- KRI Bima Suci Sandar di Shanghai China, Taruna AAL dan Genderang Suling Bakal Unjuk Kebolehan
- 31.255 Benih Lobster Mau Diselundupkan dari Lampung ke Vietnam, Digagalkan KKP
- ASDP Gandeng Pemprov Aceh Buka Lintasan Jakarta-Malahayati, Perkuat Jalur Logistik Wilayah Barat
- PELNI Angkut 825 Ekor Sapi dari Kupang ke Jakarta, Sambut Iduladha 2026
- Tanduk Rusa, Senapan Angin dan Aneka Sajam Diselundupkan Penumpang Kapal, Disita Prajurit TNI AL di Pelabuhan Ambon
- UKW Angkatan ke-65, Wali Kota Jakpus dan Ketua PWI Jaya Tekankan Pentingnya Kompetensi Wartawan
- Pos TNI AL Muara Kubu dan Masyarakat Patroli Bersama, Awasi Sumber Daya Kelautan
- 9 WNI Korban Kekejaman Israel Tiba di Jakarta, Menlu Sugiono: Terimakasih Pemerintah Turki, Yordan dan Mesir
- Bikin Gemes, Murid-murid TK Hang Tuah Sorong Berseragam Kelasi Tinjau Kapal Perang KRI Bawal-875
- Surabaya Kota Pilihan Rangkaian Nasional Indonesia Coffee Expo 2026, Pengunjung Disuguhi Pengalaman Interaktif
Warga Kunciran Diingatkan
DBD Meningkat Basmi Jentik

Keterangan Gambar : Petugas Puskesmas memberi edukasi dan mengingatkan kepada warga agar setiap saat membersihkan rumah dari sarang jentik dan nyamuk sebagai upaya menghindari penyakit DBD yang meningkat , Rabu, (24/11),FOT: IMN/FAT(
IMN- indonesiamaritimenews.com, TANGERANG:Marak berjangkit demam berdarah (DBD) di RW 7, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Tangerang, warga cemas melapor ke Puskesmas Kunciran Indah.
Puskesmas merespon kemudian mengirim petugas Suci dan Desi melakukan survey, ke RT 08/RW 07,Rabu, ( 24/11/ 2021) Kelurahan Kunciran Indah, Pinang, Ťangerang.
Pantauan IMN-indonesiamaritimenews.com, kedatangan petugas Puskesmas disambut Ibu RT Illian, Ibu Agus sekretaris RT 08, Ibu Yana bendahara RT 08 dan didampingi para kader. Ibu Adit dan 2 kader lainnya,
Baca Lainnya :
Petugas langsung meninjau rumah Pak Mulyono warga RT 08 RW 07 .Dua cucu lelaki paruh baya ini kena DBD dan dirawat rumah sakit.
Petugas langsung mengecek ke dalam rumahnya, tampak ada potensi tempat Jentik di tempayan air, dan tatakan pot bunga karena ada genangan air.
Tindakan langsung dilakukan Petugas. Ember langsung dibersihkan, tatakan pot bunga yang bisa membuat genangan air langsung dibuang tatakannya dan bak mandi dibersihkan serta diberi pembasmi jentik.
Petugas tidak hanya berhenti di situ tetapi kemudian mengunjungi rumah warga lainnya.Tampak juga hadir ketua RT08 Muhammad A.M
Hasil penemuan petugas, "Penemuan kami dilapangan di gang selatan RT 08 ada potensi jentik 50 % dari kunjungan 13 rumah 6 positif ada jentik karena ada genangan air di ember, bak mandi,tatakan pot Bunga dan tadahan dispencer," jelas Suci.
IMN-indonesiamaritimenews.com melihat petugas Puskesmas memberi edukasi dan mengingatkan kepada warga agar setiap saat membersihkan rumah dari sarang jentik dan nyamuk sebagai upaya menghindari penyakit DBD yang meningkat di daerah ini.
Sebelumnya, menurut Muhammad, warga RT 08/RW 07 atas saran Lurah Kunciran Indah, "Kami melakukan kerja bhakti mandiri di rumah warga masing-masing menghindari berkumpul di masa PPKM."
"Warga mulai merasa cemas tentang meningkatnya DBD akhir- akhir ini," tambah Muhammad, "Kami tak mau mengambil resiko maka kami buru- buru melapor ke Puskesmas serta ke Lurah dan mendapat respon positif"
" Terimakasih kepada Dokter Darsono Kepala Puskesmas Kunciran yang responsip menerima laporan kami dan tanggap serta mendatangkan petugas Puskesmas yang mengecek dan memberikan edukasi warga kami, " ungkap Muhammad AM Ketua RT 08.(FAT/MAR)











