- Dorong UMKM dan Ekonomi Berkelanjutan, Ketum PWI Pusat: Modal Ventura Harus Diperkuat
- Menembus Lokasi Terisolasi di NTT, Lanal Maumere Kerahkan Rigid Buoyancy Boat
- KRI Bung Hatta-370 Salurkan 1,3 Ton Paket Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Rumput Laut dan Agar-agar Indonesia Bebas Tarif Tambahan Section 3 di AS
- Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe Mulai Produktif, Kirim 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor
- Keren! 17 Penyelam KKP, POSSI dan KABL Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Teluk Banten
- TNI AL Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan Narkoba di Perairan Kepri
- Bawa 2,6 Ton Sabu Cair, Kapal Berbendera Tanzania Dikepung Tim BNN, Bea Cukai dan Polda Kepri
- PELNI dan Pelindo Buka Posko Bersama di Tanjung Priok, Gratis Kirim Bantuan Bencana NTT
- Kemnaker Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata Gunung di NTB
Dua Kapal Perang RI Unjuk Kekuatan di Perbatasan Laut Karang Unarang, Ada Apa ?

Keterangan Gambar : Tingkatkan interoperabilitas, Dua KRI Koarmada II, yakni yakni KRI Sidat-851 (KRI SDT) dan KRI Pulau Raas-722 (KRI PRS menggelar latihan bersama di Karang Unarang, Laut Sulawesi. Foto: Puspen TNI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), KARANG UNARANG: Dua unsur kapal perang jajaran Koarmada II yakni KRI Sidat-851 (KRI SDT) dan KRI Pulau Raas-722 (KRI PRS), meningkatkan kesiapsiagaan di Perairan Karang Unarang, Laut Sulawesi.
Peningkatan kewaspadaan dilakukan dengan menggelar latihan bersama dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan interoperabilitas unsur di laut. Latihan digelar di Perairan Karang Unarang, Laut Sulawesi, Minggu (8/2/2026).
Baca Lainnya :
- Dua Kapal Perang TNI AL Perkuat Keamanan Laut Timur Indonesia0
- Kecelakaan di Laut Arafuru, KRI Banjarmasin-592 Selamatkan 12 ABK KM Putra Kwantan0
- Timba Ilmu Bahari: Taruna TNI, Akpol dan Mahasiswa Unhan Berlayar Naik KRI Radjiman Wedyodiningrat0
- Hari Dharma Samudera, Tabur Bunga dan Bakti Sosial di Bangka Belitung0
- Solidaritas Sosial Akabri 1989 untuk Korban Bencana Sumatera, Salurkan Bantuan Besar-besaran0
Latihan tersebut meliputi beberapa serial , antara lain (Commcheck) , Passing Exercise (Passex), Semaphore, Flaghoist, dan RAS Appoarch (Rasap). Seluruh rangkaian latihan dilaksanakan secara terencana dan terkoordinasi dengan menitikberatkan pada prosedur komunikasi, kerja sama taktis, serta profesionalisme prajurit KRI dalam menjalankan tugas di laut.
Selain melaksanakan latihan bersama, keberadaan KRI Sidat-851 dan KRI Pulau Raas-722 yang juga merupakan unsur BKO Guspurla Koarmada II, adalah wujud nyata kehadiran negara dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di wilayah perbatasan.
Dalam pelaksanaannya, unsur KRI melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum di laut guna mencegah serta menghadang berbagai aktivitas ilegal, seperti penyelundupan barang, perdagangan ilegal, serta keluar-masuknya barang tanpa izin resmi ke dan dari wilayah Indonesia.
Komandan KRI Sidat-851, Mayor Laut (P) Hendrick Yudiana, bersama Komandan KRI Pulau Raas-722, Mayor Laut (P) Pungguh Scandya Ardana mengungkap, latihan bersama ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan profesionalisme prajurit KRI SDT dan KRI PRS.
"Melalui latihan yang dilaksanakan secara terencana dan berkesinambungan, diharapkan seluruh prajurit senantiasa siap menghadapi berbagai dinamika serta tantangan tugas operasi, khususnya dalam menjaga keamanan dan menegakkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perairan perbatasan," tandas Mayor Hendrick Yudiana, Komandan KRI Sidat-351. (Bow/Mar)











