- Direktur UKW PWI Pusat Aat Surya Safaat: Jaga Integritas Profesi Wartawan
- Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Wali Kota Jakpus: Pemprov dan Pers Bergandengan
- RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Disetujui Lanjut ke Pembicaraan Tingkat II
- Mengintip Dapur Pelabuhan! Talenta Muda Peserta MAGENTA Pelindo Tur Eksklusif di IPC TPK
- Insiden Kecelakaan KM Virgo Ttansport 8 Jangan Hanya ABK yang Bertanggung Jawab
- Pelindo Kenalkan ADHARA, Konektivitas Terpadu Ekosistem Maritim Satu Platform Digital
- Presiden Prabowo: TNI Lahir dari Rakyat, Berjuang Bersama Rakyat, Hadir di Tengah Bencana
- HUT ke-81 TNI di Cilangkap, Presiden Prabowo: Terima Kasih atas Kesetiaan dan Pengabdian Para Prajurit
- Buruan Daftar! Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka hingga 14 Oktober
- Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres, ada Rocky Gerung, Margarito hingga Babah Alun
Aceh Diterjang Banjir dan Longsor, BNPB: 47 Orang Meninggal, 51 Hilang

Keterangan Gambar : Banjir besar melanda 14 kabupaten/kota di Provinsi Aceh akibat intensitas curah hujan yang tinggi sejak Rabu (26/11/2025). Foto: BPBA Aceh
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melansir data terbaru korban bencana banjir longsor di Provinsi Aceh terus bertambah.
Data yang terangkum hingga Sabtu (29/11/2025) tercatat jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang, sementara warga yang hilang 51 orang. Korban tersebar di berbagai wilayah yang terdampak bencana.
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan ada penambahan korban jiwa setelah dilakukan penyisiran di berbagai lokasi terdampak bencana.
"Ada penambahan korban. Yang pertama untuk korban jiwa meninggal dunia 47, 51 masih hilang, 8 luka-luka," jelas Suharyanto, Sabtu (29/11/2025).
Baca Lainnya :
- Update Korban Banjir dan Longsor di Sumbar, 90 Orang Meninggal, 85 Hilang0
- Hujan Ekstrem di Sumbar, 13 Daerah Dilanda Banjir, 3.076 Rumah Terendam0
- Aceh Siaga Darurat, 14 Kabupaten Dilanda Banjir Bandang, Ratusan Warga Diperkirakan Tewas0
- Sumut Dikepung Banjir Parah, Deli Serdang dan Kota Medan Lumpuh, 32 Warga Meninggal0
- PELNI Gratiskan Angkutan Barang Bantuan Bencana ke Sumut dari Seluruh Indonesia, Ini Syaratnya0
Adapun rincian korban yaitu:
-Aceh Tengah: 16 meninggal dunia, 2 hilang
-Bener Meriah: 12 meninggal dunia, 13 hilang
-Aceh Tenggara: 7 meninggal dunia, 25 hilang, 5 luka-luka
-Pidie Jaya: 4 meninggal dunia, 4 hilang
Bireuen: 4 meninggal dunia
-Gayo Lues: 2 meninggal, 4 hilang
Subulussalam: 1 meninggal dunia
-Lhokseumawe: 1 meninggal dunia, 3 hilang
-Aceh Tamiang: 3 luka-luka
Suharyanto mengatakan, data korban terus berkembang karena satgas gabungan terus melakukan pencarian. Ia menambahkan, di setiap wilayah kabupaten/kota lmasih melakukan pendataan terhadap korban meninggal dunia, hilang, maupun luka-luka. Adapun jumlah pengungsi akibat bencana banjir dan longsor mencapai 48.887 KK.
Sementara itu beberapa ruas jalur darat yang menghubungkan kabupaten/kota, provinsi, dan nasional masih terputus. Bantuan logistik dilakukan melalui jalur udara karena jalur darat belum bisa ditembus.
Seperti diketahui, ntensitas curah hujan yang tinggi bukan hanya melanda Sumatera Utara, melainkan juga Aceh serta Sumatera Barat. Bencana hidrometeorologi menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah Provinsi Aceh.
Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi tahun 2025. Sesuai dengan surat keputusan Gubernur Aceh Nomor 100.3.3/1416/2025 tentang Penetapan Status keadaan tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Aceh Tahun 2025, status darurat ditetapkan untuk 14 hari, berlaku sejak 28 November hingga 11 Desember 2025.
(Arry/Mar)











