- Inovasi IPC TPK ReWear Project, Manfaatkan 209 Kg Seragam Bekas
- Dukung Peluang Pelindo Kerja Sama Internasional IPC TPK Terima Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
- KRI Bima Suci Sandar di Vladivostok Port Rusia, Atraksi Genderang Suling Jala Gita Disambut Meriah
- Kembangkan Pelabuhan Kolbano, Kemenhub Dapat Hibah Tanah dari Pemkab Timor Tengah Selatan
- Pemeriksaan Petikemas Dipercepat, Ini Komitmen 3 Intansi Menjaga dan Lancarkan Arus Logistik di Priok
- Bawa Sekilo Sabu di Termos dan 582 Pil Inex dari Malaysia, Nakhoda Disergap Tim Kodaeral IV dan Lanal TBK
- KKP Perkuat Penataan Pesisir dan Perairan di KEK Industropolis Batang
- KKP Gandeng SnackVideo Kembangkan SDM Kelautan Perikanan
- 1.300 Ikan Napoleon BB Penyelundupan Akhirnya Dilepas KKP ke Laut
- Kemenhub Gelar Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Pemanduan Kapal
KA Argo Bromo Anggrek Terjang KRL di Stasiun Bekasi Timur, Dipicu Taksi Mogok

Keterangan Gambar : Tabrakan kereta api antara Kereta Argo Bromo Anggrek Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) malam. Foto: video warga
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BEKASI: Tabrakan kereta api antara Kereta Argo Bromo Anggrek Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, terjadi Senin (27/4/2026) malam. Dalam insiden tersebut dilaporkan ada 2 orang penumpang tewas.
Informasi yang dihimpun indonesiamaritimenews.com peristiwa terjadi sekitar pukul 20.55 WIB berawal ketika KRL rute Jakarta-Bekasi dengan 10 rangakaian tersebut berhenti. KRL ini berhenti karena ada taksi yang mogok di perlintasan sebidang lalu tertemper kereta lain.
Baca Lainnya :
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang0
- Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia, Dunia Pers Indonesia Berduka0
- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %0
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut0
- Hasil Survei Kepuasan Publik: ASDP Sukses Kelola Mudik Lebaran 20260
Tiba-tiba datang dari arah belakang kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek dengan kecepatan tinggi menghantam KRL hingga lokomotifnya tembus ke gerbong belakang. Gerbong 10 yang dikhususkan untuk perempuan terpental keluar rel dan terbelah. Korbanpun bergelimpangan.
Dentuman keras ini mengagetkan warga sekitar serta para pengguna jalan. Dalam sekejap situasi sekitar Stasiun Bekasi menjadi gempar. Jerit tangis minta minta tolong menggema, para penumpang dari gerbong lain berebut keluar menyelamatkan diri.
Dalam video yang beredar, gerbong 10 yang diperubtukkan khusus wanita terbelah setelah dihantam KA Argo Bromo dari belakang. Para petugas mengevakuasi puluhan penumpang yang kondisinya luka parah.
Tak lama kemudian sejumlah ambulans berdatangan dan para petugas mengevakuasi korban ke rumah sakit. Data sementara ada dua orang yang meninggal dunia.
"Tercatat di rumah sakit ada dua korban meninggal dunia," jelas Manager Humas DAOP 1 Jakarta, Franoto Wibowo, kepada wartawan.
Tim SAR dari Basarnas, personel TNI, Polri dan tim kesehatan berdatangan menolong korban. Tim Basarnas memasuki gerbong melalui jendela berupaya mengevakuasi korban secepat mungkin. Hingga kini proses evakuasi masih terus berlangsung. (Bow/Mar)











