- Operasi Gugus Tempur Laut, KRI Imam Bonjol Amankan 10 ABK Kapal Ikan Diduga Pakai Sabu
- Bareskrim Polri Sita Pabrik Pemurnian Emas di Sidoarjo, Diduga Tampung Hasil Tambang Ilegal
- Libur Sekolah Pastikan Keselamatan Pelayaran, Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan di Pelabuhan Merak
- Inovasi IPC TPK ReWear Project, Manfaatkan 209 Kg Seragam Bekas
- Dukung Peluang Pelindo Kerja Sama Internasional IPC TPK Terima Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
- KRI Bima Suci Sandar di Vladivostok Port Rusia, Atraksi Genderang Suling Jala Gita Disambut Meriah
- Kembangkan Pelabuhan Kolbano, Kemenhub Dapat Hibah Tanah dari Pemkab Timor Tengah Selatan
- Pemeriksaan Petikemas Dipercepat, Ini Komitmen 3 Intansi Menjaga dan Lancarkan Arus Logistik di Priok
- Bawa Sekilo Sabu di Termos dan 582 Pil Inex dari Malaysia, Nakhoda Disergap Tim Kodaeral IV dan Lanal TBK
- KKP Perkuat Penataan Pesisir dan Perairan di KEK Industropolis Batang
Sampan Dihantam Ombak, Nelayan Tenggelam,TNI AL & Tim SAR Temukan Jenazah

Keterangan Gambar : Prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan (TBA) bersama Basarnas dan Polairud Polda Sumut, berhasil menemukan jenazah nelayan yang tenggelam. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com ( IMN) JAKARTA: Prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Asahan (TBA) bersama Basarnas dan Polairud Polda Sumut, berhasil menemukan jenazah nelayan yang tenggelam.
Korban atas nama Ahmad Sofyan (72) beralamat Kampung Mesjid Kabupaten Labura yang dilaporkan tenggelam dan hilang saat mencari ikan bersama rekannya, di sekitar Perairan Kuala Bagan Asahan, Sumatera Utara, ditemukan Senin (27/3/2023).
Kejadian bermula ketika sampan yang ditumpangi korban bersama rekannya, Tono, terbalik karena hantaman ombak pada malam hari saat mencari ikan. Sesaat setelah sampan terbalik, Tono tersadar telah kehilangan temannya. Tono kemudian diselamatkan oleh nelayan Tanjungbalai yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kecelakaan.
Baca Lainnya :
- FIFA Coret Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, ini Kata Erick Thohir0
- Universitas Mercu Buana Jakarta dan PWI Jaya Lanjutkan Kerja Sama Tridharma Perguruan Tinggi0
- 15 Kapal Siap Angkut 16.767 Pemudik dari Pelabuhan Tanjung Priok0
- Irjen Fadil Imran Kabaharkam Polri, Kapolda Metro Jaya Dijabat Irjen Karyoto0
- Kapal Tannker Pengangkut BBM Terbakar, TNI AL Kerahkan Tim SAR & Kesehatan 0
Selanjutnya Tono dibawa ke kantor SAR untuk minta keterangan atas kejadian kecelakaan yang terjadi. Tim SAR yang terdiri dari Basarnas, TNI AL dan Polairud segera menuju ke lokasi kejadian. Setelah dilakukan pencarian, pada Senin sekitar pukul 15.15 WIB, korban ditemukan di sekitar perairan Kuala Bagan Asahan dalam keadaan meninggal dunia. Personel Patkamla TNI AL Lanal TBA selanjutnya membawa jenazah korban ke RSUD Tanjungbalai.
Tindakan yang dilakukan oleh prajurit Lanal TBA Ini merupakan implementasi perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali yang disampaikan diberbagai kesempatan bahwa TNI AL selalu siap siaga dan harus mampu merespon cepat situasi kedaruratan. "Prajurit Jalasena harus mampu merespon kondisi darurat, terlebih jika masyarakat membutuhkan pertolongan, ataupun melakukan operasi kemanusiaan, dan ini merupakan amanat undang undang tentang tugas TNI dalam melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP),” tandas Kasal. (Arry/Oryza)











