- Lebaran 2026, IPC TPK Berangkatkan 500 Pemudik Tujuan Semarang
- Dorong Pertumbuhan Industri, Pelindo Tambah 4 Quay Container Crane di Terminal Peti Kemas Semarang
- Pelindo Group Berangkatkan 7.570 Peserta Mudik Gratis 2026, Dirut: Tradisi Satukan Bangsa
- Penyesuaian Sistem Gate Pass Pelayanan Terminal Peti Kemas Tanjung Priok Berjalan Normal
- Edan! H-7 Lebaran Merak-Bakauheni Ditempuh 5 Jam, Buka Puasa Cuma Minum Air
- Ini Langkah Pelindo Multi Terminal Perkuat Implementasi Safety Culture di Seluruh Terminal Nonpetikemas
- Pesantren Kilat di Kapal Perang TNI AL Selesai, Ratusan Pelajar Peroleh Ilmu Agama dan Perkuat Karakter
- Setahun Danantara Indonesia, Presiden Prabowo Tekankan Integritas dan Tata Kelola Jangka Panjang
- Mudik Nyaman Bersama PELNI, 1.230 Pemudik Naik Kapal Gratis Balikpapan-Surabaya
- PELNI Ajak Pejabat BP BUMN dan Kemenhub ke Tanjung Priok Pantau Langsung Arus Mudik Lebaran 2026
ASDP Hadirkan Komodo Waterfront Festival 2025, Labuan Bajo Panggung Pesona Nusantara

Keterangan Gambar : Indahnya panorama laut Labuan Bajo. Foto: ASDP
Indonesiamaritimenews.com (IMN), LABUAN BAJO: Di jantung kawasan wisata premium Labuan Bajo, Hotel Meruorah bersiap menjadi saksi semaraknya Komodo Waterfront Festival (KWF) 2025. Event ini adalah sebuah perayaan budaya, kuliner, dan kreativitas lokal yang akan digelar pada 15–22 November 2025.
Melalui festival ini, ASDP mempertegas peran strategisnya dalam mendukung waterfront destination sebagai ruang interaksi budaya dan wisata yang hidup.
“Melalui kegiatan KWF, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar hiburan. Ini adalah upaya nyata ASDP untuk menumbuhkan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan di mana pelaku seni, UMKM lokal, dan masyarakat dapat tampil sebagai bagian penting dari pertumbuhan ekonomi kreatif di Manggarai Barat,” ujar Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin dalam keterangan tertulis, Rabu (15/10/2025).
Baca Lainnya :
- Kemenhub Dukung Konektivitas Transportasi Destinasi Pariwisata Nasional0
- Dirjenhubla:TKBM Tulang Punggung Logistik Nasional Harus Mendapatkan Perhatian Serius0
- Ramah Lingkungan & Tingkatkan Layanan, Petikemas TPK Koja Tumbuh 1,53% Optimistis Capai 1 Juta TEUs 0
- Wonderful Kepri Start Fun Fishing, Kembangkan Sektor Maritim dan Wisata Bahari0
- ASDP Dorong Pariwisata Kepulauan Bintan, Segini Tarif Lintasan Telaga Punggur-Tanjung Uban0
Kegiatan ini menjadi momentum bagi Labuan Bajo untuk terus memperkuat citra sebagai destinasi premium kelas dunia, sekaligus memperkaya pengalaman wisatawan dengan keunikan budaya lokal yang autentik.
Menurut Direktur Utama PT Indonesia Ferry Property (IFPRO) Ferry Snyders, festival akan dibuka dengan Opening Carnival pada 15 November, parade budaya spektakuler yang menghadirkan seribu bentang kain Sake membentuk huruf “L”, simbol kebanggaan Labuan Bajo, yang akan terbentang dari kawasan kuliner hingga halaman depan Meruorah.
“Pembukaan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap akar budaya Manggarai Barat, sekaligus simbol kebersamaan masyarakat dalam menyambut wisatawan,” ujar Ferry.
Beragam kegiatan kreatif juga akan mengisi festival selama sepekan penuh, mulai dari Komodo Idol ke-3, workshop Gastronomi Manggarai, lomba bartender dengan bahan dasar Sopi, hingga pelatihan dan kompetisi memasak berbahan lokal Mongaria. Tak ketinggalan, pameran seni “Art Addiction: Bajo Heritage” dan bazar UMKM lokal akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Sementara itu, Event Manager Meruorah Hotel, Sankar Adityas mengungkapkan bahwa puncak acara akan ditutup dengan rangkaian pertunjukan megah. “Kami menyiapkan Broadway Show Putri Komodo, Grand Final Komodo Idol ke-3, hingga Gala Fashion Show. Seluruh rangkaian ini kami rancang untuk menghadirkan pengalaman yang tak hanya indah di mata, tetapi juga berkesan di hati,” ujarnya.
Dukungan Penuh
Pelaksanaan KWF 2025 mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng, serta dinas-dinas terkait seperti Dinas PKO, Nakertrans, Kominfo, dan Dinas Pariwisata.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi lintas sektor ini. Sinergi antara pemerintah daerah, pelaku pariwisata, dan ASDP menjadi kunci untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi unggulan yang berkelas dunia,” kata Shelvy Arifin, Corporate Secretary PT ASDP.
Dengan konsep yang matang dan dukungan kuat dari para pemangku kepentingan, ASDP optimistis Komodo Waterfront Festival 2025 akan menjadi magnet baru bagi wisatawan, sekaligus wadah untuk melestarikan budaya, memperkuat ekonomi lokal, dan memantapkan posisi Labuan Bajo sebagai mutiara pariwisata Indonesia timur. (Arry/Mar)











