- Arus Petikemas IPC TPK Pontianak Dinamis Tumbuh 7,47% Sepanjang 2025, Logistik Kalbar Menggeliat
- IPC TPK Implementasi ESG Utamakan Keselamatan Kerja, TKBM Dilatih K3
- IPC TPK Palembang Melejit Saat Perdagangan Global Lesu, Tumbuh 6,15% Sepanjang 2025
- Cek Kesiapan Angkutan Lebaran 2026 Ditjen Hubla Uji Petik di Labuan Bajo
- Integrated Planning & Control IPC TPK Tingkatkan Efektivitas Operasional Pelabuhan Panjang
- 10 Korban Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan, Kasi Basarnas Makassar Sujud Syukur
- Jenazah Pegawai KKP Deden Maulana, Korban Pesawat ATR 42-500 Sudah Teridentifikasi
- Korban Kedua Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Jurang 500 Meter Gunung Bulusaraung
- 3 Karyawan KKP Jadi Penumpang Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Menteri Trenggono: Kami Sedih
- Kodaeral V Hadiri 700 Air Defence Run di Surabaya, Olahraga Terpadu dan Jaga Soliditas
Perkumpulan Perwira TNI/Polri Anak Medan Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera
Pray For Sumatera

Keterangan Gambar : Perkumpulan Perwira TNI/Polri Putra Daerah Sumatera Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Bantuan diserahkan pada Rabu (17/12/2025) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Foto:ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Perkumpulan Perwira TNI/Polri Putra Daerah Sumatera Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera.
Bencana banjir bandang dan longsor telah mengetuk putra daerah Sumatera Utara yang kerap dijuluki 'Anak Medan' untuk berbagi. Penyerahan bantuan dilakukan pada Rabu (17/12/2025) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Bantuan diserahkan oleh perwakilan Paguyuban Perwira Putra Daerah Sumatera Utara yang diwakili tiga perwira tinggi, yakni Marsda TNI Palito Sitorus, Brigjen TNI (Mar) FJH Pardosi, dan Brigjen Pol (Purn) P. Silitonga. Bantuan diterima oleh perwakilan BNPB, untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah terdampak.
Baca Lainnya :
- Pelindo Tanjung Priok Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera0
- Polri dan Pelni Kirim Pasukan Terlatih, 75 Kendaraan dan Bantuan Logistik ke Sumatera0
- Polri Kembali Salurkan 2,1 Ton Bantuan Logistik ke Aceh Tengah0
- Jaga Pasokan LPG di Daerah Bencana, ASDP Kerahkan KMP Aceh Hebat20
- Obati Duka Korban Banjir Bandang di Aceh Tamiang, Tim Trauma Healing TNI AL Gelar Fun Game0
Adapun bantuan yang disalurkan berupa 750 paket sandang yang terdiri atas kaus, pakaian dalam pria dan wanita, celana, daster, pampers, serta pembalut wanita. Seluruh bantuan direncanakan dikirimkan menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara.
Marsda TNI Palito Sitorus menyampaikan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian sebagai putra daerah Sumatera Utara terhadap musibah besar yang menimpa masyarakat Sumatera.
“Kami sangat prihatin atas bencana alam yang begitu dahsyat menjelang akhir tahun ini. Karena itu, kami terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan sosial serupa telah dilakukan sejak tahun 2023, termasuk saat terjadi banjir besar di wilayah Tapanuli Utara. Menurutnya, semangat solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat menjadi komitmen bersama para perwira yang tergabung dalam paguyuban tersebut.
Perkumpulan Perwira TNI/Polri Putra Sumatera Utara sendiri merupakan wadah perwira TNI dan Polri, baik aktif maupun purnawirawan, lulusan Akabri dan Akpol yang berdiri sejak 2023. Organisasi ini memiliki visi menciptakan masyarakat yang sejahtera, adil, dan berdaya melalui pemberdayaan serta pelayanan sosial.
Melalui misi sosialnya, perkumpulan ini berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, pemberian bantuan bagi yang membutuhkan, peningkatan kesadaran sosial dan lingkungan, perlindungan hak-hak masyarakat, serta mendorong partisipasi publik dalam pembangunan dan pengambilan keputusan.
Seperti diketahui, bencana banjir bandang, luapan sungai, dan tanah longsor yang terjadi sejak 22 November 2025 menerjang wilayah utara dan tengah Sumatera, khususnya Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sejumlah daerah terdampak parah antara lain Aceh Tamiang, Kabupaten Agam, Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.
Berdasarkan data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 17 Desember 2025, bencana tersebut menimbulkan korban dalam skala besar dengan jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.059 orang, sementara 192 orang lainnya dinyatakan hilang. (Rls/Mar)











