- Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali
- Kinerja Pelindo Terminal Petikemas Tren Positif di Tengah Gejolak Global, 10 Terminal Lampaui Target
- Program Her Impact, Pelindo Group Dorong UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
- Bakti PELNI untuk Sekolah Anak Jalanan, Siswa Yatim dan Panti Sosial
- Command Center Tanjung Priok Ditutup Arus Logistik Nasional Lancar
- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
Rilis Akhir Tahun 2023, Kapolri Pamer Pengungkapan Kasus Narkoba Hingga Karhutla

Keterangan Gambar : Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan pencapaian kinerja Polri Tahun 2023. Foto: indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Polri menggelar rilis akhir tahun 2023 di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (27/12/2023). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan pencapaian kinerja Polri sepanjang 2023, kaleidoskop serta pengungkapan berbagai kasus.
Kapolri juga menyampaikan sejumlah catatan penting dalam rangka menyukseskan agenda nasional dan internasional, serta memastikan stabilitas dalam negeri hingga menyongsong pesta demokrasi Pemilu 2024.
"Kegiatan ini adalah momentum bagi Polri untuk melaporkan capaian kinerja sepanjang tahun 2023 dan sekaligus merupakan wujud akuntabilitas serta transparansi kami kepada masyarakat, sebagaimana Transformasi Menuju Polri yang Presisi,” kata Sigit dalam sambutannya.
Baca Lainnya :
- Operasi Lilin 2023 Kerahkan 129.923 Personel Gabungan0
- Edan! Plat Dinas Polisi dan Nopol Cantik Dijual Rp 55 Juta, Sindikat Pemalsu Diciduk 0
- Nataru 2023-2024, Pelindo Jaga Kelancaran dan Keamanan Penumpang Kapal0
- Tok! Praperadilan Ditolak, Firli Bahuri Tetap Jadi Tersangka Pemerasan SYL0
- Kapolri Lantik 5 Kapoda, Kakorlantas Polri dan Kadensus 880
KASUS NARKOBA
Dalam paparannya, Kapolri mengungkap kinerja soal penanggulangan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba selama 2023. Diungkapkan Kapolri, hingga akhir tahun 2023 sebanyak 39 ribu kasus narkoba berhasil diungkap. Polri berhasil menyita barang bukti senilai Rp. 12,8 triliun dan mampu menyelamatkan 35,7 juta jiwa.
“Dari penyelesaian perkara tersebut, barang bukti yang bisa disita senilai Rp12,8 triliun atau sekitar 7,5 ton ganja, 22.029 batang pohon ganja, 11,5 kg kokain, 1,5 juta ekstasi, 6,1 ton sabu, 105 kg tembakau gorila yang diperkirakan menyelamatkan 35,7 juta jiwa dari penyalahgunaan narkoba,” papar Sigit.
Mantan Kabareskrim Polri ini juga menyebutkan pihaknya juga berhasil melakukan asset tracing terkait narkoba senilai Rp 401,14 miliar dari para pelaku.
Terkait kasus narkoba dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menonjol yang diungkap salah satunya adalah jadingan Freddy Pratama yang turut melibatkan polisi negara lain.
KARHUTLA
Dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) ada penurunan sepanjang 2023. Mantan Kabareskrim ini mengungkapkan, jumlah kejadian karhutla tahun 2023 tercatat sebanyak 194.832 kejadian.
Sementara, luas lahan yang terbakar sebanyak 994 hektare. Jumlah ini menurun jika dibandingkan dengan tahun 2022 yang mencapai 231.794 kejadian dengan luas lahan yang terbakar 1.396 hektare.
Sementara itu, jumlah perkara karhutla yang berhasil diselesaikan pada 2023 juga meningkat. Pada tahun 2022, terdapat 55 perkara karhutla yang berhasil diselesaikan. Sementara itu, pada 2023 jumlah perkara yang berhasil diselesaikan sebanyak 81.
“Jumlah penyelesaian (CC) sebanyak 81 perkara, naik 26 perkara (47,3%) bila dibandingkan dengan tahun 2022 sebanyak 55 perkara,” jelas Jenderal Sigit.
Menurut Kapolri, jika dilihat dari jumlah kejahatannya (CT), terjadi peningkatan. Pada 2022 terjadi 63 kasus karhutla dan sepanjang 2023 terjadi 162 kasus.
“Naik 99 kasus atau 157% bila dibandingkan dengan tahun 2022 sebanyak 63 kasus,” ujar Jenderal Sigit.
Selain itu, Polri dalam penanganan karhutla melakukan beberapa upaya seperti pencegahan dan tindakan, diantaranya seperti sosialisasi kebakaran hutan, bangun menara pemantau, patroli hingga melakukan tindakan water bombing.
Hadir dalam acara tersebut Wakapolri Komjen Agus Ardianto, Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada, Kabaharkam Komjen Fadil Imran dan para pejjabat utama Polri. Hadir pula Ketua KPU Pusat Hasyim Asy'ari, Ketua Kompolnas Benny Mamoto dan sejumlah tokoh media.(Bow/Oryza)











