- Latma Orruda 2026 di Rusia Dimulai, Uji Ketangguhan dan Kesiapan Tempur Prajurit Jalasena
- Edukasi Maritim, PELNI Gelar Lomba Menggambar dan Mewarnai Diikuti 250 Anak-anak
- Perkuat Diplomasi Maritim, Kasal Tinjau Exercise Orruda 2026 di Rusia
- KKP dan BP Batam Kawal Mutu Perikanan di Zona Perdagangan Bebas
- Pelaut Meninggal Dunia di Singapura, Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Asuransi ke Ahli Waris
- KKP Pamerkan Kampung Nelayan Merah Putih Lateng ke Delegasi ASEAN-ID Blue
- Perayaan Hari Puisi Indonesia 2026 Dimeriahkan Tokoh Lintas Generasi dan Negeri, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Siap Orasi Budaya
- Pelindo Regional 2 Banten Catat Tren Pertumbuhan Operasional Positif Sepanjang Semester I 2026
- Pelabuhan Patimban Layani Impor Peti Kemas Internasional Perdana, Terima Bongkar Muat MV. MSC CARLA III
- KPK Suvervisi Tata Kelola BBM PELNI, Pastikan Transparansi dan Cegah Korupsi
Bawa Misi Perdamaian PBB, Satgas MTF KONGA XXVIII-O/UNIFIL 2023 Berlayar ke Lebanon

Keterangan Gambar : Panglima TNI Jendral TNI Agus Subiyanto didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali melambaikan tangan melepas keberangkatan Satgas MTF KONGA XXVII/UNIGIL 2023 di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: KRI Diponegoro (DPN) 365 akan melaksanakan misi dunia yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL TA 2023. Misi ini akan dilaksanakan selama satu tahun.
Keberangkatannya dilepas langsung oleh Panglima TNI Jendral TNI Agus Subiyanto didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/12/2023).
Satgas yang dipimpin oleh Letkol Laut (P) Wirastya Haprabu ini, akan melaksanakan misi perdamaian dunia selama satu tahun. Personel yang diberangkatkan terdiri dari 120 prajurit TNI AL meliputi 103 Prajurit ABK KRI, terdiri dari 32 Perwira, 51 Bintara dan 20 Tamtama.
Selain itu, Satgas MTF juga membawa 16 personel pendukung yakni Penerbang Flight Engineers, Air Crew, Perwira Kesehatan, Perwira Intelijen, Perwira Psikologi, Perwira Penerangan, Perwira Hukum, Kopaska dan Penyelam.
UNIFIL dibentuk oleh Dewan Keamanan Persatuan Bangsa Bangsa (DK PBB) untuk melakukan tugas pemeliharaan perdamaian, dalam rangka mengamankan serta menindaklanjuti resolusi PBB Nomor 1425 tentang perintah penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon. Misi perdamaian ini menempatkan satuan-satuan dari negara asing dalam suatu pengendalian Koops United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL) berada di HQ Naqoura Lebanon.
BERBAGAI NEGARA
Pasukan pemeliharaan perdamaian PBB di Lebanon Selatan (Misi UNIFIL) terdiri dari pasukan dari berbagai negara dan ditempatkan 2 sektor, yaitu Sektor Timur di wilayah Marjayoun dan Sektor Barat di wilayah Tibnin.
Indonesia sebagai negara maritim terbesar di dunia mulai mengirimkan kapal perang dan helikopter TNI Angkatan Laut (TNI AL) untuk bergabung dalam misi perdamaian PBB UNIFIL MTF, dimulai pada tahun 2009 dengan menggunakan kapal Korvet jenis SIGMA.
Selain melaksanakan tugas diplomasi militer, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O juga mendukung implementasi dari UNSCR 1701 dengan melaksanakan kegiatan seperti Maritime Interdiction Operation (MIO), melaksanakan pengawasan maritim di Area of Maritime Operation (AMO) dan mencegah masuknya senjata dan materiil yang berhubungan dengan senjata secara tidak sah untuk masuk ke dalam Lebanon.
Keberangkatan Satgas MTF tahun ini, merupakan bentuk kepercayaan pimpinan kepada prajurit Jalasena dalam mengemban misi perdamaian, baik sebagai duta TNI dan duta bangsa untuk memperkokoh hubungan diplomasi antara Indonesia dengan negara sahabat.
Hal ini juga sebagai wujud implementasi perintah dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menyampaikan bahwa tidak semua prajurit berkesempatan untuk bertugas di misi internasional. “Teruslah berikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diemban, serta senantiasa menjaga nama baik TNI AL, TNI, bangsa, dan negara", pesan Kasal. (Arry/Oryzs)
Baca Lainnya :
- Bakti Sosial TNI AL, Ny Fera Muhammad Ali Cek Tenda Kesehatan, Bagikan Telur Rebus dan Jus 0
- TNI AL Gelar Body Fitness Competition Open Se-Indonesia, Meriahkan Hari Armada0
- 2 Kapal Perang Malaysia Tinggalkan Belawan, Dilepas Lantamal I0
- Kapal Tunda TD Ranai 405 Buatan Putra Bangsa Perkuat TNI AL, Begini Spesifikasinya0
- Putra Putri Maritim 2023 , Kasal: Bentangkan Layar, Arungi Samudera Demi Kejayaan Maritim Indonesia0
Panglima TNI Jendral TNI Agus Subiyanto didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali melambaikan tangan melepas keberangkatan Satgas MTF KONGA XXVII/UNIGIL 2023 di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto: Dispenal











