- Bikin Gemes, Murid-murid TK Hang Tuah Sorong Berseragam Kelasi Tinjau Kapal Perang KRI Bawal-875
- Surabaya Kota Pilihan Rangkaian Nasional Indonesia Coffee Expo 2026, Pengunjung Disuguhi Pengalaman Interaktif
- Kemenhub-Pemprov Papua Kembangkan Pelabuhan Korido, Perkuat Konektivitas 3TP dan Kedaulatan Maritim
- Inovasi Layanan Publik Pelindo Regional 2 Raih Digital Innovation Award 2026
- Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Sesuai Best Practice dan Berkualitas Ekspor
- Kapal Perang TNI AL dan Pakistan Navy Manuver di Laut Jawa, Kerahkan Pasukan Tempur
- Panen Raya Udang Kebumen 1 Hektar 40 Ton, Presiden Prabowo: Luar Biasa
- Presiden Prabowo Panen Raya Udang di BUBK Kebumen, Indonesia Berpotensi Jadi Produsen Nomor Satu di Dunia
- Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi
- Disandera Militer Israel, 9 WNI Ditendang, Dipukul, Disetrum
Cegah Bakteri E Coli, Tim UPT Diturunkan Awasi Produk Perikanan Selama Ramadhan

Keterangan Gambar : Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)mengawasi ketat produk perikanan selama Ramadhan guna mencegah bakteri E Coli. Foto: KKP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerjunkan unit pelaksana teknis (UPT) Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP) untuk memantau kualitas produk perikanan di seluruh Indonesia. Hasilnya, berdasarkan pengecekan yang dilakukan di sejumlah titik, produk perikanan dipastikan aman dari bakteri Escherichia coli (E. coli).
"Kami melakukan pemantauan mutu produk perikanan yang beredar untuk memberikan rasa aman masyarakat," kata Kepala Badan Mutu KKP, Ishartini melalui keterangan resmi di Jakarta, Jumat (7/3/2025).
Baca Lainnya :
- Tingkatkan Daya Saing Produk Perikanan Berkelanjutan, KKP Gandeng WWF0
- Gerakan Bersih Poka Pantai, 300 Kg Sampah Setiap Bulan Dikumpulkan KKP dari Pantai Ambon0
- Tersedia Ikan 1,06 Juta Ton, KKP Siapkan Strategi Amankan Ikan Ramadan & Lebaran0
- KKP Godok Kebijakan Kawasan Hilirisasi Hasil Kelautan dan Perikanan, Ini Fungsinya0
- Selama Bulan Puasa, KKP Pastikan Stok dan Harga Ikan Stabil0
Ishartini menyontohkan pengecekan yang dilakukan di Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung. UPT Badan Mutu KKP Bangka Belitung turun ke lapangan untuk memeriksa ikan secara acak. Adapun produk perikanan yang diperiksa meliputi kerapu segar, rajungan segar, dan sejumlah komoditas lain.
"Tim kami menguji sampling ikan yang beredar hasilnya negatif E.coli," ujar Ishartini.
Begitu juga UPT Badan Mutu KKP Jawa Timur Kantor Surabaya II yang mengecek produk gurita beku, bandeng beku, layang beku, tenggiri beku hingga cumi beku. Saat dicek dan diperiksa di laboratorium, terbukti negatif E.coli.
"Teman-teman di Surabaya juga melakukan pemantauan acak, dan alhamdulillah negatif E. coli," jelasnya.
Ishartini berharap, dengan adanya pengujian ini masyarakat semakin tenang dan nyaman dalam mengonsumsi ikan selama Ramadan. Terutama menyajikan ikan untuk menu berbuka atau santap sahur.
Meski demikian, Ishartini mengimbau agar masyarakat senantiasa memilih produk perikanan bermutu sebelum membeli. Caranya dengan mengecek bau, tekstur, dan pandangan mata.
"Pastikan sebelum membeli perhatikan warnan, tekstur dan aromanya. Ikan segar, warna insang terang tidak berbau menyengat dan tidak lembek," katanya.
Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengingatkan agar kualitas atau penjaminan mutu produk perikanan harus dilakukan dari hulu ke hilir mulai dari produksi hingga produk sampai ke tangan konsumen. Hal ini perlu dilakukan untuk melindungi sumber daya hayati ikan agar tetap sehat, bermutu. (Riz/Oryza)











