- Kapal Perang Fregat Kerajaan Belanda HNLMS DE RUYTER F 804 Memasuki Indonesia
- Disambut Kasal, Panglima Angkatan Laut Belanda Kunjungan Kehormatan ke Mako Koarmada II
- Dukung Ketahanan Pangan, Lanal Lampung Panen Jagung di Pesawaran
- Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih, Presiden Prabowo: Ini Tonggak Bersejarah
- Tinggalkan Vietnam, KRI Bima Suci Lanjutkan Pelayaran KJK 2026 ke China
- Lanal Tegal Tanam 10.000 Bibit Mangrove, Warga Pesisir Brebes Dibagikan Sembako
- Komandan Seskoal Hadiri Tasyakuran Hari Pendidikan TNI AL ke-80 di Surabaya
- 1,5 Ton Kayu Stigi Mau Diselundupkan, Digagalkan Kodaeral VII di Pelabuhan Tenau Kupang
- Tasyakuran Hardik TNI AL, Kasal Tekankan Pentingnya Bangun Prajurit Jalasena Unggul dan Profesional
- Ekspedisi Rupiah Berdaulat Bersama BI dan KRI HIU-634, Sukses Layani Masyarakat di Pulau Terpencil
AHY Tinjau Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu, Cek Progres Pelaksanaan Inpres

Keterangan Gambar : Menko Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), didampingi Dirut Pelindo Arif Suhartono dan Gubernur Bengkulu Helmi Hasan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bengkulu, Selasa (16/9/2025). Foto: Pelindo
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BENGKULU: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bengkulu, Selasa (16/9/2025).
AHY meninjau langsung pelaksanaan Inpres Nomor 12 Tahun 2025. Ia mengatakan mengatakan, tujuan inpres ini utamanya adalah percepatan pemulihan alur pelayaran Pelabuhan Pulau Baai serta pembangunan infrastruktur strategis di Pulau Enggano sebagai salah satu pulau terluar Indonesia.
Dalam kunjungannya, AHY menegaskan bahwa percepatan program ini bukan hanya soal infrastruktur, melainkan juga menyangkut hajat hidup masyarakat, yang membutuhkan kerja bersama dari semua pihak.
Baca Lainnya :
- ASDP Hadirkan Green Port di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Ramah Lingkungan0
- Pemprov Sulsel Dukung Pelindo Kembangkan Pelabuhan di Kawasan Timur Indonesia0
- Pelindo Terminal Petikemas Bagikan 2.000 Paket Makanan, Pengemudi Truk: Terimakasih... 0
- Program Pelindo Peduli, TPS Bagikan Makanan Bergizi untuk Pengemudi Truk Pelabuhan0
- Semarak HUT ke-80 RI, Pelindo Regional 2 Gelar Lomba Meriah dan Pengobatan Gratis0
“Saya melihat koordinasi lintas sektor berjalan optimal, sehingga pembukaan alur pelayaran di Pulau Baai dapat dilakukan lebih cepat pada 7 Juli, dari target 31 Agustus (2025). Selanjutnya, akan dilakukan tahapan normalisasi garis pantai. Kami juga berterima kasih atas pekerjaan percepatan normalisasi Pulau Baai terutama dari BUMN yakni Pelindo yang berkontribusi besar dalam upaya normalisasi alur ini," ujarnya.
Sejak Inpres diterbitkan, sejumlah capaian penting telah terealisasi. Alur pelayaran sudah dapat dilalui kembali sejak 7 Juli 2025 lalu dan tercatat sedikitnya 400 gerakan kapal berbagai muatan sudah hilir mudik, dari dan ke Pelabuhan Pulau Baai, termasuk 45 kapal BBM, 18 kapal Roro, 28 kapal perintis trayek Pulau Enggano dan 309 kapal niaga umum lainnya.
Terkini, telah dilakukan pelayanan kapal pengangkut BBM pada tanggal 16 September 2025. Dalam sehari, rata-rata 8 kapal melewati alur pelayaran Pulau Baai Bengkulu.
Pelindo Siap Dukung Inpres
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Arif Suhartono, menambahkan bahwa Pelindo siap mendukung penuh pelaksanaan mandat Inpres ini. Pelindo, ujar Arif, menjalankan amanah percepatan normalisasi alur Pulau Baai dengan penuh tanggung jawab.
“Seluruh proses normalisasi, terus kami koordinasikan dengan Kementerian dan Lembaga terkait agar seluruh tahapan, baik tahap pembukaan alur pelayaran, maupun lanjutan normalisasi garis pantai, berjalan sesuai rencana,” jelas dia.
Arif juga menekankan arti strategis normalisasi alur Pulau Baai dalam konteks nasional. Normalisasi ini tidak hanya penting bagi Bengkulu, tetapi juga mendukung rantai pasok logistik nasional. Dengan kedalaman alur yang semakin memadai, kapal-kapal berukuran besar dapat masuk lebih lancar, mendukung arus logistik yang dibutuhkan masyarakat.
“Kami berterimakasih atas dukungan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, KSOP, Asosiasi terkait dan tentunya masyarakat Bengkulu. Dengan kolaborasi yang kuat, kami optimis proses normalisasi alur dapat berjalan lebih optimal,” tandas Arif. (Arry/Oryza)











