- Bongkar! Pasukan TNI AL dan 1.000 Nelayan Kembali Gempur Pagar Laut di Tangerang
- Diolah Jadi Makanan Kuncing dan Anjing, 453 Ton Pakan Ikan Impor Disegel KKP
- Bangun Dermaga Apung, KKP Ingin Permudah Akses Masyarakat Pesisir
- TNI AL Tegas Bongkar Pagar Laut Tangerang, Ini Kesepakatan dengan KKP
- Tahun 2024 Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif, Mulai dari Kapal Pesiar Hingga Proyek IKN
- Tugas Perdana di Lebanon, KRI Sultan Iskandar Muda-367 Bertolak ke Daerah Operasi
- Peduli Lansia, ASDP Serahkan Bantuan ke Yayasan Bakti Bunda Sejahtera Kwitang
- Tumbuh 7,1 %, Pelindo Terminal Petikemas Catat Kontainer Domestik Terbesar.
- Menutup Tahun 2024 Pelindo Regional 2 Torehkan 2 Kinerja Positif, Ini Rinciannya
- Hari Dharma Samudera 2025, Koarmada RI Gelar Baksos, Bakkes dan MBG di Pesantren Al Fatah Cileungsi
Bongkar! Pasukan TNI AL dan 1.000 Nelayan Kembali Gempur Pagar Laut di Tangerang
Keterangan Gambar : Pembongkaran pagar laut sepanjang 30,16 kilometer oleh TNI AL dan Nelayan di Tangerang. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN),TANGERANG: Pasukan TNI AL bersama lebih dari 1.000 nelayan kembali membongkar patok pagar laut di perairan Tangerang, Rabu (22/1/2025). TNI AL bahkan mengerahkan puluhan Alutsista antara lain kendaraan Amfibi.
TNI AL sendiri menerjunkan 753 personel gabungan dari TNI AL mengerahkan Prajurit Lantamal III, Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) III, Penyelam Dinas Penyelaman dan Penyelamatan Bawah Air (Dislambair), Lanal Banten, Satkopaska Koarmada I dan Diskes Koarmada I. Sedangkan nelayan yang ikut terlibat sekitar 1.100 orang.
Proses pencabutan pagar dimulai sekitar pukul 10.00 Wib. Kali ini Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga ikut dalam pembongakaran pagar laut. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali memantau langsung pembongkaran tersebut.
Baca Lainnya :
- Longsor di Kota Batam, Prajurit TNI AL Menggelar Aksi Tanggap Darurat0
- Tegas! 600 Prajurit TNI AL dan Masyarakat Pesisir Bongkar Patok Pagar Laut 30 Km di Tangerang0
- Perahu Tenggelam, 2 Nelayan Terombang-ambing di Selat Riau Diselamatkan KRI Silas Papare-3860
- Kru Kapal Asing Sakit di Perairan Berau Dievakuasi TNI AL, Basarnas dan Polair0
- Cilegon Banjir, Satgas Siaga Bencana Lanal Banten Kerahkan Bantuan0
Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto juga datang ke lokasi memantau pembongkaran pagar laut. Sejumlah menteri juga datang ke lokasi antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono; Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid; Kepala Bakamla Laksdya TNI Irvansyah; Kabaharkam Polri Mohammad Fadil Imran, Danpuspom TNI, Pangdam Jaya dan Pangkotama serta Pejabat Utama TNI AL.
Puluhan Alutsista di antaranya 1 Unit Kendaraan Amfibi Pengangkut Artileri (Kapa), 2 Unit LVT Marinir, 3 Unit Opleger, 3 Unit Sea Rider, 6 Unit Perahu Karet dengan motor tempel, 9 Truk Pasukan, 2 Unit Kendaraan Kawal, 1 Unit Ambulance, dan beberapa Kapal lainnya.
Cuaca mendung disertai hujan rintik tak menyurutkan semangat para personel TNI AL dan para nelayan. Operasi pembongkaran pagar ini dipimpin oleh Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto.
Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Harry Indartomemberi arahan sebelum pembongkaran pagar laut di Tangerang. Foto: Dispenal
Brigjen Harry Indarto mengatakan pncabutan dilakukan di dua titik yaitu Tanjung Pasir, Teluknaga, dan Desa Kronjo. Pagar bambu tersebut tertancap di kedalaman 1,5 hingga 2 meter.
"Ada dua titik, yakni di Kronjo dan Teluknaga, minimal 5 kilometer akan diselesaikan, melihat cuaca yang ada," kata Brigjen Harry. Pagar laut yang membentang sepanjang 30,16 kilometer itu akan dicabut hingga tuntas. Pencabutan dilakukan dengan cara menggunakan tali yang ditarik oleh kapal. (ArryOryza)