- Pelindo: Pembukaan Rute dan Layanan Baru Dongkrak Arus Peti Kemas Nasional
- Pelayaran Widya Wisata Serdik P3MD Batch 1, Bangun Karakter Jiwa Kepemimpinan
- GM Pelindo Regional 2 Banten MoU Kejari, Gandeng Kejati Tarik Pembayaran Cash Costumer Miliaran Rupiah
- Lagi, Penyelundupan Pasir dan Balok Timah Rp4 M Digagalkan TNI AL
- Latma Orruda 2026 di Rusia Dimulai, Uji Ketangguhan dan Kesiapan Tempur Prajurit Jalasena
- Edukasi Maritim, PELNI Gelar Lomba Menggambar dan Mewarnai Diikuti 250 Anak-anak
- Perkuat Diplomasi Maritim, Kasal Tinjau Exercise Orruda 2026 di Rusia
- KKP dan BP Batam Kawal Mutu Perikanan di Zona Perdagangan Bebas
- Pelaut Meninggal Dunia di Singapura, Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi ke Ahli Waris
- KKP Pamerkan Kampung Nelayan Merah Putih Lateng ke Delegasi ASEAN-ID Blue
Amankan Jalur Selat Singapura dan Selat Philips TNI AL – RSN Lakukan Patroli Koordinasi

Keterangan Gambar : Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Chief of Navy Republic of Singapore Navy Rear Admiral Sean Wat melepas secara simbolis salah satu unsur Patkor KRI Surik 645 di Dermaga Changi.Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com(IMN) Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Chief of Navy Republic of Singapore Navy Rear Admiral Sean Wat melepas secara simbolis salah satu unsur Patkor KRI Surik 645 di Dermaga Changi.
Pelepasan ini sebagai simbul dilaksanakannya Patroli Terkoordinasi Indonesia – Singapura-23 (Patkor Indosin-23), Jumat (17/3), di C2 Center, Changi Naval Base, Singapura.
TNI AL mengerahkan 3 unsur KRI dari Koarmada I yaitu KRI Golok 688, KRI Surik 645 dan KRI Sigalu 857.
Baca Lainnya :
- Hubungan Keluarga Harmonis, Awal Kesuksesan Menjalankan Tugas 0
- Totalitas Tangani Covid-19, RS TNI AL Dr Midiyato Suratani Raih Penghargaan dari Kemenkes0
- Kasal: Warakawuri Bagian Penting Dalam Organisasi Persatuan Purnawirawan Angkatan Laut 0
- Generasi Muda Agent of Change & Social Control, TNI AL Tumbuhkan Nilai-nilai Pancasila 0
- Siswa SMA Taruna Nusantara, Atraksi Drum Band di Atas Kapal Perang0
Operasi Patkor Indosin 23 merupakan kerjasama antara Republik Indonesia dan Republik Singapura sebagai negara pantai dalam mengamankan jalur pelayaran Selat Singapura dan Selat Philips.
Patkor Indosin saat ini merupakan patroli terkoordinasi perdana setelah beberapa tahun dihentikan, dengan adanya operasi ini diharapkan agar keamanan kawasan utamanya Selat Singapura akan semakin terjamin serta meningkatkan kepercayaan internasional pengguna jalur pelayaran di perairan tersebut.
Patroli terkoordinasi antara Indonesia dan Singapura ini menunjukkan peningkatan hubungan kerjasama yang baik antar kedua negara untuk terus membangun dan memperkuat sikap saling percaya dengan bersama dalam berpartisipasi untuk menciptakan keamanan dan keselamatan pengguna laut di perairan Selat Singapura sehingga dapat memberikan manfaat yang positif di kawasan.
Kasal pada kegiatan itu didampingi Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksda TNI Denih Hendrata dan Panglima Koarmada I Laksda TNI Erwinķùù S Aldedharma. Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali dalam setiap kesempatan menegaskan bahwa TNI AL siap bekerjasama secara profesional untuk mewujudkan stabilitas kawasan.( Arry/Oryza)











