- Kunjungi Pulau Terluar, Dankodaeral VII Tegaskan Komitmen TNI AL Jaga Kedaulatan dan Keamanan Perbatasan NKRI
- Seskoal Gandeng Pemkot Jaksel Menggelar ASRI, Bersih-bersih Sampah dan Ikan Sapu-sapu di Setu Babakan
- KKP Mediasi Sengketa Pemanfaatan Ruang Laut di Sumbawa Barat, Masyarakat dan Pengelola Hotel Sepakat Damai
- KKP Pastikan Aksi Iklim Karbon Biru Berbasis Data dan Sains
- KTT Ke-48 ASEAN, Presiden Prabowo Ajak Percepat Jaringan Energi dan Ketahanan Pangan
- Tim F1QR Lanal Lampung Gagalkan Penyelundupan 620 Ekor Burung Aneka Jenis
- Baharkam Polri Sosialisasi Pra-Audit Pra-Audit Sistem Manajemen Pengamanan Obvitnas di PT Timah Tbk
- Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Presiden Prabowo Subianto Bertolak ke Filipina
- Siaga Hadapi Ancaman Udara, KRI Teluk Sibolga-536 Satfib Koarmada I Asah Kemampuan Tempur
- Tingkatkan Pelayanan dan Pendapatan Negara di Sektor Maritim, Kemenhub Tandatangani Perjanjian Konsesi Strategis dengan Pelindo
Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Kemenhub Gandeng Ombudsman

Keterangan Gambar : Kemenhub menggandeng Ombudsman untuk meningkatkan pelayanan publik. Foto: dok. Kemenhub
Indonesiamaritimenews.com (IMN) JAKARTA: Guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, Kementerian Perhubungan menggandeng Ombubsman. Hal ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kemenhub dengan Ombudsman.
Nota kesepahaman ditandatangani oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Ketua Ombudsman RI Mokhamad Najih, di Gedung Ombodsman Jakarta, Jumat (10/3/2023). Nota Kesepahaman ini yaitu tentang Peningkatan Kualitas Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Bidang Perhubungan.
Kedatangan Menhub ke kantor Ombudsman sekaligus memperingati HUT ke-23 Ombudsman RI, sebuah lembaga negara yang memiliki kewenangan mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik.
Baca Lainnya :
- Genjot PNBP Sektor Perhubungan Laut, Identifikasi Kapal Otomatis Wajib Diterapkan0
- Disambut Hangat, Kunker Ketua Umum PPAD ke Kantor PPAL0
- Modus Robot Trading Raup Rp9 Triliun, Crazy Rich Surabaya Wahyu Kenzo Ditahan0
- Pangkoarmada II Buka Kegiatan 10 Tahun Asean Navy Young Officers Interaction 20230
- Sholat Membentuk Karakter Patriot NKRI Tangguh, Kolinlamil Peringati Isra Miraj0
Adapun ruang lingkup kerja sama yang akan dilakukan meliputi: pencegahan maladministrasi; penyelesaian laporan atau pengaduan atas pelayanan publik di bidang transportasi; pertukaran data dan atau informasi; upaya pengembangan kompetensi sumber daya manusia; serta sosialisasi, edukasi, dan publikasi program antara kedua pihak.
Budi Karya mengatakan, isu pelayanan publik menjadi isu yang strategis di era kemajuan dan keterbukaan informasi saat ini, seiring dengan meningkatkan kesadaran masyarakat akan hak-haknya atas pelayanan publik.
Ombudsman merupakan mitra strategis bagi Kemenhub yang selalu memberikan masukan, saran dan rekomendasi terkait pelayanan publik di bidang transportasi. Segala masukan yang diberikan oleh Ombudsman akan menjadi dasar tindak lanjut perbaikan pelayanan.
Menhub Budi Karys berharap, kerja sama yang dilakukan dengan Ombudsman kali ini menjadi momentum peningkatan pelayanan publik di bidang transportasi.
“Kami secara intensif berkoordinasi dengan Ombudsman. Terima kasih atas berbagai catatan yang diberikan kepada kami. Memang pelayanan yang kami berikan masih jauh dari sempurna, tetapi kami akan selalu berupaya untuk melakukan perbaikan-perbaikan layanan transportasi publik agar semakin baik lagi kedepannya,” ucap Menhub.
LAPORAN TAHUNAN
Bersamaan dengan penandatangan Nota Kesepahaman, juga dilakukan peluncuran laporan tahunan Ombudsman tahun 2022 dan Peluncuran Aplikasi Simpel 4.0 Ombudsman RI. Yaitu sebuah sistem digitalisasi manajemen penyelesaian laporan, termasuk di dalamnya untuk data base dan sarana komunikasi dengan masyarakat pelapor pelayanan publik.
Berdasarkan laporan tahunan Ombudsman tahun 2022, disebutkan bahwa Ombudsman telah menerima sebanyak 8.292 laporan masyarakat dan menerima 11.427 konsultasi masyarakat di seluruh Indonesia.
Ombudsman menyebut, berdasarkan penilaian kepatuhan instansi publik untuk memenuhi standar pelayanan publik, tingkat kepatuhan instansi publik cenderung meningkat. Ombudsman menilai sebanyak 587 Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah.
Hadir dalam kegiatan ini, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, dan para pimpinan dari Kementerian/Lembaga Negara diantaranya ANRI, Setneg, Kemenkumham, Kominfo, Kemenpan-RB, dan Bappenas RI. (Arry/Oryza)











