- Layanan Pelindo Masa Angkutan Lebaran 2026 Tembus 2,6 Juta Penumpang, Meningkat 24 %
- PELNI dan Meratus Line Perluas Kerja Sama Strategis Program Tol Laut
- Kapal Perang Fregat Angkatan Laut Thailand Singgah di Surabaya, Ini Kekuatannya
- Yuhuu... 441 Riders Cilik Bersaing Ketat di Kejurnas Push Bike Race Kapten Morgan Tahun 2026
- Mengapa Perencanaan Pelabuhan Selalu Berjalan Tidak Sempurna ?
- Presiden Prabowo Pamit dari Ketua Umum IPSI: Seorang Pendekar adalah Sampai Nafas Terakhir
- Hasil Survei Kepuasan Publik: ASDP Sukses Kelola Mudik Lebaran 2026
- ASDP Perkuat Layanan dan Konektivitas Tarakan–Sebawang, Berikut Daftar Tarif Setelah Penyesuaian
- Upaya Penyelundupan Ballpress Jaringan Lintas Negara Dibongkar TNI AL di Tarakan
- Munas IKANAS 2026 Berjalan Alot, H. Saipullah Nasution Terpilih Kembali Ketua Umum
Dikunjungi Menteri Wakaf Suriah, KH Maruf Amin Dorong Perkuat Kerja Sama Pengkaderan Ulama

Keterangan Gambar : Wapres ke-13 RI, Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin menerima kunjungan silaturahim Menteri Wakaf Suriah H.E. Moh. Abo Al-Kheir Chukri. Foto: ist
Indonesiamaritimenews.com (IMN), DEPOK: Wapres ke-13 RI, Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin menerima kunjungan silaturahim Menteri Wakaf Suriah H.E. Moh. Abo Al-Kheir Chukri di kediamannya di Cimanggis, Depok.
Dalam keterangan tertulis yang dibagikan Sabtu (1/11/2025) dijelaskan, Moh. Abo didampingi oleh Mufti Damaskus, Abdul Fattah Al-Bizem; Cendekiawan Damaskus Syekh Mohamad Dib Rajab; dan Duta Besar Suriah untuk Indonesia, Abdulmonem Annan.
"Bersyukur bisa silaturahim dengan tokoh bangsa sekaligus ulama besar Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin. Kami berdiskusi panjang lebar tentang hubungan yang sangat baik antara Suriah dan Indonesia," kata Moh. Abo Al-Kheir Chukri.
Baca Lainnya :
- Labaik Allahumma Labaik... 600 Jamaah Tanur Warrior Umroh Academy Akbar Terbang ke Tanah Suci0
- Restui Pembentukan Dirjen Pesantren, Presiden Prabowo Ajak Santri Kenang Resolusi Jihad0
- Sinergi Spiritual dan Nasionalisme Pasmar 3 di Hari Santri Nasional0
- Festival Anak Shaleh Indonesia 2025 Dihadiri Danlanudal Sabang0
- Pelindo Regional 4 Santuni 1.150 Anak Yatim0
Sementara KH Ma'ruf Amin mengatakan Indonesia dan Suriah adalah bersaudara.
"Indonesia dan Suriah adalah saudara. Ada banyak kesamaan yang dimiliki. Penting untuk saling menguatkan satu sama lain," ucap KH. Ma'ruf Amin.
Selama hampir dua jam tokoh bangsa dari kedua negara berbincang hangat tentang hubungan bilateral antara Suriah dan Indonesia yang sangat kuat, sehingga terjalin kerja sama yang baik khususnya dalam bidang keagamaan dan pendidikan. Banyak mahasiswa Indonesia yang menimba ilmu di Damaskus.
Menteri Wakaf Suriah menyampaikan rasa terima kasih atas penyambutan hangat KH. Ma'ruf Amin. Ia mengapresiasi Indonesia sebagai negara Muslim terbesar yang berhasil menjaga kedamaian, keberagaman, dan persatuan umat.
"Suriah kini memasuki fase pembangunan kembali pasca situasi konflik yang panjang. Pemerintah dan ulama Suriah, tengah membuka ruang kolaborasi dengan berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk mengembangkan pendidikan Islam, riset keilmuan, dan penguatan ekonomi umat,'" kata Moh. Abo Al-Kheir Chukri.
“Indonesia dikenal dengan akhlak. Suriah dikenal dengan kedalaman ilmu. Bila akhlak dan ilmu bertemu, dunia Islam akan mendapat manfaat besar,” sambung Moh. Abo.
Banyak Kesamaan
Banyak kesamaan antara Suriah dan Indonesia yang didiskusikan. Terkait dengan akidah, sama-sama mengikuti Imam Abu Aasan Al-Asy'ari dan Abu Manshur Al-Maturidi. Suriah memiliki Imam Nawawi Ad-Dimasqi atau yang dikenal dengan Imam Nawawi Al-Kabir. Indonesia punya Syeikh Nawawi Al-Bantani Al-Jawi dikenal dengan Imam Nawawi Ash-Shogir.
"Saya pribadi mengagumi keilmuan ulama dari Damaskus, Suriah, yaitu Syeikh Ramadhan Al-Buthi dan banyak membaca serta mengkaji kitab-kitab karyanya," kata KH. Ma'ruf Amin.
Menurut mantan Ketua Umum MUI ini, sangat penting ta'awun (kolaborasi kebaikan) antarnegara Muslim dalam pengembangan pendidikan, ilmu syariah, dan kemanusiaan. Khususnya antara Indonesia dan Suriah.
Sinergi antara Indonesia dan Suriah di bidang pendidikan agama, bahasa Arab, dan pengkaderan ulama akan membawa dampak luas. Tidak hanya bagi kedua negara tetapi juga bagi dunia Islam secara global.
"Saya berharap kerja sama antaria Suriah dan Indonesia terus diperkuat. Khususnya dalam mencetak kader ulama masa depan (mufaqihina fiddin)," tanfas KH. Ma'ruf Amin menambahkan. (rls/*)











