- Pelindo Regional 2 Pelabuhan Ciwandan Uji Sandar Kapal, Persiapan Hadapi Mudik Lebaran 2026
- Mudik Gratis IPC TPK Bersama Pelindo Group Aman dan Nyaman
- Semangat Ramadhan IPC TPK Bagi 1600 Takjil di Pelabuhan
- Kejurnas Karate Kasal Cup V-2026 Digelar, TNI AL Ajak Petarung dan Karateka Muda Daftar
- Terminal Teluk Lamong Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional dan Global, Segini Target 2026
- PELNI Rampungkan SisKomKap di 25 Kapal Penumpang, Konektivitas Pelayaran Lebih Optimal
- Disergap TNI AL, Kapal Penyelundup Balpress dan Rokok Bodong Tak Berkutik
- KNMP di NTT-NTB Mampu Dongkrak Ekonomi Daerah Rp29,2 Miliar Tiap Tahun
- Angkutan Lebaran 2026, Menhub Cek Kesiapan Armada Kapal dan Pelabuhan di Maluku Utara
- Menteri Trenggono Dorong Pengembangan Budidaya Kerang Mutiara di Pulau Bungin
Dugaan Pemerasan Syahrul Yasin Limpo, Rumah Ketua KPK Firli Bahuri Diisukan Digeledah Polisi

Keterangan Gambar : Ketua KPK Firli Bshuri. Foto: ist
Indonesiamaritimenews com (IMN), JAKARTA: Rumah Ketua KPK Firli Bahuri di kawasan Bekasi, Jawa Barat, diisukan digeledah polisi terkait kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK terhadap Syahrul Yasin Limpo (SYL), mantan Menteri Pertanian.
Isu beredar kencang setelah Polda Metro Jaya menaikkan status dugaan pemerasan SYK dengan terlapor pimpinan KPK, naik ke tahap penyidikan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko saat dikonfirmasi wartawan tidak memberi jawaban gamblang, tidak membantah serta juga tidak membenarkan kabar itu.
Baca Lainnya :
- Kawal Pengamanan KTT AIS Forum 2023, Korlantas Polri Siapkan 103 Kendaraan Listrik0
- Cegah Penimbunan dan Jaga Stabilitas Harga, Satgas Pangan Polri Lakukan Ini0
- Peringati HUT ke-72, Humas Polri Bagikan Air Bersih ke Warga Penjaringan Jakut0
- Blusukan ke Kalsel, Wakapolri Resmikan 7 Sumur Bor dan Bagikan Sembako0
- Operasi Escobar II, Polri Selamatkan 1,9 Juta Jiwa dari Bahaya Narkoba0
"Jadi saya berharap pada rekan-rekan, selain melakukan pengawasan juga tidak berspekulasi, juga tetap menunggu dari proses ini," ucap Trunoyudo di Mapolda Metro Jaya, Selasa (10/10/2023).
Trunoyudo mengaku belum mendapatkan informasi apa pun dari penyidik soal kabar penggeledahan rumah Firli. "Karena proses ini terus masih secara simultan, berkesinambungan, dan dilakukan langkah-langkah," sambung Trunoyudo.
Seperti diketahui, kasus dugaan pemerasan terhadap SYLpleh KPK saat ini sedang diusut Polda Metro Jaya. Kasus ini mencuat setelah beredarnya foto Firli Bahuri tengah bermain badminton bertemu dengan SYL dintepi lapangan. Pertemuan ini menimbulkan spekulasi dan isu-isu liar.
Penyidik Polda Metro Jaya sudah memeriksa saksi-saksi, salah satunya Kombes Irwan Anwar yang kini menjabat sebagai Kapoltabes Semarang. Dia mengaku mengenal dekat Firli dan SYL.
Kepada wartawan Irwan mengaku, Firli adalah atasannya sewaktu di Polda NTB tahun 2017, sementara SYL adalah paman istrinya. Dia juga membantah isu yang menyebutkan ia terlibat dalam penyerahan uang.
"Pak Firli adalah atasan langsung saya ketika saya menjabat Direktur Kriminal Umum di Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) kira-kira tahun 2017. Kemudian, Pak Mentan (SYL) adalah paman saya, kebetulan bersaudara dengan mertua perempuan saya," ujar Irwan kepada wartawan.
BANTAHAN FIRLI
Sementara itu Firli Bahuri membantah tuduhan miring yang dialamatkan kepadanya. Firli mengaku bertemu dengan SYL di lapangan badminton sebelum KPK memulai penyelidikan dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.
Firli mengaku bertemu Syahrul Yasin Limpo pada 2 Maret 2022 di tempat terbuka dan disaksikan banyak orang.
Menurut Firli, dugaan rasuah di Kementan baru naik ke tahap penyelidikan sekitar Januari 2023.
"Maka dalam waktu tersebut (2 Maret 2022), status saudara Syahrul Yasin Limpo bukan tersangka, terdakwa, terpidana, ataupun pihak yang berperkara di KPK," kata Firli dalam keterangan tertulis. (Arry/Oryza)











