Breaking News
- Inovasi IPC TPK ReWear Project, Manfaatkan 209 Kg Seragam Bekas
- Dukung Peluang Pelindo Kerja Sama Internasional IPC TPK Terima Delegasi Amerika Serikat dan Estonia
- KRI Bima Suci Sandar di Vladivostok Port Rusia, Atraksi Genderang Suling Jala Gita Disambut Meriah
- Kembangkan Pelabuhan Kolbano, Kemenhub Dapat Hibah Tanah dari Pemkab Timor Tengah Selatan
- Pemeriksaan Petikemas Dipercepat, Ini Komitmen 3 Intansi Menjaga dan Lancarkan Arus Logistik di Priok
- Bawa Sekilo Sabu di Termos dan 582 Pil Inex dari Malaysia, Nakhoda Disergap Tim Kodaeral IV dan Lanal TBK
- KKP Perkuat Penataan Pesisir dan Perairan di KEK Industropolis Batang
- KKP Gandeng SnackVideo Kembangkan SDM Kelautan Perikanan
- 1.300 Ikan Napoleon BB Penyelundupan Akhirnya Dilepas KKP ke Laut
- Kemenhub Gelar Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Pemanduan Kapal
Safari Ramadhan TNI AL Tinjau Potensi Maritim Sekatung dan Satgas Marinir Amankan Pulau Terluar

Keterangan Gambar : Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah melaksanakan safari ramadhan dengan berkunjung ke pulau Sekatung untuk melihat langsung potensi maritim yang ada sekaligus meninjau personel Satgas Marinir yang bertugas Pengamanan Pulau Terluar (Pamputer) Natuna Utara. Foto: Dispenal
Indonesiamaritimenews.com (IMN) NATUNA: Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah melaksanakan safari ramadhan dengan berkunjung ke pulau Sekatung untuk melihat langsung potensi maritim yang ada sekaligus meninjau personel Satgas Marinir yang bertugas Pengamanan Pulau Terluar (Pamputer) Natuna Utara.
Rombongan Aspotmar Kasal menggunakan KRI Sultan Thaha Syaifudin 376 tiba disambut Camat Kecamatan Pulau Laut dan prajurit Satgas Marinir pulau Sekatung serta warga masyarakat Kecamatan Pulau Laut.
Aspotmar Kasal Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah yang didampingi Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Arif Prasetyo Irianto bertatap muka dengan prajurit Satgas Marinir pulau Sekatung dan meninjau fasilitas pendukung dalam bertugas. Menurutnya, keberadaan pulau Sekatung merupakan titik dasar perbatasan NKRI di bagian Natuna Utara yang harus dijaga.
“Tujuan saya datang ke pulau Sekatung yang utama ingin bertemu dengan para prajurit yang bertugas serta melihat potensi maritim yang ada di pulau terdepan ini. Melihat potensi kemaritiman yang ada di pulau Sekatung, perlu untuk didukung yang nantinya bisa dikembangkan, baik itu sumberdaya ataupun prasarananya,” ujar Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah.
Mayjen Nur Alamsyah juga mengajak para prajurit beserta masyarakat untuk tetap memanfaatkan potensi potensi alam yang ada bisa diberdayakan untuk pengembangan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Pada kesempatan itu pula, Aspotmar Kasal menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat nelayan setempat dan berbuka puasa bersama prajurit Satgas Marinir dan masyarakat Pulau Sekatung.
Aspotmar Kasal juga berkesempatan menyambangi Posal Sabang Mawang Kecamatan Pulau Tiga Kabupaten Natuna sekaligus meninjau Taman Bahari Nusantara (TBN), Desa Sabang Mawang Barat, Kecamatan Pulau Tiga Kabupaten Natuna, Aspotmar Kasal meninjau Saung Pintar 262, menyerahkan tali asih kepada guru bimbingan belajar Saung Pintar 262, paket sembako untuk masyarakat, bantuan alat tulis kepada murid Saung Pintar serta penyerahan alat olah raga kepada Pemuda Karang Taruna setempat.
Bupati Natuna Wan Siswandi mengucapkan, Pemerintah daerah bersyukur dan terimakasih kepada TNI AL dan siap berkolaborasi dengan TNI AL yang sudah membuat Saung Pintar untuk menambah ilmu bagi anak – anak di Desa Sabang Mawang, tentu masalah kesejahteraan dari guru bimbingan belajar yang akan di perhatikan oleh Pemerintah Daerah.
“Saung Pintar ini memberi ruang belajar diluar pendidikan sekolah lebih terarah. Dengan adanya saung pintar ini anak – anak yang ada di Desa Sabang Mawang kedepan akan lebih pintar dan terarah masalah pendidikannya,” ungkap Bupati Wan Siswandi.
Senada dengan Hal tersebut, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan tugas TNI AL yang tercantum dalam undang - undang nomor 34 tahun 2004, melaksanakan tugas pemberdayaan wilayah pertahanan Laut (Dawilhanla), melalui kegiatan pembinaan potensi maritim, bagi TNI AL dengan menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh bagi kepentingan pertahanan negara.
Write a Facebook Comment











