- Disandera Militer Israel, 9 WNI Ditendang, Dipukul, Disetrum
- 9 WNI Disandera Israel Akhirnya Dibebaskan, Menlu Sugiono: Pemerintah Mengecam Perlakuan Tidak Manusiawi
- Bagaimana Keterlambatan Kecil Menjelma Menjadi Pengeluaran Nasional?
- Diwisuda Kasal, 240 Perwira Remaja AAL Calon Pemimpin Masa Depan Siap Mengabdi
- Dibawa Naik Kapal Perang KRI Marlin-877 di Kepulauan Selayar, Bocah TK Kepingin Jadi Tentara
- Awal Triwulan II 2026, IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif
- PELNI Sabet CSR Award 2026: Sukses Berdayakan Warga Desa dan Dorong Ekonomi Masyarakat di Cianjur
- Perkuat Kerja Sama Maritim, Petinggi Angkatan Laut Singapura Temui Wakasal
- Jelang Iduladha 2026, Pelindo Petikemas dan Pemkot Surabaya Pastikan Hewan Kurban Sehat
- PT Terminal Teluk Lamong Gandeng BRIN Gelar Pelatihan Pengayaan Diversivikasi Tumbuhan
Hilirisasi Komoditas Udang di Kebumen, Tumbuhkan Wirausaha dan UMKM

Keterangan Gambar : Kementerian Kelautan dan Perikanan memperkuat hilirisasi produk komoditas udang di Kebumen, Jateng. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN),KEBUMEN: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperkuat hilirisasi produk perikanan di wilayah Kebumen, Jawa Tengah, melalui penumbuhan wirausaha dan UMKM pengolahan diversifikasi produk udang.
Dirjen PDSPKP, Budi Sulistiyo mengatakan kegiatan tersebut menjadi titik awal membangun ekosistem usaha udang.
"Kegiatan ini menjadi titik awal membangun ekosistem usaha udang terintegrasi hulu dan hilir antara pelaku usaha, lembaga keuangan, serta mitra lainnya, agar menjadi motor penggerak ekonomi di daerah," ujar Budi Sulistiyo dalam keterangan tertulis dikutip Kamis (20/7/2023).
Baca Lainnya :
- Program Smart Fisheris Village Dongkrak PNBP Layanan Perikanan0
- Arsenio dari Panama Sekjen IMO,Terpilih di Empat Putaran Terakhir, Indonesia Dukung Penuh0
- Kawal PNPB 24 Jam, Begini Peran Syahbandar di Pelabuhan0
- Pengawasan Pantura Ditingkatkan, KKP Tambah Stasiun PSDKP0
- Merusak Ekosistem Mangrove, Proyek Reklamasi di Kepri Ditutup KKP0
Melalui rangkaian kegiatan ini, Budi juga mengajak perangkat daerah untuk terus menyosialisasikan proses perizinan dan sertifikasi usaha bisa dipercepat. Dia mencontohkan hadirnya gerai pelayanan usaha yang juga melayani akses permodalan.
"Dukungan dari Dinas dalam hal ini juga sangat diperlukan, agar upaya untuk mendorong UMKM kelautan dan perikanan naik kelas dapat kita wujudkan," sambung Budi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan bimbingan teknis Asisten Pengolah Ikan bagi siswa kelas XII dan alumni SMKN 1 Puring jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan. Kegiatan yang diikuti oleh 80 peserta ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi generasi muda dalam mengolah ikan, khususnya udang.
"Kemudian gerai pelayanan terpadu terkait fasilitasi akses pembiayaan, perizinan berusaha, sertifikasi kelayakan pengolahan yang diikuti lebih dari 100 pelaku usaha," urai Budi.
Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan Training of Trainer (ToT) pengembangan produk bernilai tambah. Lalu ada kegiatan pembinaan kelembagaan agar pelaku usaha dapat membentuk koperasi, salah satunya dalam rangka memudahkan akses terhadap pembiayaan.
"Kami tentu berharap jumlah UMKM yang berusaha di bidang pengolahan, khususnya udang dapat terus tumbuh dan berkembang, apalagi Kebumen ini menjadi salah satu sentra penghasil udang di masa depan," tutup Budi.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan pentingnya hilirisasi komoditas kelautan dan perikanan. Menteri Trenggono juga meminta jajaran Ditjen PDSPKP agar terus memperkuat upaya penumbuhan wirausaha kelautan dan perikanan melalui UMKM maupun industri pengolahan. (Riz/Oryza)











