perhitungan SROI ini diisi oleh 'Lestari Foundation' dengan materi bagaimana memahami Theory of Change (teori perubahan), Perhitungan dampak program melalui SROI dan Dimensi atau dampaknya terhadap lingkungan.
Selain ilmu materi yang didapat, peserta workshop juga diajak mensimulasikan SROI terhadap program yang pernah dijalankan di masing-masing cabang dan para peserta berkesempatan untuk saling interaktif dalam diskusi, kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama para pelaksana fungsi TJSL untuk mengimplementasikan SROI guna meningkatkan tata kelola perusahaan.
Ringga Ginanjar, sebagai salah satu peserta menyampaikan pelatihan ini sangat bermanfaat dalam merencanakan, menjalankan dan mengevaluasi pelaksanaan Program TJSL. "Ilmu yang bermanfaat ini akan kita impementasikan dalam pelaksanaan TJSL kedepannya," kata dia. (Fat/Oryza)











