- Kemnaker Perkuat Kompetensi Pemandu Wisata Gunung di NTB
- Siap-Siap! Kemnaker Bakal Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch2
- Wapres Gibran Tinjau Pelabuhan Maumere, Pantau Dampak Gempa NTT
- Lewat Jalur Udara, TNI AL Percepat Distribusi Bantuan Logistik untuk Masyarakat NTT
- KM Tidar Bawa 41 Koli Barang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
- Meski Terdampak Gempa, Pelindo Tetap Gerak Cepat Bantu Warga Flores
- TNI AL Kerahkan 5 Kapal Perang, 2 Helikopter dan Ratusan Prajurit di Lokasi Gempa Bumi NTT
- The North Green Movement IPC TPK Dukung Rehabilitasi Mangrove Nasional
- Lagi, TNI AL Gagalkan Penyelundupan 75,7 Ton Pasir Timah di Bangka Belitung
- Kapal Kendaraan Terbesar Sandar di Patimban, Uji Car Terminal Construction, Berjalan Lancar di Dermaga Paket 5
TPS Layani Petikemas Via Kreta Api, Rute Surabaya - Semarang

Keterangan Gambar : PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) melayani peti kemas via kereta api dengan rute Semarang – Surabaya.Foto: Humas TPS
Baca Lainnya :
- TTL Dipercaya Layani Rute Baru ke India dan Timur Tengah di Penghujung Tahun 20230
- Evaluasi Pelayanan, IPC TPK Survei Pelanggan0
- Latma Keris Marine Exercise Tahun 2023, Latihan Menembak Mortir dan General Purpose Machine Gun 0
- Brt20
- Pecut Efisiensi dan Tingkatkan Kontribusi Ekonomi Dirut TTL Raih CEO OF The Year 20230
Indonesiamaritimenewa.com (IMN), SURABAYA: PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) melayani peti kemas via kereta api dengan rute Semarang – Surabaya.
Penyediaan pilihan moda transportasi darat bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia dan PT Bintang Laut Platinum selaku perusahaan jasa angkut peti kemas khusus kereta api, serta bekerja sama dengan Bea Cukai Tanjung Perak. Pelayanan baru ini menambah pilihan transportasi darat bagi Pelanggan dalam melakukan kegiatan ekspor barang.
Selain itu, penggunaan kereta api sebagai pilihan moda transportasi darat menjadi salah satu solusi mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya, sekaligus mampu mempercepat pergerakan barang karena memiliki jalur khusus yang relatif bebas hambatan.
Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo menyampaikan bahwa layanan penerimaan peti kemas melalui kereta api ini menggunakan rangkaian 30 gerbong dengan kapasitas 60 TEUs, sehingga mampu mendukung kelancaran arus ekspor.
“Penerimaan peti kemas menggunakan kereta api sebagai moda transportasi, semakin memperkaya alternatif distribusi barang bagi pelanggan, selain menggunakan truk sebagai moda transportasi hinterland yang tersedia selama ini” ungkap Wahyu.
Untuk menggunakan layanan ini, eksportir dapat membuat job order receiving kereta api yang telah tersedia pada aplikasi online booking TPS CLIQUE-247. Periode stacking layanan ini adalah 120 jam sebelum jadwal tiba kereta api, sedangkan batas waktu melakukan booking (closing time) adalah 6 jam sebelum jadwal tiba kereta api.
Head of Bussdev & International Services PT Bintang Laut Platinum, Iko Sukma Handriadianto menyampaikan rasa syukur serta terima kasih bahwa International Multimoda Railway Service yg dioperasikan pertama di Indonesia untuk Main Line Operator CMA CGM melalui transit port di TPS ini berjalan dengan lancar.
“Hal ini berkat penyesuaian Gate In system Kepabeanan dan Receiving Container rangkaian Kereta Api di Lini 1 Container Yard (CY) TPS yg terkoordinasi dengan cepat dan tepat, baik secara handling maupun kepabeanannya”, ungkap Iko.
Diharapkan dengan semangat sinergi, kolaborasi dan konektivitas yang terintegrasi ini, dapat men-support industri logistik agar lebih efisien, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha dan seluruh stakeholders yang berkontribusi dalam peningkatan ekspor di Indonesia. Dengan semakin baiknya layanan, ke depan diharapkan makin banyak Pelanggan yang menggunakan moda transportasi kereta api logistik yang pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap efisiensi logistic cost di Indonesia. (Arry/Oryza)











