Obati Duka Korban Banjir Bandang di Aceh Tamiang, Tim Trauma Healing TNI AL Gelar Fun Game

By Indonesia Maritime News 16 Des 2025, 21:30:18 WIB Nasional
Obati Duka Korban Banjir Bandang di Aceh Tamiang, Tim Trauma Healing TNI AL Gelar Fun Game

Keterangan Gambar : Tim Trauma Healing Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) wilayah Banda Aceh memberi dukungan psikologis kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (16/12/2025). Mereka menggelar fun game untuk menghibur anak-anak. Foto: Dispenal



Indonesiamaritimenews.com (IMN), ACEH: Bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumut dan Sumbar menyisakan duka mendalam bagi warganya. Mereka butuh ukuran tangan, mereka butuh pendampingan untuk menghilangkan trauma.

Tim Trauma Healing Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial) wilayah Banda Aceh kembali melaksanakan kegiatan dukungan psikologi kepada masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (16/12/2025). 

Tim Trauma Healing yang dipimpin oleh Mayor Laut (KH) Junaid Ridha Akbar, M.Psi., Psikolog selaku ketua tim, melaksanakan layanan trauma healing khususnya kepada anak-anak yang terdampak bencana. 

Baca Lainnya :

Layanan dukungan psikologi yang diberikan berupa play therapy melalui permainan sederhana dan fun game. Tujuannya untuk mengurangi kecemasan serta dampak psikologis akibat bencana banjir yang dirasakan oleh anak-anak.

Pelaksanaan kegiatan trauma healing ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TNI AL dalam memberikan dukungan psikologis kepada masyarakat terdampak bencana, khususnya anak-anak.

Trauma healing ini bertujuan membantu pemulihan kondisi mental dan emosional pascabencana yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat selaras dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. 

Seperti diketahui, banjir bandang dan longsor memghantam sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh pada 22-25 November 2025. Bencana alam ini menelan korban jiwa lebih dari 900 warga dan ratusan orang lainnya hilang. (Arry/Mar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook