- HARKORDIA 2025, Regional 2 Tanjung Priok :Perkuat Budaya Anti Korupsi & Integritas
- Kapal Nelayan Nyaris Tenggelam, Diselamatkan Armada KKP
- KKP Luncurkan Manual Pengukuran Karbon Biru Lamun Nasional, Ini Fungsinya
- Bakti Kowal untuk Korban Bencana di Sumatera
- 1.207 Generasi Muda Siap Majukan Sektor Kelautan dan Perikanan
- Ekspor Hasil Perikanan Indonesia Terus Meningkat, KKP: Peluang, Manfaatkan
- Ini 3 Edaran PWI Tentang Rangkap Jabatan, KTA dan Donasi Kemanusiaan Bencana Sumatera
- Saudara atau Kolega Anda Terdampak Bencana Banjir di Sumut? PT.PELNI Gratiskan Kirim Bantuan
- Produk Perikanan Indonesia Tembus 147 Negara, 2 Kontainer Udang Lolos Masuk AS
- Presiden Prabowo Kembali Kunjungi Pengungsi Korban Bencana Banjir di Aceh
Sambut Kunjungan PWI Pusat, Jaksa Agung: Kami Butuh Peran Media

Keterangan Gambar : Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin (kanan) menyambut kunjungan Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir di Kantor Kejaksaan Agung Jakarta. Foto: PWI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin mengajak insan pers bersinergi. Tanpa peran media, masyarakat tidak akan mengetahui apa yang dikerjakan pihak kejaksaan.
Hal ini diungkapkan Jaksa Agung saat menerima kunjungan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, beserta jajaran pengurus di Lantai 11 Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (13/11/25). Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Dalam kesempatan itu, Akhmad Munir yang juga menjabat sebagai Direktur Utama LKBN Antara menyampaikan apresiasi atas sambutan ramah dari jajaran Kejaksaan Agung. “Pak, kantornya megah, liftnya harum, dan penyambutannya hangat sekali. Terima kasih atas kehormatannya,” ujar Munir membuka pertemuan.
Baca Lainnya :
- Prajurit KRI Selar-879 Evakuasi Jasad Mengapung di Perairan Balikpapan0
- PWI Pusat Luncurkan 5 Penghargaan Jurnalistik di HPN 2026, Hadiah Total Rp500 Juta, Ini Rinciannya0
- Nelayan Terombang-ambing di Perairan Nusa Penida Diselamatkan Prajurit TNI AL dan Tim SAR0
- Ketum PWI Pusat Akhmad Munir Disambut Prosesi Peusijuk di Banda Aceh0
- Nakhoda KM Rezeki 88 Jatuh ke Laut, Prajurit Posal Kuala Jelai Lakukan Pencarian0
Munir menjelaskan, PWI Pusat saat ini fokus menjalankan tiga program utama untuk memperkuat organisasi dan peran pers nasional.
“Program pertama adalah konsolidasi organisasi pasca dinamika internal beberapa waktu lalu. Kami bersyukur, seluruh permasalahan hukum yang sempat muncul kini telah selesai dengan baik setelah kami bertemu dengan Bapak Kapolri,” ujarnya.
Program kedua, lanjut Munir, adalah pendidikan dan pelatihan wartawan melalui tiga kegiatan utama: Safari Jurnalistik, Sekolah Jurnalisme Indonesia (SJI), dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
“Kami menyelenggarakannya secara mandiri bersama para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan kejaksaan di berbagai wilayah. Tujuannya agar integritas, profesionalitas dan kompetensi wartawan semakin terjaga,” jelasnya.
Hingga kini, PWI memiliki lebih dari 30.000 anggota, di mana sekitar 20.000 lebih di antaranya telah menjalani uji kompetensi. PWI berkomitmen terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) wartawan agar mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.
Munir menambahkan, tantangan industri media saat ini semakin berat akibat disrupsi digital. “Platform digital global telah mengubah pola konsumsi informasi publik dan berdampak besar terhadap keberlanjutan ekonomi perusahaan pers. Karena itu, kami bersama seluruh stakeholder terus berupaya memperkuat ekosistem pers nasional,” ungkapnya.
Selain itu, Munir juga mengundang Kejaksaan Agung untuk hadir dan berpartisipasi dalam Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar di Serang, Banten, pada 9 Februari mendatang.
“Kami berharap Kejagung dan jajaran dapat turut berkolaborasi, khususnya dalam bidang literasi hukum dan kegiatan pameran pada peringatan HPN tahun depan di Banten,” ujarnya.
Jaksa Agung Ajak Sinergi
Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan apresiasi dan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan insan pers. “Bagi kami, pers adalah sahabat yang harus dijaga. Tanpa pemberitaan dari teman-teman media, masyarakat tidak akan tahu apa yang kami kerjakan,” tutur Burhanuddin.
Ia menegaskan, Kejaksaan Agung selalu terbuka terhadap komunikasi dan kerja sama dengan media, baik di tingkat pusat maupun daerah. “Silakan teman-teman di daerah menjalin komunikasi dengan jajaran kami. Jangan sampai tertutup, karena keterbukaan adalah kunci agar masyarakat mengetahui kinerja lembaga kami,” tegasnya.
Burhanuddin juga mengajak seluruh insan pers untuk terus bersinergi dalam menyampaikan informasi yang akurat dan membangun kepercayaan publik. “Ayo kita terus bekerja sama. Kami membutuhkan peran media dalam menyampaikan apa yang telah kami kerjakan kepada masyarakat,” ujarnya.
Pertemuan antara PWI Pusat dan Kejaksaan Agung ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara lembaga penegak hukum dan insan pers, dalam menjaga integritas jurnalisme serta memperkuat literasi hukum nasional.
Pada pertemuan tersebut, Munir juga memperkenalkan pengurus baru PWI Pusat periode 2025-2030 di antaranya Ketua Dewan Kehormatan, Atal S Depari; Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang; Ketua Bidang Pendidikan Agus Sudibyo; Ketua Bidang Kemitraan dan Kerjasama KS Ariawan; Ketua Bidang Hukum Anriko Pasaribu; Ketua Bidang Multi Media dan IT, Hilman Hidayat; Bendahara Umum Marthen Selamet Susanto; Wakil Bendahara Umum Sumber Rajasa Ginting; Ketua Departemen Hankam dan Polri Johnny Handjojo; Ketua Departemen Humas Hengky Lumban Toruan; Ketua Bidang Depkumham Baren Antonio Siagian; Wakil Ketua Depkumham Aiman Wicaksono; Wakil Ketua Departemen Hankam dan Polri Musrifah; Wakil Ketua Bidang Kerjasama Amy Atmanto; Wakil Ketua Bidang Pendidikan Zarman Syah dan Wakil Ketua Komisi Litbang & Kajian, Jimmy Ende.(rls)











