- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
- PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Ekspor Perdana Wind Mill Tower ke Kanada
- Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Dorong Generasi Muda Pesisir Mandiri
- Arus Logistik Meningkat, Merauke Butuh Depo Peti Kemas di Luar Pelabuhan
- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia Timur, KKP Terjunkan 87 Surveyor
- Perkuat Layanan Petikemas Teluk Bayur, IPC TPK Tambah Reach Stacker
Kejuaraan International Moslem Pencak Silat Competition 2025, Puspenerbal Raih Kontingen Terbaik

Keterangan Gambar : Pesilat binaan Puspenerbal meraih predikat Kontingen Terbaik dan Pesilat Terbaik Kategori Usia Dini di ajang Kejuaraan International Moslem Pencak Silat Competition (IMPSC) Tahun 2025. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Pesilat binaan Pusat Penerbangan TNl Angkatan Laut (Puspenerbal) kembali meraih prestasi membanggakan. Kali ini tim atlet dinobatkan sebagai Kontingen Terbaik dan Pesilat Terbaik Kategori Usia Dini di ajang Kejuaraan International Moslem Pencak Silat Competition (IMPSC) Tahun 2025.
"Ini ada capaian yang luar biasa kami rasakan, dan ini akan menjadi vitamin bagi kami untuk terus memacu diri dalam pembinaan Pencak Silat di Puspenerbal ke arah yang lebih baik untuk event berikutnya," terang Pelatih Utama Pencak Silat Puspenerbal, Letnan Kolonel (KH) Sugiarto usai upacara penutupan, Jumat (19/9/2025) malam.
Pelatih Utama yang sehari hari menjabat sebagai Irdalog Inspektorat Puspenerbal mengatakan, Kejuaraan IMPSC 2025 yang digelar lima hari di Indomilk Indoor Stadium Tangerang, Banten mulai 15 hingga 19 September 2025 ini diikuti oleh 3.500 pesilat Se-lndonesia dan puluhan peserta dari Mesir, Palestina, Alzajair dan Turki.
Baca Lainnya :
- Panglima TNI Cup Archery 2025 Kategori Paralon Pelajar, Ini Nama-nama Juaranya0
- Hari Pertama Kejurnas Panglima TNI Cup Archery Open 2025, Pasmar 2 Surabaya Borong 7 Emas0
- Danlanal Yogyakarta Cup 2025, Atlet Dayung Ksatria Perkasa Torehkan Prestasi0
- Catur, Pertandingan Asah Otak Khas 17 Agustusan Digelar Lanudal Sabang0
- Extreme Festival 2025, Renang Arungi Selat Madura Prajurit TNI AL Tetap Terdepan0
"Pada event ini, Kontingen Puspenerbal menurunkan 11 atlet, dimana 5 orang di antaranya adalah prajurit Puspenerbal, dan 6 orang atlet binaan Puspenerbal yang berstatus pelajar," terang Letkol Sugiarto.
Melalui Predikat Kontingen Terbaik dan Pesilat Terbaik Kategori Usia Dini ini, Kontingen Puspenerbal mendulang 10 medali yang terdiri dari 5 medali emas, 2 medali perak dan 3 medali perunggu.
5 Medali Emas diraih oleh Nadhilah Salsabila, Deby Juno, Safa, Amera dan Dava. Kemudian 2 Medali Perak disumbang oleh Deby Juno dan Adisty, sedangkan 3 Medali Perunggu didulang Serda Mpu Edi Haryadi, Serda Jas Aji Pratama dan Kld Mpu Krisnanda.
Menurut Sugiarto, prestasi ini merupakan buah dari kesungguhan, keseriusan para atlet dalam menyiapkan dari sebelum bertanding.
“Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh Atlet untuk terus berkarya dan berprestasi, baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional,” ujarnya.
Sugiarto juga berpesan kepada para atletnya agar prestasi ini tidak membuat terlena, merasa puas dan menurunkan porsi dan semangat berlatih. Diharapkan prestasi ini bukan prestasi yang terakhir, tetapi pemicu untuk meraih prestasi dikejuaraan selanjutnya.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Komandan Puspenerbal, Laksda TNl Bayu Alisyahbana, para Pejabat Utama dan Kasatker Jajaran Puspenerbal yang telah memberikan dukungan penuh terhadap Tim Pencak Silat Puspenerbal, sehingga tim mampu untuk berprestasi.
“Alhamdulillah, dengan dukungan full dari pimpinan, kita akan terus berbenah, terus berkarya, dan terus berkompetisi untuk meraih yang terbaik,” tukasnya. (Arry/Oryza)











