- Seminar Regional ASEAN, Kemnaker Tekankan Pelindungan Hak Tenaga Kerja pada Perdagangan antar Negara
- TNI AL Kembali Temukan Pelampung di Selat Sunda, 5 Jurnalis Hilang Belum Terlacak
- Apel Siaga HUT ke-81 TNI AL, Kasal Tegaskan Prajurit dan Alutsista Siaga Bencana
- IPC TPK Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
- Peduli Warga Terdampak Gempa di Pulau Flores, Kemnaker Salurkan Bantuan
- Pencarian 5 Jurnalis di Perairan Banten, TNI AL Temukan Pelampung dan Botol Mengapung
- Ketua PWI Jaya: Menuju 5 Abad Jakarta, Anugerah Jurnalistik MHT 2026 Baru Tahap Pemanasan
- Hari ketiga pencarian 5 Jurnalis, TNI AL dan Tim SAR Gabungan Terus Sisir Selat Sunda
- Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA
- Forum FAO di Roma, Indonesia Komitmen Perkuat Perikanan Skala Kecil Lewat KNMP
KA Argo Bromo Anggrek Terjang KRL di Stasiun Bekasi Timur, Dipicu Taksi Mogok

Keterangan Gambar : Tabrakan kereta api antara Kereta Argo Bromo Anggrek Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Foto: video warga
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BEKASI: Tabrakan kereta api antara Kereta Argo Bromo Anggrek Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, terjadi Senin (27/4/2026) malam. Dalam insiden tersebut dilaporkan ada 2 orang penumpang tewas.
Informasi yang dihimpun indonesiamaritimenews.com peristiwa terjadi sekitar pukul 20.55 WIB berawal ketika KRL rute Jakarta-Bekasi dengan 10 rangakaian tersebut berhenti. KRL ini berhenti karena ada taksi yang mogok di perlintasan sebidang lalu tertemper kereta lain.
Baca Lainnya :
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang0
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka0
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %0
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut0
- Hasil Survei Kepuasan Publik: ASDP Sukses Kelola Mudik Lebaran 20260
Tiba-tiba datang dari arah belakang kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan kecepatan tinggi menghantam KRL hingga lokomotifnya tembus ke gerbong belakang. Gerbong 10 yang dikhususkan untuk perempuan terpental keluar rel dan terbelah. Korbanpun bergelimpangan.
Dentuman keras ini mengagetkan warga sekitar serta para pengguna jalan. Dalam sekejap situasi sekitar Stasiun Bekasi menjadi gempar. Jerit tangis minta minta tolong menggema, para penumpang dari gerbong lain berebut keluar menyelamatkan diri.
Dalam video yang beredar, gerbong 10 yang diperubtukkan khusus wanita terbelah setelah dihantam KA Argo Bromo dari belakang. Para petugas mengevakuasi puluhan penumpang yang kondisinya luka parah.
Tak lama kemudian sejumlah ambulans berdatangan dan para petugas mengevakuasi korban ke rumah sakit. Data sementara ada dua orang yang meninggal dunia.
"Tercatat di rumah sakit ada dua korban meninggal dunia," jelas Manager Humas DAOP 1 Jakarta, Franoto Wibowo, kepada wartawan.
Tim SAR dari Basarnas, personel TNI, Polri dan tim kesehatan berdatangan menolong korban. Tim Basarnas memasuki gerbong melalui jendela berupaya mengevakuasi korban secepat mungkin. Hingga kini proses evakuasi masih terus berlangsung. (Bow/Mar)











