- Lanal Tegal Tanam 10.000 Bibit Mangrove, Warga Pesisir Brebes Dibagikan Sembako
- Komandan Seskoal Hadiri Tasyakuran Hari Pendidikan TNI AL ke-80 di Surabaya
- 1,5 Ton Kayu Stigi Mau Diselundupkan, Digagalkan Kodaeral VII di Pelabuhan Tenau Kupang
- Tasyakuran Hardik TNI AL, Kasal Tekankan Pentingnya Bangun Prajurit Jalasena Unggul dan Profesional
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat Bersama BI dan KRI HIU-634, Sukses Layani Masyarakat di Pulau Terpencil
- Resmikan Museum Marsinah, Presiden Prabowo: Simbol Keberanian Pejuang Buruh
- Tim SFCR TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
- Delegasi TNI AL Tinjau Industri Penerbangan di Italia, Lirik Pesawat A-Viator
- Kapal Survei dan Pemetaan Canggih, KRI Canopus-936 Siap Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia
- Mahasiswa UI Kujungi IPC TPK Mengkaji Kesenjangan Teori Akademik dan Realita Industri Pelabuhan
Pelindo Multi Terminal Terbuka Berkolaborasi Memodernisasi Pelabuhan

Keterangan Gambar : PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), terbuka berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memodernisasi pelabuhan.Foto: Humas SPMT
Indonesiamaritimenews.com (IMN), MEDAN: PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), terbuka berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memodernisasi pelabuhan.
Perusahaan Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) di bidang multipurpose ini, membuka peluang untuk bersinergi dan memodernisasi pelabuhan untuk meningkatkan daya saing logistik nasional.
Baca Lainnya :
- Pelindo Regional 2 Terapkan 9 Elemen CSLR, Drajat Sulistyo: K3 Adalah Mutlak, Bukan Slogan0
- Bulan K3, Terminal Teluk Lamong Bantu Alat Medis Puskesmas0
- Ini Kontribusi Pelindo Regional 2 Terhadap K3 TKBM di Pelabuhan0
- Bulan K3 Nasional Pelindo Multi Terminal dan PMI Medan Gelar Aksi Donor Darah0
- Safety Forum Bulan K3 Nasional, Pelindo Regional 4 Tingkatkan Kapasitas dan Kualitas SDM0
Menurut Direktur Utama Pelindo Multi Terminal Ary Henryanto, biaya logistik di Indonesia masih tergolong tinggi, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti: biaya transportasi, pergudangan, inventaris, dan administrasi.
Beberapa hal yang dihadapi menjadi tantangan utama antara lain: regulasi, efisiensi rantai nilai darat dan laut yang rendah, serta ketidakseimbangan permintaan dan pasokan.
Sisi lain, Ary melihat, "Pelabuhan memegang peranan penting dalam konektivitas maritim. Peningkatan kinerja pelabuhan dapat mengurangi waktu tunggu kapal (port stay), meningkatkan waktu berlayar, dan pada akhirnya menurunkan biaya logistik secara keseluruhan."
Kami menyambut baik, lanjut Ary, partisipasi berbagai pihak untuk bersama-sama membangun infrastruktur pelabuhan yang modern dan efisien.
Alasannya, "Kemitraan akan mempercepat transformasi pelabuhan dan memberikan manfaat yang signifikan bagi perekonomian nasional," kata Ary pada Diskusi 'Masa Depan Maritim Indonesia pada Era Pemerintahan Baru Seperti Apa?' di Jakarta Rabu (19/2).
SPMT melakukan dua langkah strategis untuk memperbaiki layanan, yaitu peningkatan kinerja layanan pelabuhan dan pengembangan ekosistem maritim. Tujuan dari strategi ini adalah untuk meningkatkan kinerja pelabuhan, konektivitas, dan efisiensi jaringan pelayaran, serta mendukung penurunan biaya logistik nasional.
Ary meyakini Integrasi antara kawasan industri dan pelabuhan sangat penting untuk menciptakan efisiensi biaya. "Kami percaya dengan kolaborasi berbagai pihak, kita dapat mewujudkan pelabuhan yang modern, efisien, dan berdaya saing global."
Pelindo Multi Terminal sebagai bagian dari Pelindo, tandas Ary, turut melakukan transformasi layanan untuk mengurangi waktu port stay melalui standardisasi layanan serta integrasi pelabuhan dan kawasan industri.(Arry/Oryza)











