- Arus Barang Melonjak 8,2% Tembus 2,8 Juta TEUs, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional
- Pelindo Perkuat Peran Indonesia di Jalur Pelayaran Internasional, Kembali Layani Ship-to-Ship di Nipa
- Wamenaker: Sertifikasi Kompetensi Pekerja BUMN Bukan Sekadar Formalitas
- Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kucurkan Beasiswa untuk 50 Siswa SD hingga SMA
- Presiden Prabowo Lantik Kepala BNPB, Kepala-Wakil Kepala BPGMN dan 4 Wakil Menteri
- Teken MoU, PWI-Lemhannas Komitmen Jaga Ketahanan Nasional
- Tukar Jabatan, Maruli Simanjuntak Jabat Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD
- Kemnaker Buka Pendaftaran Seleksi Administratif Calon Hakim Ad Hoc PHI, Catat Tanggal dan Syaratnya
- Aksi Sosial Lintas Benua, Satgas Port Visit 2026 Kerja Bakti Gotong Royong di Republik Fiji
- Satgas Terpadu Port Visit 226 Hadiri Hari Kemerdekaan Fiji
Markas TNI AL dan Paguyuban Hiu Kencana Gelar Seminar Hiu Kencana Tahun 2026
Angkat Tema Integrated Maritime Surveillance System For Indonesia

Keterangan Gambar : TNI Angkatan Laut dalam hal ini Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) bekerjasama dengan Paguyuban Hiu Kencana, hari ini menggelar Seminar Hiu Kencana tahun 2026 dengan mengusung tema "Integrated Maritime Surveillance System For Indonesia.Foto: Property of Indonesiamaritimenews.com
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Langit mulai disinari cahaya mentari yang tampak mulai garang. TNI Angkatan Laut dalam hal ini Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) bekerjasama dengan Paguyuban Hiu Kencana, hari ini menggelar Seminar Hiu Kencana tahun 2026.
Seminar mengusung tema "Integrated Maritime Surveillance System For Indonesia: Penguatan Pengendalian Ruang Martim Atas dan Bawah Air Dalam Mendukung Politik Pertahanan Negara Menghadapi Dinamika Geopolitik Global" yang diselenggarakan di Auditorium Jos Soedarso Seskoal, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026).
Paguyuban Hiu Kencana anggotanya adalah Para Senior Kapal Selam Angkatan Laut, salah satu anggotanya adalah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr.Muhammad Ali. Seminar ini juga membahas alutsista handal kapal selam.
Baca Lainnya :
- Gunung Anak Krakatau Meletus, Lanal Lampung Bagikan Masker0
- Keren, Formasi Laut Kapal Perang TNI AL dan Maritim Amerika di Laut Banten0
- 4 Kapal Perang TNI AL dan US Navy Dikerahkan di Perairan Jawa, Ada Apa ?0
- Navy Brotherhood, Kapal Perang TNI AL dan Tentera Malaysia Jaga Selat Malaka0
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Pulau Damer: Kas Keliling, Edukasi Kebangsaan dan Bakti Kesehatan0
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kepala Dispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul, M. Han menjelaskan, "Seminar Nasional Hiu Kencana TA 2026 adalah kegiatan seminar nasional yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Hiu Kencana Tahun 2026, sebagai forum strategis untuk membahas penguatan kemampuan surveillance maritim terpadu pada domainpermukaan (surface) dan bawah air (subsurface) guna mendukung terwujudnya sistem pengawasan maritim nasional yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan."
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr.Muhammad Ali sebagai keynote speaker, membahas strategi pembangunan kekuatan bawah air TNI Angkatan Laut menuju Indonesia Emas 2045. Selain Kasal, juga turut mengundang Gubernur Lemhanas RI, Dr.H.TB.Ace Hasan Syadzily,M.Si dan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Laksamana TNI (Purn) Dr.Didit Herdiawan, MPA., MBA., sebagai keynote speaker.
Dalam seminar tersebut, para peserta menerima paparan dari 4 narasumber terdiri dari Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian (Wakil Kepala BRIN); Laksamana Muda (Laksda) TNI Ariantòyo Condrowibowo (Komandan Seskoal); Dr. Kaharuddin Djenod, M.Eng (Direktur Utama PT. PAL Indonesia); serta Jonathan Cooke (Thales Group).
Kegiatan seminar yang digelar tatap muka maupun secara video conference ini diikuti sebanyak 203 peserta. "Para peserta dari personel TNI AL juga dari perwakilan Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Markas Besar (Mables) TNI, Badan Keamanan Laut (Bakamla) Paguyuban Hiu Kencana, akademisi dan peneliti dari berbagai universitas, media massa, serta beberapa perusahaan undangan terkait," tandas Kepala Dispenal. (Arry/Mar)











