- Ladokgi TNI AL Peduli Kesehatan Lansia
- Setetes Darah untuk Kehidupan, Bakes Lanudal Jakarta di HUT ke-70 Penerbangan TNI AL
- Atraksi Budaya Nusantara Tim KJK 2026 di KRI Bima Suci Memukau Pejabat di Busan Korea Selatan
- 6 Pati TNI AL Berganti Jabatan
- Hari Lingkungan Hidup, PELNI Gelar Penghijauan dan Daur Ulang Limbah
- KRI Bima Suci Bawa Taruna AAL Tiba di Busan, Bawa Misi Diplomasi Maritim Indonesia
- KKP Tegaskan Komitmen Perkuat Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan
- KKP Sergap Kapal Asing MV Silver Island, Bawa 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
- Jelang Libur Sekolah 2026 Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan Kapal di Pelabuhan Ternate
- Amanah Jabatan dan Rasa Malu
Pelindo Layani Bongkar Muat Beras Impor 24 Jam Non Stop di 16 Pelabuhan

Keterangan Gambar : Pelindo.Foto: dok.Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo ikut membantu realisasi impor beras dengan membuka layanan bongkar muat 24 jam dan selama 7 hari non stop. Pelayanan untuk bongkar beras impor ini dilakukan di pelabuhan dari ujung timur hingga barat Indonesia.
Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono memgatakan pola layanan 24/7 atau 24 jam 7 hari dalam seminggu, sudah diterapkan sejak beberapa tahun lalu.
Baca Lainnya :
- Jelang Tutup Tahun 2023, Terminal Petikemas Surabaya Tambah New Service KCI0
- Genjot Perekonomian Sumut, PT PPK Promosikan Investasi di Ajang NSI Day 20230
- Menhub:Indonesia Negara Kepulauan APBMI Dibutuhkan Lancarkan Logistik & Meminimalisir Harga0
- Terminal Teluk Lamong Dipercaya Layani Service Inter Asia, Kontribusi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia0
- Genjot Kualitas Layanan Angkutan Laut, Pelni Didorong Tingkatkan PSO 0
"Waktu kerja ini berlaku untuk semua jenis komoditas yang akan dibongkar muat, termasuk beras. Di sini kami ingin memastikan kelancaran arus barang di pelabuhan tetap terjamin," kata Arif Suhartono dalam keterangan tertulis, Minggu (12/11/2023).
Diungkapkan Arif, dari Januari-Oktober 2023 pihaknya telah melakukan bongkar beras impor di 16 pelabuhan yang dikelola Pelindo dengan melayani 138 kapal. Sedangkan volume beras yang dibongkar mencapai 1.431.615 ton.
Adapun bongkar beras impor tersebut dilakukan di Pelabuhan Panjang, Bitung, Tanjung Wangi, Teluk Bayur, Tanjung Perak (Jamrud), Lhoksumawe, Malahayati, Belawan, Dumai, Tenau Kupang, Tanjung Emas, Tanjung Priok, Balikpapan, Ambon, Sorong dan Papua.
"Di manapun proses bongkar beras dilakukan, pelabuhan yang dikelola Pelindo pada prinsipnya siap memberikan layanan 24/7 dan tentunya kelancaran arus barang ini dapat terwujud jika seluruh elemen yang terkait juga dapat memberikan pola waktu kerja yang sama," tutur Arif.
Layanan 24/7 pelabuhan juga harus diimbangi pihak-pihak terkait termasuk Bulog yang juga menyiapkan gudang-gudang beroperasi 24 jam. Tujuannya yakni memperlancar pembongkaran dan penyimpanan beras untuk distribusi ke masyarakat.
Seperti diketahui, Bulog telah menandatangani kontrak impor beras sebesar 1 juta ton. Kuota tersebut akan dikirim bertahap, di mana 600 ribu ton akan datang lebih dulu dan 400 ribu ton sisanya menyusul di Januari 2024. ( Arry/Oryza)











