- Lampung dan Banten Diguyur Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
- Gunung Anak Krakatau Erupsi Muntahkan Lava Pijar, Warga Pesisir Banten Panik
- Keren, Formasi Laut Kapal Perang TNI AL dan Maritim Amerika di Laut Banten
- Budi Daya Lobster di Lombok Timur, KKP Dorong Kemajuan Ekosistem
- Presiden Prabowo Dorong Konektivitas Langsung Indonesia-Rusia, dari Kapal Laut hingga Pesawat
- 4 Kapal Perang TNI AL dan US Navy Dikerahkan di Perairan Jawa, Ada Apa ?
- KKP - ISI Yogyakarta Kembangkan Harta Karun BMKT untuk Ilmu Pengetahuan dan Seni
- Navy Brotherhood, Kapal Perang TNI AL dan Tentera Malaysia Jaga Selat Malaka
- Hari Pelanggan Nasional 2026, IPC TPK Pontianak Perkuat Sinergi Pengguna Jasa
- Podcast PWI CHANNEL Resmi Diluncurkan, Wamen Komdigi Angga Raka Tampil Perdana
Update Korban Banjir dan Longsor di Sumbar, 90 Orang Meninggal, 85 Hilang

Keterangan Gambar : Banjir besar melanda wilayah Provinsi Sumatera Barat. Foto: Pemprov Sumbar
Indonesiamaritimenews.com (IMN), JAKARTA: Korban banjir dan longsor di Sumatera Barat sampai Sabtu (29/11/2025) berjumlah 90 orang meninggal dunia dan 85 hilang. Daerah yang terdampak bencana yaitu 16 kabupaten/kota.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan wilayah Sumatera Barat berangsur pulih dan cuaca mulai cerah.
"Untuk Padang meningkat, sekarang nomor dua yang meninggal dunia setelah Sumut korban jiwanya. Ada 90 yang meninggal dunia, 85 hilang, 10 luka-luka," ungkap Suharyanto dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).
Baca Lainnya :
- Hujan Ekstrem di Sumbar, 13 Daerah Dilanda Banjir, 3.076 Rumah Terendam0
- Aceh Siaga Darurat, 14 Kabupaten Dilanda Banjir Bandang, Ratusan Warga Diperkirakan Tewas0
- Sumut Dikepung Banjir Parah, Deli Serdang dan Kota Medan Lumpuh, 32 Warga Meninggal0
- PELNI Gratiskan Angkutan Barang Bantuan Bencana ke Sumut dari Seluruh Indonesia, Ini Syaratnya0
- Pray for Sumatera, KRI Radjiman Wedyodiningrat-992 Dikerahkan ke Lokasi Bencana0
"Tambahan yang meninggal dunia baru dilaporkan hari ini itu ada tambahan di Kabupaten Agam," sambung Suharyanto.
Dijelaskan Suharyanto, dari 16 kabupaten/kota yang terdampak kini tinggal 6 kabupaten/kota yang masih perlu penanganan. Adapun 6 Kabupaten/Kota yang membutuhkan penanganan itu adalah:
1. Kabupaten Agam
2. Padang Pariaman
3. Solok
4. Kota Padang
5. Tanah Datar
6. Padang Panjang
Kabupaten Agam belakangan karena baru bisa ditembus.Tim Basarnas melakukan pencarian pertolongan dan baru diketahui di wilayah Agam banyak korban jiwa maupun yang hilang.
Sementara itu korban banjir di Sumbar yaitu:
- Kabupaten Agam: 74 meninggal dunia, 78 hilang
- Pasaman Barat: 1 meninggal, 6 hilang, 1 luka
- Kota Padang Panjang: 7 meninggal, 3 luka
- Kota Padang: 5 meninggal
- Solok: 1 meninggal
- Tanah Datar 2 meninggal, 1 hilang, dan 4 luka.
Seperti diketahui, bencana hidrometeorologi terjadi secara bersamaan di berbagai wilayah Provinsi Sumatera Barat. Hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang terjadi sejak 22 hingga 24 November 2025.
Dalam siaran resmi Pemprom Sumatera Barat diungkapkan, berdasarkan laporan BPBD kabupaten/kota yang dihimpun Pusdalops PB BPBD Sumbar pada Selasa (25/11/2025) pukul 03.00 WIB, bencana meliputi banjir, longsor, tanah ambles, dan pohon tumbang. (Arry/Mar)











