- 2.140 Kapal Diperiksa Ditjen Hubla, Jaga Keselamatan Angkutan Nataru 2026-2027
- Keselamatan Pelayaran Jadi Prioritas, TNI AL Tinjau Fasilitas Penyeberangan Pelabuhan Merak
- Singgah Perdana di Pelabuhan Donggala, KM Dorolonda Perkuat Konektivitas Sulawesi Tengah
- Insiden KM Lawit di Ende, PELNI Siapkan Alternatif Transportasi Layani Penumpang Terdampak
- Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Rp3,48 T Digagalkan, Kapolri: 5,8 Juta Penduduk Terselamatkan
- Buoy dan Oil Boom Terpasang di Lokasi Bangkai KMP Batumandi, ASDP Perkuat Penanganan
- Pelindo-Jamdatun Kerja Sama Pemahaman Kepatuhan Hukum
- Merajut Masa Depan, Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar
- Stok Beras Nasional 4,56 juta ton, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
- Menaker Minta Kuota MagangHub BRI Diperluas
KA Argo Bromo Anggrek Terjang KRL di Stasiun Bekasi Timur, Dipicu Taksi Mogok

Keterangan Gambar : Tabrakan kereta api antara Kereta Argo Bromo Anggrek Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Foto: video warga
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BEKASI: Tabrakan kereta api antara Kereta Argo Bromo Anggrek Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, terjadi Senin (27/4/2026) malam. Dalam insiden tersebut dilaporkan ada 2 orang penumpang tewas.
Informasi yang dihimpun indonesiamaritimenews.com peristiwa terjadi sekitar pukul 20.55 WIB berawal ketika KRL rute Jakarta-Bekasi dengan 10 rangakaian tersebut berhenti. KRL ini berhenti karena ada taksi yang mogok di perlintasan sebidang lalu tertemper kereta lain.
Baca Lainnya :
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang0
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka0
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %0
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut0
- Hasil Survei Kepuasan Publik: ASDP Sukses Kelola Mudik Lebaran 20260
Tiba-tiba datang dari arah belakang kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan kecepatan tinggi menghantam KRL hingga lokomotifnya tembus ke gerbong belakang. Gerbong 10 yang dikhususkan untuk perempuan terpental keluar rel dan terbelah. Korbanpun bergelimpangan.
Dentuman keras ini mengagetkan warga sekitar serta para pengguna jalan. Dalam sekejap situasi sekitar Stasiun Bekasi menjadi gempar. Jerit tangis minta minta tolong menggema, para penumpang dari gerbong lain berebut keluar menyelamatkan diri.
Dalam video yang beredar, gerbong 10 yang diperubtukkan khusus wanita terbelah setelah dihantam KA Argo Bromo dari belakang. Para petugas mengevakuasi puluhan penumpang yang kondisinya luka parah.
Tak lama kemudian sejumlah ambulans berdatangan dan para petugas mengevakuasi korban ke rumah sakit. Data sementara ada dua orang yang meninggal dunia.
"Tercatat di rumah sakit ada dua korban meninggal dunia," jelas Manager Humas DAOP 1 Jakarta, Franoto Wibowo, kepada wartawan.
Tim SAR dari Basarnas, personel TNI, Polri dan tim kesehatan berdatangan menolong korban. Tim Basarnas memasuki gerbong melalui jendela berupaya mengevakuasi korban secepat mungkin. Hingga kini proses evakuasi masih terus berlangsung. (Bow/Mar)











