- Meski Terdampak Gempa, Pelindo Tetap Gerak Cepat Bantu Warga Flores
- TNI AL Kerahkan 5 Kapal Perang, 2 Helikopter dan Ratusan Prajurit di Lokasi Gempa Bumi NTT
- The North Green Movement IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional
- Lagi, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah di Bangka Belitung
- Kapal Kendaraan Terbesar Sandar di Patimban, Uji Car Terminal Construction, Berjalan Lancar di Dermaga Paket 5
- Udang Ekuador Diam-diam Masuk Indonesia, KKP: Prioritaskan Produk Dalam Negeri
- Gebyar Kemerdekaan, Pelindo Terminal Petikemas Periksa Kesehatan 200 Balita dan Lansia di Kawasan Pelabuhan
- Menaker Yassierli: Pekerja Kompeten Jadi Kunci Industrialisasi Indonesia
- 4 Ton Ikan Layang Ditebar KKP untuk Warga Jakarta Pusat
- Angkut Bantuan Kemanusiaan ke NTT, Menteri Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan
2 Kapal Perang Indonesia Passing Exercise dengan Kapal Perang Belanda HNLMS Tromp

Keterangan Gambar : KRI Kurau-856 dan KRI Kapitan Pattimura-371 melaksanakan Passing Exercise dengan kapal perang Belanda, HNLMS Tromp (F-803). Foto: Dispenal
indonesiamaritimenewa.com (IMN), JAKARTA: Dua kapal perang KRI Kurau-856 dan KRI Kapitan Pattimura-371 melaksanakan Passing Exercise dengan kapal perang Belanda, HNLMS Tromp (F-803) di perairan Kepulauan Seribu.
Kapal Belanda tersebut melaksanakan kunjungan ke Pelabuhan Jakarta pada tanggal 15 Mei hingga 18 Mei 2024. Kegiatan Passing Exercise merupakan bentuk penghormatan dan pengamanan terhadap kapal perang asing yang memasuki maupun meninggalkan perairan Indonesia. Kunjungan HLMS Tramp ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral antara kedua negara.
Baca Lainnya :
- Perwira Penerbang Patroli Maritim TNI AL dan US Navy Bertukar Ilmu0
- Peserta Latihan Bersama CARAT 2024, Dinner di Lampung0
- Tentara Amerika US Navy dan USMC Renovasi Madrasah di Lampung, Masyarakat Senang0
- Menuju Jalesveva Jayamahe, Pembangunan SDM Prioritas Utama TNI AL0
- Armada Perang TNI AL dan Singapore Navy Uji Kemampuan di Laut Riau0
Keberangkatan kapal perang Belanda tersebut disambut baik oleh TNI AL yakni dengan adanya unsur KRI yang melaksanakan latihan bersama di dalamnya, sekaligus melaksanakan pengawasan dan pengamanan sampai dengan Kapal Perang Belanda tersebut meninggalkan perairan Jakarta.
Dengan adanya Passing Excercise tersebut diharapkan dapat melatih Interoperability serta mempererat hubungan diplomatik antara kedua negara, khususnya Indonesia dan Belanda.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan implementasi dari Program Prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk mewujudkan keamanan dan kedaulatan laut Nusantara. (Arry/Oryza)











