- Seminar Nasional HPN 2026: Membangun Infrastruktur & Transportasi Pelabuhan Ciwandan Untuk Bante
- Bantu Petambak Garam Genjot Produksi, KKP Terapkan Teknologi SWSO
- Presiden Prabowo dan PM Albanese Tandatangani Traktat Keamanan Bersama
- Baharkam Polri dan Prancis Jajaki Kerja Sama Teknologi Alutsista Modern
- IPC TPK Dorong Budaya Sadar Keselamatan Warakas Nuansa K3 Nasional 2026
- Seminar Nasional HPN 2026: Bangun Infrastruktur, Transportasi dan Pelabuhan Ciwandan untuk Banten
- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K3
- IPC TPK Palembang Melejit Saat Perdagangan Global Lesu, Tumbuh 6,15% Sepanjang 2025
- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
Alhamdulillah... Hafiz dan Hafizah Berprestasi Akan Direkrut Jadi Anggota Polri

Keterangan Gambar : Tim Mabes Polri dan Kemenag membahas rekrutmen hafiz dan hafizah. Foto: Humas Polri
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kementerian Agama (Kemenag) bersama Polri akan merekrut para hafiz dan hafizah berprestasi untuk menjadi polisi.
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi mengatakan, para hafiz (penghafal Alqur'sn) bisa diberdayakan di kepolisian untuk mengisi ruang-ruang keagamaan di masyarakat.
Baca Lainnya :
- Dugaan Pemerasan Syahrul Limpo, Ketua KPK Firli Bahuri Tak Penuhi Panggilan Polisi0
- Kabaharkam Polri Ajak Masyarakat Jayawijaya Jaga Persatuan0
- Apel Pasukan, Satgas Humas Polri Siap Hadapi Pemilu 20240
- Blusukan ke Papua, Kabaharkam Komjen Fadil Sambangi Petani Jagung Bawa Bantuan Pupuk0
- Ini Daftar Lengkap Mutasi 55 Perwira Polri, 6 Kapolda dan Dankorbrimob Diganti0
“Apabila sudah memiliki otoritas, penerimaan masyarakat akan semakin baik. Apalagi diperoleh dari polisi yang hafiz dan ahli tafsir dengan paham keagamaan moderat,” ujar Zayadi dalam keterangan tertulis Humas Polri dikutip Sabtu (21/10/2023).
Zayadi menyampaikan, rencana perekrutan tersebut menjadi keputusan yang dihasilkan dari pertemuan antara Direktorat Penerangan Agama Islam Kementerian Agama bersama Biro SDM Mabes Polri, di Jakarta. Pertemuan berlangsung pada Rabu, 4 Oktober 2023.
Menurut Zayadi, dalam perekrutan nanti teknis persyaratan standar diserahkan ke kepolisian. Nantinya, Kantor Wilayah Kementerian Agama dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) di daerah memegang data para hafiz per tiga tahun.
“Kita menghargai kecakapan minimal yang menjadi standar di kepolisian. Mudah-mudahan formasinya akan banyak dan akan disebarkan ke Polda-polda,” ucap Zayadi.
Ia berharap, perekrutan tersebut menjadi pionir yang dapat memantik kementerian atau instansi lainnya dalam memberdayakan para hafiz berprestasi.
“Saya bayangkan mereka ada di setiap masjid kementerian, masjidnya dimakmurkan oleh alumni juara MTQ ataupun STQH yang moderat,” tandasnya.
REKRUTMEN PROAKTIG
Kepala Biro Dalpers SSDM Polri, Brigjen Pol Nurworo Danang diwakili Kabagdiapers Biro Dalpers SSDM Polri, Kombes Pol Fadly Samad mengatakan, Polri sejak tahun 2019 telah melakukan rekrutmen proaktif melalui jalur afirmatif, penghargaan, dan prestasi. Hal itu tertuang dalam Peraturan Kapolri Nomor 10 Tahun 2019 Tentang Rekrutmen Proaktif Calon Anggota Polri.
“Tahapan rekrutmen itu sudah ada ketentuannya, hanya standarnya kita agak turunkan untuk rekrutmen proaktif, karena tidak mungkin disamakan. Standar ini nantinya diterapkan di masing-masing daerah dengan persyaratan yang disesuaikan,” jelas Fadly.
Ia menambahkan, para hafiz dan hafizah di kepolisian dapat melakukan kegiatan Kamtibmas melalui pendekatan agama. Perekrutan ini akan dibuka pada bulan November hingga Desember dengan formasi sebanyak 700 anggota melalui rekrutmen proaktif. (Riz/Oryza)











