- Budi Daya Lobster di Lombok Timur, KKP Dorong Kemajuan Ekosistem
- Presiden Prabowo Dorong Konektivitas Langsung Indonesia-Rusia, dari Kapal Laut hingga Pesawat
- 4 Kapal Perang TNI AL dan US Navy Dikerahkan di Perairan Jawa, Ada Apa ?
- KKP - ISI Yogyakarta Kembangkan Harta Karun BMKT untuk Ilmu Pengetahuan dan Seni
- Navy Brotherhood, Kapal Perang TNI AL dan Tentera Malaysia Jaga Selat Malaka
- Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi Pengguna Jasa
- Podcast PWI CHANNEL Resmi Diluncurkan, Wamen Komdigi Angga Raka Tampil Perdana
- Pos Binpotmar Pegatan-Tim Gabungan Selamatkan Kapten dan ABK TB Armada Jaya 11
- Direksi PELNI Rayakan Harpelnas bersama Penumpang KM Tidar di Pelayaran Baubau ke Maumere
- Kapal TB Armada Jaya 11 Bawa 7 ABK Tenggelam di Perairan Katingan Kalteng
Meski Terdampak Gempa, Pelindo Tetap Gerak Cepat Bantu Warga Flores

Keterangan Gambar : Pelindo Grup memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), FLORES: Dampak gempa bumi ikut merusak sejumlah fasilitas pelabuhan di wilayah NTT khususnya Pulau Flores. Namun Pelindo tetap bergerak cepat membantu masyarakat.
Dampak bencana gempa bumi yang merusak sejumlah pelabuhan tidak menyurutkan niat PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo. Justru Pelindo Grup bergerak cepat membantu masyarakat terdampak bencana, khususnya di Flores.
Melalui kolaborasi antar-entitas Pelindo Grup dan koordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) BUMN serta BPBD setempat, Pelindo Grup menyalurkan bantuan kemanusiaan. Bantuan tersebut dikirim melalui sejumlah jalur, antara lain melalui Kupang, Labuan Bajo, Surabaya, serta jalur distribusi lainnya untuk memastikan bantuan dapat segera menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Baca Lainnya :
- TNI AL Kerahkan 5 Kapal Perang, 2 Helikopter dan Ratusan Prajurit di Lokasi Gempa Bumi NTT0
- Angkut Bantuan Kemanusiaan ke NTT, Menteri Trenggono Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan0
- Pelindo Tegaskan Komitmen Penguatan Konektivitas untuk Majukan Ekonomi Indonesia0
- PELNI Mulai Angkut Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Dikirim Pakai KM Tidar0
- Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Monas-Dukuh Atas0
Bantuan tersebut merupakan kontribusi Pelindo Grup yang berada di Surabaya, meliputi PT Pelindo Terminal Petikemas (PTP), PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), dan PT Pelindo Marine Service (PMS).
Executive Director 3 Pelindo, Wahyu Widodo, mengatakan kondisi bencana tidak menyurutkan komitmen Pelindo untuk turut hadir membantu masyarakat yang terdampak.
“Meskipun sejumlah fasilitas pelabuhan Pelindo di NTT juga terdampak gempa, kondisi tersebut tidak menyurutkan kepedulian dan komitmen kami untuk membantu masyarakat. Pelindo bergerak cepat bersama entitas Pelindo Grup untuk mengumpulkan dan menyalurkan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak,” ujar Wahyu dalam keterangannya, Kamis (20/8/2026).
Bantuan tahap awal telah diserahkan pada Senin, 17 Agustus 2026 di Ende dan diterima oleh BPBD Kabupaten Ende untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak. Sementara itu, pada Selasa, 18 Agustus 2026, bantuan juga dijadwalkan diserahterimakan di Maumere kepada BPBD setempat. Selain bantuan yang telah tiba, sejumlah bantuan lainnya masih dalam proses perjalanan menuju Ende dan Maumere.
Adapun bantuan yang disalurkan mencakup sembako serta kebutuhan dasar bagi kelompok rentan, khususnya anak-anak dan lansia, antara lain selimut dan kasur. Jenis bantuan tersebut disiapkan berdasarkan koordinasi dengan BPBD setempat agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pengungsi pascabencana.
Seperti diketahui, gempa berkekuatan M7.0 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026). Gempa bumi berdampak rusaknya sejumlah pelabuhan yang dioperasikan Pelindo di Pulau Flores mengalami dampak secara langsung hingga mengganggu layanan opersasi. Dua Pelabuhan mengalami dampak kerusakan ringan di antaranya Pelabuhan Labuan Bajo, Pelabuhan Ende/Ippi, sementara Pelabuhan Maumere mengalami dampak paling parah.
Melalui upaya percepatan pemulihan oleh Pelindo, saat ini pelabuhan – pelabuhan yang sempat terganggu tersebut sudah mulai melakukan pelayanan operasional normal kembali. (Arry/Mar)











