- Pelindo Dukung Percepatan PSEL untuk Solusi Sampah Berkelanjutan, Siapkan Lahan di Bali
- Kinerja Pelindo Terminal Petikemas Tren Positif di Tengah Gejolak Global, 10 Terminal Lampaui Target
- Program Her Impact, Pelindo Group Dorong UMKM Perempuan Menuju Transformasi Digital
- Bakti PELNI untuk Sekolah Anak Jalanan, Siswa Yatim dan Panti Sosial
- Command Center Tanjung Priok Ditutup Arus Logistik Nasional Lancar
- Perkuat Budaya Integritas, Pelindo Regional 4 Gelar Program TWG Angkat Tema ISO 37001
- Tali Asih PWI Pusat untuk Keluarga Almarhum Zulmansyah Sekedang
- Tim SFQR Gagalkan Penyelundupan 5.859 Ekor Benih Bening Lobster di Cilacap
- Ekspor Jambi US$152,9 Juta, Dongkrak Pertumbuhan Arus Peti Kemas IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5% Maret 2026
- Harapan Baru Ekosistem Laut Kepulauan Seribu Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Kick-off Konservasi Flora dan Fauna
Diskon Tiket PELNI Nataru 2025/2026 Laris, Serapan Kuota Stimulus Capai 91 Persen

Keterangan Gambar : PT PELNI (Persero) mencatat serapan kuota stimulus ekonomi berupa diskon tiket 20 persen dari tarif dasar pada kelas ekonomi, mencapai 91 persen sebelum batas akhir pada 10 Januari 2026. Foto: PELNI
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat serapan kuota stimulus ekonomi berupa diskon tiket 20 persen dari tarif dasar pada kelas ekonomi, mencapai 91 persen sebelum batas akhir pada 10 Januari 2026.
Program ini telah berlangsung sejak 21 November 2025 dengan jadwal keberangkatan kapal mulai 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Berdasarkan data per 3 Januari 2026 pukul 08.00 WIB, penjualan tiket diskon PELNI telah mencapai 369.042 tiket atau setara dengan penyerapan 91 persen dari total anggaran Rp 24,8 miliar.
Sementara itu, pada periode 17 Desember 2025 – 3 Januari 2026, realisasi jumlah penumpang tercatat sebanyak 292.360 penumpang. Puncak realisasi arus mudik terjadi pada 18 Desember 2025 dengan jumlah 27.765 penumpang atau meningkat 97 persen dibandingkan periode yang sama dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 14.046 penumpang.
Baca Lainnya :
- Utamakan Korban Bencana Sumatera, PELNI Bebaskan Biaya Angkut Rp1,2 M Pengiriman Barang Bantuan0
- Antusiame Masyarakat Tinggi, Kuota Diskon Tiket Kapal Pelni Tinggal 32 Persen0
- Tutup Tahun 2025 Ekspor Meningkat, IPC TPK Layani Adhoc Service Tambahan0
- Lanjutkan Misi Kemanusiaan, ASDP Kerahkan KMP Jatra I Angkut 44 Ton Bantuan untuk Sumatera0
- Pelindo Tanjung Priok Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan ke Sumatera0
Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyampaikan, tingginya realisasi stimulus ekonomi hingga 91 persen serta peningkatan jumlah penumpang hari ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan PELNI sekaligus efektivitas program dalam menghadirkan layanan transportasi yang lebih terjangkau.
“Program diskon dinilai efektif dalam mendorong peningkatan mobilitas masyarakat, untuk jumlah penumpang hari ini saja mencapai 20.617 orang atau meningkat 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama,” ujar Ditto, Sabtu (3/1/2026).
Ditto menambahkan, bahwa sejumlah rute mencatat jumlah penumpang tertinggi selama periode program, antara lain: Belawan – Batam (17.380), Batam – Belawan (17.092), Makassar – Bau-Bau (5.822), Jayapura – Biak (5.279) dan Bau-Bau – Makassar (5.113).
Sedangkan Pelabuhan Kedatangan Terpadat :
1. Makassar (28.324 penumpang)
2. Ambon (24.799 penumpang)
3. Batam (20.349 penumpang)
4. Belawan (19.559 penumpang)
5. Bau-Bau (17.573 penumpang)
Pelabuhan Keberangkatan Terpadat :
1. Makassar (27.039 penumpang)
2. Ambon (25.528 penumpang)
3. Batam (20.613 penumpang)
4. Belawan (19.208 penumpang)
5. Kupang (17.152 penumpang)
“Hanya tersisa 1 minggu sebelum penutupan program pada keberangkatan 10 Januari 2026, kami memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 5 Januari 2026 dengan proyeksi mencapai 24.718 penumpang," ujar Ditto.
"Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat yang masih merencanakan perjalanan untuk segera membeli tiket melalui aplikasi PELNI Mobile atau channel resmi PELNI sebelum kuota habis dan tarif kembali normal,” tambah Ditto.
Meskipun animo masyarakat sangat tinggi, Ditto menegaskan PELNI tetap memperhatikan standar keselamatan sesuai dengan regulasi pemerintah. Seluruh armada yang beroperasi selama periode Nataru telah melalui inspeksi secara ketat dan didukung koordinasi intensif dengan otoritas pelabuhan serta stakeholder terkait untuk memastikan kelancaran operasional.
Program stimulus diskon tiket kapal PELNI berlaku di seluruh saluran penjualan resmi yaitu: aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, loket cabang, fitur Lifestyle BCA Mobile, Sukha by Livin’ Mandiri, BNI Agen46, BRImo, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia, hingga Versa dan Topindo.
Sedangkan metode pembayaran, PELNI telah bekerja sama dengan Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay, serta Fastpay.
Sebagai catatan, PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan. (Arry/Mar)











