14 Bulan Jelajahi Dunia Bawa Misi Perdamaian, KRI Frans Kaisiepo-368 Harumkan Bangsa

By Indonesia Maritime News 04 Feb 2024, 17:29:46 WIB Internasional
14 Bulan Jelajahi Dunia Bawa Misi Perdamaian, KRI Frans Kaisiepo-368 Harumkan Bangsa

Keterangan Gambar : KRI Frans Kaisiepo-368 (FKO-368) tiba di Tanah Air Usai Emban Misi Perdamaian Dunia. Komandan KRI FKO-368 Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh disambut oleh Dantamal IV Batam Laksma TNI Tjatur Soniarto. Foto: Dispenal


Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Tuntas sudah misi perdamaian dunia yang diemban KRI Frans Kaisiepo-368 (KRI FKO-368) selama 14 bulan menjelajahi belahan dunia, mengarungi samudera, mengharumkan nama bangsa dengan mengunjungi sejumlah negara.

KRI FKO-368 memasuki Tanah Air dengan berlabuh di Dermaga Batu Ampar, Batam, 1 Februari 2024 sebelum ke Jakarta. Sambutan hangat diberikan oleh Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VI Batam.

Kedatangan kapal perang terbaik TNI AL ini disambut langsung oleh Komandan Lantamal IV Batam Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto, beserta Wadan dan para Pejabat Utama (PJU) Lantamal IV Batam. Penyambutan ini sebagai bentuk penghormatan setelah menunaikan misi sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL di Lebanon selama 14 bulan.

Danlantamal IV menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Komandan KRI FKO-368 beserta seluruh prajurit yang telah kembali ke tanah air dengan selamat. "Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 beserta seluruh personel yang terlibat dalam misi ini, karena telah menyelesaikan mandat PBB ini dengan baik tanpa cacat dan tanpa kekurangan", ucap Danlantamal IV, Laksma TNI Tjatur.

Di tempat yang sama Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh juga mengungkapkan tugas yang diemban satgas yang dipimpinnya.

"Kami yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL bertugas menjaga perdamaian di dunia di bawah bendera United Nation/PBB, yaitu menjaga stabilitas keamanan di Laut Mediterania yang merupakan posisi rawan masuknya barang-barang terlarang, terutama senjata, narkoba dan lain-lain", ujarnya.

Keberhasilan yang diperoleh KRI FKO-368 dalam misi penugasannya tentunya tidak lepas dari kerja sama, soliditas, profesionalisme, semangat, kerja keras, dedikasi dan loyalitas yang tinggi dari seluruh prajuritnya.

Baca Lainnya :

Hal ini selaras dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bahwa prajurit Jalasena harus membuktikan kepada dunia bahwa TNI AL memiliki kemampuan yang setara dengan negara maju lainnya. (Riz/Oryza)





Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook