- Diikuti 12.128 Peserta, Kemnaker Mulai Gelar Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Damer: Kas Keliling, Edukasi Kebangsaan dan Bakti Kesehatan
- TNI AL Gelar Kompetisi Menembak Fun Shooting Diikuti 29 Negara, Ini Juaranya
- Apel Saka Bahari 2026, Membentuk Generasi Muda Bervisi Maritim, Tangguh, Siap Hadapi Disrupsi
- Perkuat Konektivitas Antarpulau, Pelindo dan AMANAIR Jajaki Layanan Seaplane
- KKP Jemput Bola Bantu Urus Izin Usaha Perikanan Tangkap di Kampung Nelayan Merah Putih
- Lanal Lampung Bekali Materi Bela Negara, Tanamkan Displin Siswa SMAN 11 Bandar Lampung
- TPK Koja Pastikan Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Lancar dan Terjaga Saat Pekerja Sampaikan Aspirasi
- 13 Hari Hilang di Laut, Rachmad Ditemukan Terdampar di Pulau Republik Palau
- Menteri Trenggono Pastikan 6 Program Prioritas Bawa Manfaat bagi Masyarakat, Apa Saja ?
Warga Kunciran Diingatkan
DBD Meningkat Basmi Jentik

Keterangan Gambar : Petugas Puskesmas memberi edukasi dan mengingatkan kepada warga agar setiap saat membersihkan rumah dari sarang jentik dan nyamuk sebagai upaya menghindari penyakit DBD yang meningkat , Rabu, (24/11),FOT: IMN/FAT(
IMN- indonesiamaritimenews.com, TANGERANG:Marak berjangkit demam berdarah (DBD) di RW 7, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Tangerang, warga cemas melapor ke Puskesmas Kunciran Indah.
Puskesmas merespon kemudian mengirim petugas Suci dan Desi melakukan survey, ke RT 08/RW 07,Rabu, ( 24/11/ 2021) Kelurahan Kunciran Indah, Pinang, Ťangerang.
Pantauan IMN-indonesiamaritimenews.com, kedatangan petugas Puskesmas disambut Ibu RT Illian, Ibu Agus sekretaris RT 08, Ibu Yana bendahara RT 08 dan didampingi para kader. Ibu Adit dan 2 kader lainnya,
Baca Lainnya :
Petugas langsung meninjau rumah Pak Mulyono warga RT 08 RW 07 .Dua cucu lelaki paruh baya ini kena DBD dan dirawat rumah sakit.
Petugas langsung mengecek ke dalam rumahnya, tampak ada potensi tempat Jentik di tempayan air, dan tatakan pot bunga karena ada genangan air.
Tindakan langsung dilakukan Petugas. Ember langsung dibersihkan, tatakan pot bunga yang bisa membuat genangan air langsung dibuang tatakannya dan bak mandi dibersihkan serta diberi pembasmi jentik.
Petugas tidak hanya berhenti di situ tetapi kemudian mengunjungi rumah warga lainnya.Tampak juga hadir ketua RT08 Muhammad A.M
Hasil penemuan petugas, "Penemuan kami dilapangan di gang selatan RT 08 ada potensi jentik 50 % dari kunjungan 13 rumah 6 positif ada jentik karena ada genangan air di ember, bak mandi,tatakan pot Bunga dan tadahan dispencer," jelas Suci.
IMN-indonesiamaritimenews.com melihat petugas Puskesmas memberi edukasi dan mengingatkan kepada warga agar setiap saat membersihkan rumah dari sarang jentik dan nyamuk sebagai upaya menghindari penyakit DBD yang meningkat di daerah ini.
Sebelumnya, menurut Muhammad, warga RT 08/RW 07 atas saran Lurah Kunciran Indah, "Kami melakukan kerja bhakti mandiri di rumah warga masing-masing menghindari berkumpul di masa PPKM."
"Warga mulai merasa cemas tentang meningkatnya DBD akhir- akhir ini," tambah Muhammad, "Kami tak mau mengambil resiko maka kami buru- buru melapor ke Puskesmas serta ke Lurah dan mendapat respon positif"
" Terimakasih kepada Dokter Darsono Kepala Puskesmas Kunciran yang responsip menerima laporan kami dan tanggap serta mendatangkan petugas Puskesmas yang mengecek dan memberikan edukasi warga kami, " ungkap Muhammad AM Ketua RT 08.(FAT/MAR)











