- Kepulauan Tersembunyi di Beranda Nusantara, Rumah Nyaman Biota Laut yang Harus Dijaga
- Revitalisasi Pasar Baru Harus Padukan Nilai Kesejarahan, Keberagaman, dan Kekinian
- Tiga Bulan, KKP Ekspor 1.852 Kontainer Udang Bersertifikat Bebas Cesium ke AS
- KKP: Bisnis Rantai Dingin di Lokasi KNMP Dikelola Profesional
- Dua Kapal Perang RI Unjuk Kekuatan di Perbatasan Laut Karang Unarang, Ada Apa ?
- KKP Gandeng Kejagung dan BPKP Perkuat Pengawasan Internal
- Deretan Brand dan Aftermarket Luncurkan Produk Baru di IIMS 2026
- Berthing Window 2026 IPC TPK, Perkuat Sinergi Optimalisasi Layanan Terminal
- Seminar Nasional HPN 2026: Peran Strategis Pelabuhan Banten dalam Sistem Logistik Nasional
- Seminar Nasiona HPN 2026: Pelabuhan Ciwandan Simpul Logistik Berdampak Nyata Bagi Masyarakat Banten
Yacht Asing Kandas di Pulau Nipah, TNI AL Cek Langsung Kondisi Kapal

Keterangan Gambar : Kapal yacht atau kapal pesiar asing kandas di Pairan Nipah. TNI AL mengecek dan memeriksa langsung kondisi kapal. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: TNI Angkatan Laut (TNI AL) berkomitmen untuk selalu menjaga kedaulatan, keamanan dan keselamatan di seluruh wilayah perairan Indonesia. Kali ini KRI Lepu – 861 yang tengah berpatroli, melaksanakan monitoring terhadap Yacht Aphrodite, kapal pesiar yang kandas di Perairan Pulau Nipah.
Kronologi kejadian berawal dari KRI Lepu – 861 mendapat informasi dari Sops Koarmada I bahwa ada kapal yacht asing yang kandas, diperkirakan posisinya di Selatan Pulau Nipah.
Informasi tersebut ditindaklanjuti, Komandan KRI Lepu-861, Mayor Laut (P) Zul Supri Nazara segera mengerahkan kapal yang saat itu sedang melaksanakan Patsek Area C1 untuk bergerak menuju ke sekitar Perairan Pulau Nipah.
Setibanya di lokasi, dilaksanakan investigasi personel Yacht Aphrodite menggunakan sekoci. Yacht Aphrodite tersebut meupakan kapal asing berkebangsaan United Kingdom, yang hendak menuju Phuket, Thailand - Tarempa.
Adapun kondisi kapal pesiar tersebut yakni kemiringan 30°, kebocoran lambung nihil, mesin dan layar baik, bahan bakar 3.500 liter, air tawar 2.000 Liter, serta makanan bahan basah dan bahan kering masih cukup untuk 3 bulan. Di kapal tersebut ada 3 orang Anak Buah Kapal (ABK) termasuk Nahkoda dengan rincian 1 orang asal Australia dan 2 orang asal Myanmar dalam keadaan sehat.
Komandan KRI Lepu-861 menyampaikan bahwa telah melaksanakan koordinasi dengan Posal Pulau Nipah, melaksanakan investigasi langsung terhadap Yacht Aphrodite, dan melaksanakan Waspam dan menunggu air laut pasang.
Karena tidak mengalami kerusakan dan kebocoran, Kapal Yacht Aphrodite telah lepas dari karang setelah air laut pasang. Selanjutnya Yacht tersebut melanjutkan pelayaran menuju Tarempa, tidak ditemukan adanya kebocoran BBM, maupun oli dari Kapal.
Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena yang tengah bertugas di perairan nusantara tetap meningkatkan kesiapsiagaan dalam merespon cepat informasi yang diterima. (Riz/Oryza)
Baca Lainnya :
- Lagi, Kapal TNI AL Evakuasi 488 Warga Korban Erupsi Gunung Ruang dan Bawa Bantuan Sembako0
- Peduli Kesehatan Masyarakat Papua, TNI AL Gelar Bakti Kesehatan dan Pencegahan Stunting0
- Sambut Hardiknas 2024, TNI AL Gelar Turnamen Pencak Silat di Papua Barat Daya0
- Kapal Perang KRI Banda Aceh-593, Berangkatkan Taruna Wreda Menempa Jiwa Maritim0
- 4 Kapal Perang dan Ranpur Amfibi Mendarat di Papua Barat0











