- 80 Tahun TNI AL, Optimisme di Tengah Tantangan Geopolitik
- KRI Kujang-642 Sergap 25 Kontainer Minerba Ilegal Mengandung Bahan Radioaktif, Kasum TNI Tinjau BB
- Iduladha 2026, PELNI Tebar Hewan Kurban di Wilayah Operasional
- 80 Tahun NKRI, Menggantung Asa Kemerdekaan di Semua Sektor
- Semangat Iduladha, KSO TPK Koja Bagikan 33 Sapi & 7 Kambing ke Stakeholder dan Masyarakat
- Siap-siap! Operasi Patuh 2026 Digelar 8-21 Juni, Jangan Langgar Ketentuan ETLE
- Salat Iduladha 1447 H di Geladak KRI Bima Suci di Shanghai China, Pengalaman Religi Taruna AAL Satlak KJK 2026
- Kapal Perang KRI Bung Hatta-370, KRI Teluk Kupang-519 dan Heli JS-1302 Manuver di Daerah Operasi
- Presiden Prabowo Salat Iduladha 1447 H di Paris, Bersama Diaspora Indonesia
- Menteri Trenggono Kurban 5 Sapi Limosin, Berat Rata-rata 1 Ton
Taklukkan Medan Sulit Samudra Atlantik, KRI Conapus-936 Sandar di Afrika Selatan

Keterangan Gambar : Kapal survei Hidro-Oseanografi terbaru TNI AL, KRI Canopus-936 (KRI CNP-936) resmi bersandar di Pelabuhan Cape Town, Afrika Selatan, Senin (13/04/2026). Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kapal survei Hidro-Oseanografi terbaru TNI AL, KRI Canopus-936 (KRI CNP-936) resmi bersandar di Pelabuhan Cape Town, Afrika Selatan, Senin (13/04/2026).
KRI Canopus-936 berhasil yang menyelesaikan pelayaran etape ketiganya, singgah di Afrika Selatan guna rangkaian misi diplomasi maritim.
Pelayaran etape ini menjadi pembuktian ketangguhan unsur TNI AL dalam menaklukkan medan sulit. Bertolak dari Lagos, Nigeria pada Sabtu (4/4) lalu, KRI CNP-936 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Indragiri Yani W, berhasil melintasi Samudra Atlantik Selatan sepanjang 2.600 NM dengan aman, lancar, dan tanpa kendala berarti.
Kedatangan kapal kebanggaan TNI AL tersebut disambut hangat oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia (Konjen RI) di Cape Town, Tudiono didampingi Atase Pertahanan (Athan) RI di Pretoria beserta staf. Kehadiran unsur TNI AL di wilayah ini menjadi simbol penting penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan.
Komandan KRI Canopus-936, Kolonel Laut (P) Indragiri Yani W menegaskan bahwa persinggahan selama tiga hari di Cape Town selain untuk melaksanakan bekal ulang bahan bakar dan logistik, juga akan dioptimalkan untuk menjalankan peran diplomasi maritim. Hal ini sejalan dengan komitmen TNI AL untuk terus meningkatkan kehadiran dan pengaruhnya di kancah global.
Baca Lainnya :
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya0
- Keren! Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Empat F-16 dan Dua T50 Golden Eagle0
- Momen Haru Presiden Prabowo Cium Balita Anak Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon0
- Pilu, Tangis Keluarga Memeluk Peti Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon0
- Tiga Jenazah Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Indonesia0
"Kehadiran kami di sini adalah bagian dari misi besar untuk mempererat kerja sama maritim dan menunjukkan peran aktif diplomasi TNI AL dikancah internasional," tegas Kolonel Laut (P) Indragiri.
Hal tersebut merupakan implementasi nyata kebijakan strategis Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kehadiran unsur TNI AL di kancah internasional bertujuan untuk dalam memperkuat Naval Diplomacy dan membangun kepercayaan antarnegara (confidence building measures). (Bow/Mar)











