- IPC TPK Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bagikan Kacamata untuk 150 Sopir Truk Peti Kemas
- Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat: Jaga Integritas Profesi Wartawan
- Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan
- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
- Mengintip Dapur Pelabuhan! Talenta Muda Peserta MAGENTA Pelindo Tur Eksklusif di IPC TPK
- Insiden Kecelakaan KM Virgo Ttansport 8 Jangan Hanya ABK yang Bertanggung Jawab
- Pelindo Kenalkan ADHARA, Konektivitas Terpadu Ekosistem Maritim Satu Platform Digital
- Presiden Prabowo: TNI Lahir dari Rakyat, Berjuang Bersama Rakyat, Hadir di Tengah Bencana
- HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Presiden Prabowo: Terima Kasih atas Kesetiaan dan Pengabdian Para Prajurit
- Buruan Daftar! Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober
Arus Peti Kemas Teluk Bayur Naik 5,3% Tren Positif Kinerja Awal Tahun

Keterangan Gambar : PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), sebagai satu-satunya operator terminal petikemas di wilayah Teluk Bayur, mencatat pertumbuhan throughput sebesar 5,3% pada Triwulan I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya..Foto: IPC TPK
Indonesiamaritimenews.com (IMN),PADANG: Arus peti kemas Terminal Petikemas Teluk Bayur menunjukkan tren kinerja positif pada awal tahun 2026.
PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK), sebagai satu-satunya operator terminal petikemas di wilayah Teluk Bayur, mencatat pertumbuhan throughput sebesar 5,3% pada Triwulan I 2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, volume peti kemas tercatat mencapai 27.188 TEUs, meningkat dari 25.814 TEUs pada Triwulan I 2025. Kenaikan ini menjadi indikator menguatnya aktivitas logistik di wilayah Sumatera Barat, seiring peningkatan kinerja perdagangan luar negeri.
Corporate Secretary IPC TPK, Daniel Setiawan, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan meningkatnya arus barang melalui pelabuhan. "Pertumbuhan 5,3% pada Triwulan I 2026 menunjukkan adanya peningkatan volume petikemas. Kami terus memastikan layanan terminal berjalan optimal untuk menjaga kelancaran distribusi barang," ujarnya.
Peningkatan throughput terutama ditopang oleh lonjakan ekspor sejumlah komoditas unggulan. Volume petikemas bermuatan gambier dan palm fatty tercatat melonjak lebih dari 100%, diikuti komoditas karet yang tumbuh 6,18% serta pakan ternak sebesar 2,34%.
Sebagai terminal petikemas utama di wilayah Teluk Bayur, IPC TPK juga terus memperkuat layanan operasional melalui peningkatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perusahaan pelayaran hingga pengguna jasa. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas layanan di tengah dinamika operasional pelabuhan.
Data Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat turut mengonfirmasi tren positif tersebut. Pada periode Januari–Februari 2026, nilai ekspor tercatat meningkat 42,94%, sementara impor melonjak 110,58% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. India, Pakistan, dan Tiongkok menjadi tujuan utama ekspor, sedangkan impor didominasi oleh Singapura, Malaysia, dan Kanada.
Dengan tren ini, Teluk Bayur semakin mengukuhkan perannya sebagai simpul penting distribusi logistik di wilayah barat Indonesia.
Baca Lainnya :
- Kinerja Pelindo Terminal Petikemas Tren Positif di Tengah Gejolak Global, 10 Terminal Lampaui Target0
- Command Center Tanjung Priok Ditutup Arus Logistik Nasional Lancar0
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 20260
- Tren Kunjungan Kapal dan Arus Petikemas Sebelum & Pasca Lebaran di Lingkungn IPC TPK, Pola Distribusi Logistik Berubah0
- Hadapi Tantangan Industri Logistik, Pekerja TTL Ikuti Pelatihan CTO di Terminal Petikemas Berlian0
"Perusahaan akan terus menjaga momentum pertumbuhan ini melalui peningkatan kapasitas layanan dan kolaborasi yang lebih erat dengan para stakeholder guna memastikan kinerja operasional tetap terjaga, kata Daniel menutup keterangannya.(Arry/Oryza)











