- TNI AL Kerahkan Penyelam dan Robot Bawah Air, Pasang Buoy Pengaman Bangkai KMP Virgo Transport 8
- ITS Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat TNI AL Masuk Perairan Indonesia, Disambut Resmi Menhan
- Hari Perhubungan Nasional 2026, Menhub: Momentum Evaluasi Pelayanan kepada Masyarakat
- Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit DNA Wartawan Pejuang
- TEUs Bersinar KSO TPK Koja Perluas Akses Pendidikan 100 Pelajar
- Arus Petikemas Tumbuh 12,38 %, PT Terminal Teluk Lamong Bukukan Kinerja Positif hingga Agustus 2026
- Menaker: Mahasiswa Perlu Seimbangkan Keahlian Teknis dan Kemampuan Komunikasi
- Welcome To Sea Giant, Indonesia Protective Sea Fortress, Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Memasuki Laut Nusantara
- LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Presiden Prabowo: Danantara Wajib Bantu
- Pelindo Regional 4 Perkuat Keamanan Pelabuhan melalui Sertifikasi PFSO
TNI AL Kerahkan Penyelam dan Robot Bawah Air, Pasang Buoy Pengaman Bangkai KMP Virgo Transport 8

Keterangan Gambar : TNI AL menurunkan penyelam untuk melakukan pemasangan buoy, pengamanan kerangka kapal KMP Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa. TNI AL juga menggunakan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk mendukung pengamatan bawah permukaan laut. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN), BANJARMASIN: TNI AL terus memperkuat operasi pencarian dan pertolongan korban KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Fokus saat ini adalah pemeriksaan dan pengamanan kerangka kapal yang menjadi lokasi utama operasi SAR.
Sejumlah unsur TNI AL melaksanakan penyelaman, pemasangan buoy, pengamanan kerangka kapal, hingga uji penggunaan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk mendukung pengamatan bawah permukaan laut.
Operasi SAR tersebut menggunakan KRI I Gusti Ngurah Rai-332 sebagai kapal markas SAR, dengan Pangkoarmada II Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dan Danguskamla Koarmada II Laksma TNI Edy Setyawan selaku On Scene Commander (OSC).
Baca Lainnya :
- Hari Perhubungan Nasional 2026, Menhub: Momentum Evaluasi Pelayanan kepada Masyarakat0
- Lantik Pengurus PWI Kepri, Cak Munir Ingatkan Spirit DNA Wartawan Pejuang0
- LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Presiden Prabowo: Danantara Wajib Bantu0
- Ringankan Beban Korban Gempa Bumi, KRI Makassar-590 Salurkan Bantuan ke Pulau Palue NTT0
- Ketum PWI Pusat Lantik Pengurus PWI Surakarta0
Unsur TNI AL yang terlibat terdiri atas KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Nala-363, KRI Pulau Fani-731, KRI Canopus-936, serta Helly Panther HS-1311 yang berada di KRI I Gusti Ngurah Rai-332.
KRI I Gusti Ngurah Rai-332 melaksanakan pengecekan marking kerangka KM Virgo Transport 8, dilanjutkan penyelaman di sekitar kerangka kapal serta memberikan asistensi kepada KN Kunyit dalam pemasangan buoy.
Sementara itu, KRI Pulau Fani-731 melaksanakan pengamanan kerangka kapal sekaligus melakukan uji coba ROV untuk mengamati kondisi kerangka KM Virgo Transport 8.
KRI Canopus-936 turut melaksanakan pengamanan kerangka KM Virgo Transport 8 di wilayah operasi. Adapun KRI Nala-363 melaksanakan pembekalan ulang di Surabaya untuk mendukung kesiapan unsur dalam pelaksanaan operasi SAR.
Unsur-unsur TNI AL akan terus melaksanakan pencarian sesuai sektor yang telah ditentukan serta memperkuat koordinasi dengan Lanal Banjarmasin dan Posko Gabungan SAR di Banjarmasin.
TNI AL bersama seluruh unsur SAR gabungan terus berkomitmen melaksanakan operasi pencarian secara terkoordinasi dan optimal guna mendukung upaya menemukan korban KM Virgo Transport 8 yang masih dalam pencarian, sesuai dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Diberitakan indonesiamaritimenews.com sebelumnya, KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang dengan rute Surabaya-Banjarmasin hilang di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026) dinihari. Sebelum hilang kontak, kru kapal sempat melaporkan cuaca buruk.
Kepala Basarnas, Marsdya TNI Muhammad Syafii menjelaskan kapal hilang kontak berada pada posisi terakhir di koordinat 4°31'51.82"S 114° 2'6.88" E Heading 203.94° dengan jarak sekitar 80 nautical mile dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin.
Kapal Virgo Transport 8 mengangkut 243 penumpang yang sempat hilang kontak akhirnya ditemukan terbalik dengan posisi bagian bawah atau Lunas (Keel) berada di permukaan air.
Dari total 243 orang di dalam kapal, tercatat 114 korban telah ditemukan dengan rincian 108 selamat dan 6 meninggal dunia. Sebanyak 129 orang lainnya masih dalam pencarian. (Arry/Mar)











