- Apel Siaga HUT ke-81 TNI AL, Kasal Tegaskan Prajurit dan Alutsista Siaga Bencana
- IPC TPK Raih Dua Penghargaan TOP GRC Awards 2026
- Peduli Warga Terdampak Gempa di Pulau Flores, Kemnaker Salurkan Bantuan
- Pencarian 5 Jurnalis di Perairan Banten, TNI AL Temukan Pelampung dan Botol Mengapung
- Ketua PWI Jaya: Menuju 5 Abad Jakarta, Anugerah Jurnalistik MHT 2026 Baru Tahap Pemanasan
- Hari ketiga pencarian 5 Jurnalis, TNI AL dan Tim SAR Gabungan Terus Sisir Selat Sunda
- Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA
- Forum FAO di Roma, Indonesia Komitmen Perkuat Perikanan Skala Kecil Lewat KNMP
- Manfaat TJSL Pelindo, dari Penyandang Disabilitas hingga Masyarakat Wilayah 3T Terbantu
- KSOP Banten dan Tim SAR Gabungan Cari 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Apel Siaga HUT ke-81 TNI AL, Kasal Tegaskan Prajurit dan Alutsista Siaga Bencana

Keterangan Gambar : Kepala Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali memimpin Apel Siaga di Dermaga Madura Koarmada II, Surabaya, Kamis (10/9/2026). Apel ini digelar dalam rangka HUT ke-81 TNI AL. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), SURABAYA: HUT ke-81 TNI Angkatan Laut diperingati di semua Kodaeral wilayah Indonesia. Kepala Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali memimpin Apel Siaga di Dermaga Madura Koarmada II, Surabaya, Kamis (10/9/2026).
Puncak peringatan Hari Jadi Ke-81 TNI Angkatan Laut dikemas dalam bentuk Apel Siaga, sebagai wujud kesiapan dan kesiapsiagaan prajurit TNI AL dalam menghadapi keadaan darurat seperti kebencanaan. Upacara ini diikuti oleh 7 Satuan Setingkat Batalyon.
Kendaraan taktis (Rantis) pasukan khusus TNI AL juga disiagakan. Rantis dan ditampilkan antara lain kendaraan taktis Kopaska, sea rider Taifib, chamber dari Satkoppeba, peluncur ganda roket RM-70 milik Marinir. Berikutnya kendaraan tempur Marinir BMP-30F , hardtop Kopaska, dan Meriam Howitzer.
Baca Lainnya :
- Menunggu Kapal Selam Scorpene Selesai, Kasal Sampaikan Alternatif Pengisi Kekuatan Laut Indonesia0
- Kapal Perang KRI Lepu-861 Awasi Gunung Anak Krakatau, Lanal Lampung Siaga SAR0
- Markas TNI AL dan Paguyuban Hiu Kencana Gelar Seminar Hiu Kencana Tahun 20260
- Gunung Anak Krakatau Meletus, Lanal Lampung Bagikan Masker0
- Keren, Formasi Laut Kapal Perang TNI AL dan Maritim Amerika di Laut Banten0
Tiga kapal perang tampil sebagai latar belakang pasukan yakni KRI Raden Eddy Martadinata-331, KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321 serta Heli AS 565 MBE Panther Puspenerbal.
HUT TNI AL tahun ini digelar dengan Apel secara sederhana tanpa ada demonstrasi maupun atraksi. Para prajurit peserta Apel mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL) sebagai simbol kesiapan menghadapi kondisi darurat seperti bencana alam.
Rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi TNI AL ke-81 tahun 2026 sebelumnya telah digelar di antaranya: aksi Aku Cinta Laut berupa penanaman mangrove, bersih-bersih pantai, bakti sosial, pembagian sembako, UMKM hasil daur ulang sampah, hingga penyediaan dapur lapangan gratis bagi masyarakat. Selain itu pada tanggal 7 September 2026, ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan yang dilaksanakan di satuan kotama masing-masing.
Kasal dalam amanatnya mengucapkan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI AL. "Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih dan penghargan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI AL di manapun berada dan bertugas, atas loyalitas, dedikasi, dan pengabdian tulus ikhlas yang diberikan demi kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.
Dalam apel siaga tersebut, Kasal memberikan penghargaan l Bendera Teladan kepada Lanal, KRI, Batalyon dan Prajurit Teladan. Penerima penghargaan antara lain Lanal Dumai sebagai Lanal Kelas B Teladan, dan Lanal Tanjung Balai Asahan sebagai Lanal Kelas C Teladan. Berikutnya Lanudal Aru sebagai Lanudal TNI AL Teladan, KRI Kapak-625 sebagai KRI Teladan, serta Batalyon Infanteri 1 Marinir sebagai Batalyon Marinir Teladan.
Penghargaan juga diberikan kepada prajurit berprestasi di Bidang Operasi, Bidang Olahraga, Bidang Perwakilan Upacara Kenegaraan, dan Tamtama Teladan 2026 yang telah menorehkan berbagai prestasi dan mencatat sejumlah keberhasilan dalam melaksanakan tugas yang diamanahkan oleh bangsa dan negara.
Siaga Hadapi Bencana
Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali juga menegaskan, TNI Angkatan Laut terus mengerahkan prajurit dan alat utama sistem senjata (alutsista) untuk membantu penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Kesiapsiagaan menjadi fokus utama dalam peringatan HUT TNI AL tahun ini.
“Bencana alam terjadi di mana-mana dan kita terus mengirimkan unsur-unsur kita, pasukan dan alutsista ke daerah-daerah yang mengalami bencana, baik bencana alam di NTT, di Kalimantan, di Sumatra, karhutla juga kebakarannya hutan,” kata Muhammad Ali.
Dalam penanganan berbagai bencana, mulai dari gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, hingga banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatra, TNI ikut melakukan penanganan.
Bencana gempa bumi di NTT misalnya, TNI AL mengerahkan hingga lima kapal perang Republik Indonesia (KRI). Memasuki tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi, jumlah KRI yang dikerahkan mulai dikurangi. Menurut Kasal, pada tahap ini yang akan dikirim adalah penambahan pasukan Marinir, Zeni Marinir yang akan membantu program rehabilitasi dan rekonstruksi bencana.
Dalam penanganan karhutla, prajurit TNI AL di wilayah terdampak tetap dikerahkan hingga kondisi benar-benar dinyatakan padam. Pengendalian karhutla dilakukan bersama TNI AD, TNI AU, Polri, BNPB, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Pemadaman karhutla khususnya di kawasan gambut, membutuhkan penanganan berkelanjutan sampai tuntas. "Karena ini perintah dari Bapak Presiden. Terutama lahan gambut agak susah, karena di bawahnya tetap panas, asapnya tetap keluar,” ungkap Kasal.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang terjadi dalam sepekan ini juga menjadi fokus penanganan TNI AL baik dampak sebaran abu vulkanik maupun antisipasi dampak lainnya. Terkait peristiwa lima jurnalis yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau, TNI AL kapal perang KRI Lepu dan KRI Kerambit, serta sejumlah KAL (kapal Angkatan Laut) dari Lanal Banten masih melakukan operasi pencarian.
Program lainnya, TNI AL juga bekerja sama dengan Bank Indonesia melalui program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) yang menjangkau pulau 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Program-program tersebut dilaksanakan beberapa minggu sebelum puncak peringatan HUT ke-81 TNI AL. (Arry/Mar)











